My Love From The Sky

My Love From The Sky
Miracle


Tapi dari tadi kau tidak mendengarkan aku bicara?”


“ Benarkah? Maafkan aku...”


Chang Wook lalu mengalihkan pandangan karena baru saja kecewa dengan sikap So Eun.


“ Dimana kau???” gumam So Eun.


🐾🐾🐾


Di rumah sakit tempat Seol Hyun akan melakukan operasi matanya.


Seol Hyun terlihat sangat senang dengan operasi kali ini. Karena hali ini yang paling ia tunggu tunggu selama ini.


Matanya masih ditutup oleh perban. Tangannya menyatu, ia terus saja berdoa agar operasi kali ini berhasil.


“ Apa kau gugup Seol Hyun ah?”tanya Kim Bum memegang kedua tangan Seol Hyun.


“ Ah kau sudah datang rupanya. Ne aku sangat gugup, bagaimana menurutmu?? Apakah setelah operasi aku akan bisa melihatmu?”


“ Tentu saja,kau pasti akan bisa melihatku.” ucap Kim Bum yakin.


“ Benarkah ?aku sangat tidak sabar. Ah tidak, bisakah aku minta tolong padamu?”


“ Apa..?”


“ Seumur hidupku aku belum pernah melihat wajah kakakku, lalu bisakah kau mencarikan fotonya untukku?”


Kim Bum tersenyum pada Seol Hyun.


“ Baiklah aku akan mencarikannya untukmu.”


“ Ehmm, bagaimana dengannmu? Apakah kau tampan??? Apa sebaliknya???” Seol Hyun tertawa kecil.


“ Hei apa kau tak yakin dengan wajahku ini?”


“ Aku takut jika akan terkejut melihat wajahmu nanti.” Seol Hyun masih tertawa.


“ Hei!! Memang apa yang ada dibayanganmu selama ini ? Seperti apa aku yang ada pikiranmu?”


“ Kau...dari suaramu pasti kau sangat manis dengan senyummu. Dari tangannmu yang kuat untuk mengenggam dan lembut untuk membelai rambutku kau pasti sangat baik. Dan saat aku memegang wajahmu semalam,,,aku yakin kau pasti tampan.”


“ Tapi bagaimana jika aku tidak seperti yang ada dibayanganmu?”


“ Seperti apapun wajahmu nanti, yang pasti aku sangat nyaman bersamamu.” Seol Hyun tersenyum dan mencari tangan Kim Bum dan membelainya.


“ Apa kau masih gugup?”


“ Tidak...”


“ Dokter sudah masuk aku akan pergi dan membawa foto kakakmu.” pamit Kim Bum lalu pergi.


“ Terimakasih...” teriak Seol Hyun.


Seorang suster masuk dan bingung karena tiba tiba Seol Hyun mengucapkan terimakasih pada seseorang. Karena di kamar Seol Hyun tak ada siapapun disana.


🐾🐾🐾


So Eun masih diam dan mencari Kim Bum disekitar sekolahnya. Ia ingin menanyakan Kim Bum pada temannya Min Hyuk dan Jiwon tapi tidak mungkin, karena mereka tidak mengenali Kim Bum.


“ Ah apa kau sengaja membuatku khawatir kali ini,oh?” gumam So Eun ia menatap langit yang masih terlihat biru.


“ Hei! So Eun sedang apa kau disini???”


“ Tidak...”


“ Kau sekarang sangat tertutup pada kami. Bahkan kau tidak memberi tahu pada kami kalau kau sudah berpacaran dengan Chang Wook.” ucap Min hyuk menghampiri So Eun.


Jiwon hanya mengagguk mengiyakan.


“ Kau pikir apa??” protes Jiwon.


“ Apa kau yakin dengan Chang Wook, So Eun ah?” tanya min hyuk memastikan.


“ Memangnya ada apa dengannya? Apakah ada yang tidak kutau darinya?”


“ Apa kau nyaman dengannya? Apa kau bisa menjadi dirimu sendiri saat dengannya??? Karena aku yakin perasaanmu terhadapnya hanya perasaan kagum, bukan cinta ataupun sayang.kau hanya suka bukan berarti mencintai.” ucap Min hyuk.


So Eun berpikir sejenak, ada benarnya juga ucapan min hyuk baru saja. Ia lalu teringat Kim Bum yang sekarang entah dimana. So Eun merasa nyaman berada didekat Kim Bum. Bahkan ia bisa menjadi dirinya sendiri dan sekarang merasakan kesepian saat Kim Bum tak ada.


“ Ah mana mungkin aku menyukai siluman burung?” kutuk So Eun pada dirinya sendiri.


" Apa?siluman burung?” tanya Jiwon.


“ Ah tidak aku hanya bicara pada diriku sendiri ..” So Eun lalu berlari menuju kelasnya.


Ia mencari bulu yang diberikan pada Kim Bum waktu itu. Ia mencari ditasnya tapi ia tak menemukannya.


“ Dimana??? Kenapa tak ada??” So Eun masih membongkar tasnya.


“ Kau mencari apa So Eun ah???” tanya Chang Wook mengagetkan So Eun.


“ Ah...aku hanya mencari buku tulisku.”


“ Sepertinya sangat penting.” ucap Chang Wook ia seakan tak suka So Eun seperti tidak peduli padanya.


“ Iya,”


“ Mau aku bantu mencarinya?”


“ Tak usah aku bisa mencarinya sendiri.”


Chang Wook lagi lagi kecewa dengan sikap So Eun. Tanpa banyak kata Chang Wook meninggalkan So Eun sendirian yang masih mencari bukunya.


🐾🐾🐾


Kim Bum sudah membawa selembar foto yang akan diberikan pada Seol Hyun. Ia menunggu dibalik pintu operasi. Raut wajahnya nampak sangat cemas, ia masih teringat ucapannya pada pria berjenggot putih itu semalam.


“ Semoga keputusanku benar.” gumamnya.


Pintu operasi dibuka, semua perawat dan dokter pergi keluar. Kim Bum memastikan bahwa ruangan sudah mulai sepi dan masuk kedalam.


“ Kapan perbanmu mulai bisa dibuka?” tanya Kim Bum.


“ Mungkin beberapa jam lagi,apa kau sudah tidak sabar?”


“ Jmmm...ini aku sudah membawa pesananmu.” Kim Bum meletakan foto itu di dekat telapak tangan Seol Hyun.


“ Terimakasih ,kau sangat baik sekali.”


Kim Bum hanya tersenyum.


“ Apa kau sedang tersenyum?”


“ Ah, darimana kau tau itu?”


“ Aku bisa merasakannya.”


Kim Bum tersenyum lagi. Ia menatap jam dikamar Seol Hyun. Ia akan menampakkan dirinya pada Seol Hyun beberapa jam lagi. Ia bersiap-siap untuk melakukan hal itu.


“ Apa kau gugup?” tanya Seol Hyun.


“ Entahlah,,,”


Seol Hyun tersenyum.