
Preview Part 2
“ OMO??? Apakah itu So Eun?” tanya Min Hyuk pada Jiwon.
“ Aku tak percaya jika ia So Eun tapi sepertinya itu benar benar So Eun.” Jiwon terkejut melihat So Eun duduk didepan Chang Wook.
Sedang Chang Wook terlihat sibuk dengan makananya tanpa memperhatikan So Eun.
Dada So Eun berdegup cepat,matanya terus memandangi Chang Wook yang sedang makan.
“ Aku tak bisa menelan makan ini jika kau terus memandangiku seperti itu.”
Kim bum duduk disamping Chang Wook dia melihat So Eun dan Chang Wook bergantian.
“ Ah, maafkan aku..”ucap So Eun lalu mngambil sumpitnya.
“ Jihhh dasar kikuk.” desis Kim bum.
My Love From the Sky part 3
So Eun duduk dibawah pohon di taman sekolahnya. Ia memandangi Chang Wook dari kejauhan dan tersenyum sendiri. Ia masih teringat kejadian saat di kantin tadi. Setelah sekian lama ia menyembunyikan perasaan pada Chang Wook, dan baru tadi ia bisa duduk dan bicara sedekat itu.
Meskipun tak banyak kata yang ia ucapkan, berada di dekat Chang Wook sudah membuanya sangat senang.
“ Bagaimana? Apakah kau menyukai yang aku lakukan tadi?” ucap Kim bum yang berada di atas pohon.
So Eun mencari arah suara dan menemukan Kim bum sedang duduk di atas pohon.
“ Hei! Kau membuatku kaget.”
“ Kau harus terbiasa dengan ini, aku akan sering muncul dan menghilang sesuka hatiku.” Kim bum tersenyum dan menatap langit yang terlihat sangat cerah siang itu.
“ Jiiiiih.” desis So Eun.
“ Darimana asalmu?” tanya So Eun yang melihat Kim bum begitu senang melihat langit.
“ Dari sana.”Kim bum menunjuk salah satu awan yang berwarna putih.
“ Sangat jauh?”
“ Iya,,,dan aku tak mungkin kembali kesana dengan kedua kaki ku.”
“ Apa kau ingin pulang ke sana?” tanya So Eun lagi yang melihat Kim bum nampak begitu sedih.
“ Tentu saja aku ingin pulang ke sana. Tapi setelah sayapku ini sembuh, jadi jangan pernah mencoba untuk mengusirku lagi.” Kim bum tersenyum dan turun dari bawah pohon dan duduk disamping So Eun.
“ Baiklah. Bagaimana jika aku membantumu untuk bisa terbang lagi dan kau membantuku untuk bisa dekat dengannya. Usahamu tadi tidak terlalu buruk.”
“ Tentu saja, mungkin jika kau tidak bertemu denganku kau belum bicara dengannya sampai saat ini.” ledek Kim bum. “ Tapi bagaimana bisa kau menyukainya bahkan kau tidak berani ngobrol dengannya dan dekat dengannya, kau hanya memandangnya dari jauh dan tersenyum sendiri. Bukankah itu sangat lucu?”
“ Hei! Kau membuatku kesal lagi.” So Eun memukul pundak Kim bum.
“ Dan,,,,kau sangat berbeda sekali jika bersama ku. Kau terlihat sangat kejam.” gumam Kim bum.
“ Ahh...”So Eun berdiri dan meninggalkan Kim Bum sendiri dibawah pohon.
“ Hei Min Hyuk , lihatlah di sana. Kenapa So Eun berbicara sendiri seperti itu?”tanya Jiwon pada Min Hyuk.
“ Apa... Dimaana?” Min Hyuk melihat So Eun dari jauh berbicara sendiri dan melihat ke arah pohon.
“ Aigoo.. bukankah ini menakutkan.” Jiwon mendekatkan tubuhnya pada Min Hyuk.
“ Apa mungkin dia berkhayal jika Chang Wook berada diatas pohon? Setelah kejadian di kantin tadi aku rasa So Eun bisa menjadi seperti itu.” gumam Min Hyuk.
“ Hei apa dia sudah gila.”
“ Dia berjalan ke sini. Kita pura – pura saja jika tidak melihatnya.” Min Hyuk mengajak Jiwon pergi.
