
Saat makan malam tiba suasana di rumah Hendrayana, terasa sangat sepi.
Albi berjalan keruangan makan ,ia pun duduk sendirian di sana sesekali Albi melirik kekiri dan kekanan mencari keberadaan seseorang.
"Kemana bocah perusuh itu? Apa dia benar-benar sembunyi dariku, ah.... massa bodoh aku tidak perduli, Bukan nya bagus jadi aku bisa hidup dengan tenang tanpa ada masalah."
Albi bergumam dalam hatinya.
Albi pun mulai makan malam sendiri dengan keheningan, Setelah selesai makan Albi pun memutuskan untuk kembali ke kamarnya.
Saat berjalan melewati kamar Elin Albi pun berhenti sejenak, ia hendak mengetuk pintu tersebut tetapi niatnya pun iya urungkan.
Albi pun kembali berjalan memasuki kamarnya, ia duduk bersandar di sandaran tempat tidur, sejenak.Albi memejamkan matanya saat itu terlintas cerita Bram tentang kehidupan Sonia dan Elin, Albi pun mengingat kembali kata-kata dan tangisannya Elin yang memilukan.
Akan tetapi Albi menghempas semua ingatan itu karena dia masih kesal dengan adik tiri nya tersebut. walau hati kecil nya merasa khawatir.
Di Sisi lain Sonia yang terlihat sedikit cemas dan gelisah membuat sang suami merasa heran.
"Sayang kau kenapa, dari tadi aku perhatikan seperti sedang memikirkan sesuatu?"
"Entah lah sayang dari tadi aku ingat Elin terus!"
"Kau pasti merindukannya, Ayo kau telpon saja!"
"Tadi sudah aku hubungi beberapa kali tetapi tidak ada jawaban, biasanya Elin selalu cepat kalau menerima panggilan telpon."
"Mungkin saja dia sedang keluar dan hp nya ketinggalan, Ayo coba hubungi lagi, kalau masih tidak ada jawaban hubungi saja Albi atau Mbok siti."
"Iya sayang aku coba lagi."
Sonia pun kembali menghubungi no Elin beberapa kali tetapi tidak ada jawaban.
"No nya aktif tetapi tidak ada jawaban."
Aku akan telpon Mbok siti saja.
Elin yang baru saja keluar dari kamar mandi melihat hp nya dan di sana ada beberapa kali panggilan dari mommy nya, Elin pun menghubungi ulang no tersebut.
🍁Perbincangan via telpon🍁
📲 "Hallo mom" (Elin)
📲 "Hallo Elin sayang kenapa lama sekali Mengangkat telpon dari mommy" (Sonia)
📲 "Maaf mom Elin baru selesai dari kamar mandi (Elin)
📲 " Kamu baik-baik saja kan sayang?" (Sonia)
📲 "iya mom, mom Jangan khawatir." ( Suara Elin sedikit bergetar)
📲 "Elin kangen mommy" (Tangisan Elin pun pecah)
📲 "Dasar cengeng, sebentar lagi kalau urusan papi selesai kami pasti akan segera kembali." (Sonia)
📲 "Iya mom (Elin terus menangis)
📲 " Sudah jangan cengeng, kan kamu sebentar lagi mau jadi kakak" (Sonia)
📲 "Mommy sedang mengandung? Selamat mommy (Elin)
📲 " Iya sayang makanya jangan cengeng malu nanti sama adik nya" (Sonia)
📲 "Iya mommy Elin ga nangis ko mom, jaga kesehatan mommy, adik bayi dan papi juga ya" (Elin)
📲 "Iya sayang, ya sudah kamu istirahat ya, Jangan tidur terlalu malam, jaga kesehatan. (Sonia)
📲 " ya mom, miss you mom" (Elin)
📲 "miss you too, selamat malam sayang" (Sonia)
📲" Malam mommy" (Elin)
Sambungan telpon pun terputus, Sonia kembali menyimpan hp nya dan segera naik Ke atas ranjang dan memeluk suaminya.
Sedang kan Elin duduk di tepi ranjang dan ia kembali menangis.
Sementara itu Albi yang sedang tertidur lelap, terlihat ia sangat gelisah dalam tidurnya, Albi bermimpi kalau ia melihat Elin berjalan di tepi pantai sambil bersenandung ria tetapi tiba-tiba ada gelombang besar yang menghadangnya, Albi pun berusaha berteriak memanggil nama Elen tetapi terlambat gelombang itu sudah menyapu tubuh gadis kecil itu.
"Elin...." seketika Albi terbangun dari tidurnya, keringat membasahi seluruh tubuhnya, jantung nya pun berdetak kencang dan nafas yang tidak beraturan.
Perlahan Albi mengatur nafas nya kembali, ia pun berusaha menenangkan dirinya.
Albi menyalakan lampu kamarnya dan melihat jam dinding yang terletak di kamar tersebut menunjukan pukul 02'45 dini hari.
Albi pun mengambil air minum yang berada dia tas meja kecil dekat tempat tidurnya dan meneguk habis air tersebut.
Albi pun berusaha kembali membaringkan tubuhnya dan memejamkan matanya, tetapi bayangan Elin selalu datang dalam ingatannya.
"Sialan sudah aku usir kadis itu dari kehidupan ku ,ia malah hadir menggangu tidur ku."
Albi pun bergumam sendiri.
🍁TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR🍁
🍁SALAM SAYANG KANIA🍁
🍁🍁🍁