Like Or Love

Like Or Love
kemarahan Daniel #1


.


.


.


ia pun memberikan perhiasan itu kepada maminya dan maminya Langsung


memakai kannya pada avyline, disisi lain Daniel yang masih penasaran dengan maap tersebut pun membukanya selagi maminya sibuk mengurus cucu perempuan nya itu...


dan ketika ia membuka nya ia terkejut melihat nama rumah sakit yang tertera di kertas itu dan nama perempuan yang sangat ia kenal yaitu.... FEBBY perempuan yang sangat ia benci dan seketika tenggorokan nya mengeras saat ia baca lebih detail dan terkejut nya lagi ketika ia menemukan nama fazwa di kertas kelahiran tersebut.


jadi fazwa itu anak Febby , anak yang selama ini ia rawat dan ia sayangi , rasanya ia ingin meminta penjelasan dari istrinya itu tapi ia urungkan karena hari ini adalah hari ulang tahun anaknya dan seketika Daniel dikejutkan dengan sang mami yang memanggil nya untuk turun ke bawah karena avyline sudah siap....


" wah ank eomma sangat sangat cantik ...


sini sayang kita tiup lilin ...


setelah bernyanyi lalu meniup lilin dan memotong kuenya dan ketika kue sudah di potong... avyline menyuapi mami dan papinya


Daniel setelah itu baru Vanya dan Daniel .


setelah menyuapi Vanya lalu avyline menyuapi Daniel dan biasanya setelah menyuapi Daniel avyline menyuapi fazwa .


tapi tidak untuk yang kali ini...


aaaaaa... ucap avyline saat akan memasukan kue itu ke suapan Daniel , Daniel pun melahap nya semua dan tidak menyisakan untuk fazwa...


" aaa appa kenapa di masukan semua kak fazwa kan tidak dapat suapan dariku...


" biar kakakmu mengambilnya sendiri , akan lebih banyak jika mengambil sendiri ,....


ucap Daniel sambil mengusap kepala avyline laku menciumnya.


Vanya yang melihat itu pun heran , biasanya walau hanya sedikit Daniel akan mengalah dan memberi suapan itu pada fazwa tapi kali ini sangat beda dan hal itu membuat Vanya merasa ada yang aneh pada Daniel setelah turun dari mengganti gaun avyline...


Vanya yang melihat fazwa menunduk dan hanya mengangguk saat ucapan daniel yang ia lontarkan tadi .


Vanya pun memotong kan uang untuk fazwa .


ucap Daniel sambil mengambil minuman di meja ..


fazwa yang sudah antusias saat waktu untuk membuka hadiah pun merasa kecewa pun papinya tidak menyebut kan namanya pun merasa kecewa...


avyline yang mendengar appanya tidak menyebut kan nama sang kakak pun bertanya,


" untuk kak fazwa mana pa??...


tanya avyline sebelum membuka hadiah nya bersama Nino yang sudah sangat antusias, tapi avyline masih mengingat sang kakak.


" fazwa kan sudah punya mainan banyak dan juga di sudah semakin besar , jadi tidak perlu mainan yang banyak iyakan...


ucap Daniel yang menurut Vanya sedikit...formal , sejak kapan Daniel memanggil fazwa dengan menggunakan kata ' dia ' . dan fazwa pun hanya mengangguk menandakan ia setuju lagi pula ia ingat perkataan Maminya jika mainan avyline juga mainan nya dan juga sebaliknya .


" iya avyline nanti kakak main bersama mu , iyakan kak....


ucap Vanya sambil mengajak fazwa untuk membuka hadiah itu bersama sama.


dan Daniel yang sudah tidak tahan pun menggeletakan gelasnya dengan keras keatas meja hingga menimbulkan suara yang agak keras lalu Daniel naik ke lantai atas menuju kamarnya.


Daniel POV.


ketika aku melihat fazwa selalu terbayang bayang wajahmu Febby yang menertawai nya.


dan saat itu juga aku takut akan fazwa yang akan melakukan hal yang sama seperti ibunya.


aku pun pergi ke kamar tanpa sepatah kata pun lalu aku menutup pintu dengan sangat kencang yang menimbulkan bantingan yang sangat keras .


author pov.


...


*


NEXT ONE 👉


HAPPY READING 😀