🐾🐾
Kim bum memegang pundaknya. Dia masih merasakan sakit di bagian pundaknya sehingga membuat sayapnya tidak bisa untuk terbang.
Flashback
“ Sudah berapa kali kau aku peringatkan agar tidak turun ke bumi? Tapi mengapa kau masih saja melanggarnya. Dengan apa lagi aku harus menghukumu!” seorang pria dengan jenggot putih memegang sebuah panah di tangannya.
“ Tuan maafkan dia, untuk kali ini maafkan saja dia.” ucap seorang pria bersayap lainnya mendekati pria berjenggot itu.
“ Apa memaafkannya!!? Ini sudah sekian kalinya aku melihat ia turun ke bumi, apakah aku harus memaafkan ia lagi?? Bagaimana jika penduduk bumi nanti tau, kalau ada seorang malaikat menampakkan dirinya.”
Kim bum menunduk dan tidak berani menatap pria berjenggot itu.
“ Gadis itu buta, dia hanya bisa mendengarkan suaraku. Dia tidak tau jika aku adalah seorang malaikat. Jadi,,,”Kim bum tidak melanjutkan ucapannya.
“ Dan kau berpura – pura menjadi kakak untuknya? Lalu bagaimana jika nanti dia bisa melihat? Apakah itu tidak akan menyakitinya!!! Dan dia bisa tau siapa kau sebenarnya ”
“ Maafkan saya,, saya akan menerima hukuman yang kau berikan kali ini.”
“ Tu-tuan...pertimbangkanlah lagi. Dia hanya mencoba,,,”
“ Cukup!”
Pria berjenggot itu mengarahkan anak panah pada sayap Kim bum, tapi karena tangannya bergetar panah tersebut mengenai bagian pundak Kim bum.
“ Itu akan cukup untuk membuatmu berpikir.” ucap pria berjenggot itu lalu meninggalkan Kim bum yang sudah bersimbah darah.
“ Lempar dia ke bumi.” perintah pria berjenggot itu. “ Jika kau sudah sadar aku akan menyuruh salah satu diantara mereka untuk menjemputmu.” lanjutnya.
Akhirnya Kim bum dibawa oleh dua orang malaikat dan menjatuhkannya ke bumi. Hingga akhirnya ia bertemu dengan So Eun.
Flashback end
“ Aku tidak merindukan tempatku. Aku ingin berada di sini lebih lama. Dan aku ingin bertemu dengan gadis itu lagi.” ucapnya pelan dan airmatanya menetes ketika membayangkan kejadian itu lagi.
🐾🐾
So Eun merapikan buku bukunya yang ada di meja dan memasukan kedalam tasnya. Dia mencari cari Kim bum disekitarnya tapi tidak menemukannya.
“ Kemana dia?”gumamnya.
“ I-ni ketinggalan di meja tadi.” Chang Wook menyerahkan sapu tangan milik So Eun.
“ Ah terimakasih...” So Eun terlihat gugup karena kali ini Chang Wook menghampirinya di mejanya.
Lalu tanpa kata lagi Chang Wook berjalan menuju keluar kelas. So Eun memandangi Chang Wook dan mencium sapu tangan miliknya sendiri.
“ Ah,,,dia sangat mudah sekali untuk membuatmu bahagia.”Kim bum tiba tiba berdiri di samping So Eun.
“ K-Kau!! Sudah aku katakan jangan muncul tiba – tiba di depanku.” So Eun membelalakkan matanya, ia melihat teman disekitarnya menatapnya dengan tatapan heran.
“ Jiihhhh...” decihnya.
So Eun lalu meninggalkan tempat duduknya dan keluar.
“ Hei mau kemana kau?” teriak Kim bum.
🐾🐾
“ Hei kau marah lagi padaku??? Kenapa kau sangat mudah marah padaku?”
“ Karena kau membuatku sangat kesal.” gumam So Eun .
“ Aku tak bisa mendengarmu??”
“ Jangan mengajakku berbicara saat banyak orang, mengerti?!” So Eun menoleh kebelakang tapi tidak menemukan Kim bum.
Dan saat ia menoleh kedepan lagi ia melihat Kim bum tersenyum.
“ Baiklah??!”ucap Kim bum dan ia tersenyum sangat manis. Hingga membuat wajah So Eun memerah.
“ Hei wajahmu memerah??”
So Eun melanjutkan jalannya tanpa mempedulikan Kim bum.