
ENJOY EVERYTHING
*
*
*
Kanya yang melihat kakaknya menuruni tangga dengan tergesa-gesa karena melihat kakaknya yang berlinang air mata.
" kak.." ucapnya terpotong karena kakaknya langsung memeluk nya dan menangis sejadi jadinya.
karena menurut orang orang Kanya itu lebih mirip mamanya jadinya Vanya memeluk Kanya.
" kau kenapa kak ???" tanya Kanya.
sambil menepuk nepuk punggung Vanya.
yang sesegukan.
"ma .... mama mana ?" ucapnya terbata sambil melepaskan pelukannya pada kanya.
" apa kakak lupa hari ini mama dan apa akan menghadiri makan siang bersama keluarga Arkan untuk membahas pertunangan kami " ucap Kana sambil merapikan anak rambut vanya yang terlihat berantakan.
" memang ada apa kak ?" tanya Kanya setelah mendudukan kakaknya di sofa ruang tamu dan mengambilkannya minum.
Vanya yang tau keluarga nya sedang sibuk mempersiapkan pertunangan adiknya pun tak mau memberikan beban hidupnya pada keluarga nya.
" tidak kakak tadi lupa mencari mama ingin meminta mama membuat kan soup ayam karna kakak sangat merindukan masakan mama , tapi mama malah tidak ada jadinya kakak menangis !" ucapnya sambil tertawa tentunya dengan tawa yang dipaksakan.
" ooh kukira apa , nanti aku akan menyanyikan hal ini pada mama setelah pulang!! " ucapnya kesal karena mengira ada hal serius yang terjadi pada kakaknya.
" yasudah Kaka pulang dulu , bilang pada mama jika aku sangat merindukannya!"
ucap Vanya sambil menghapus sisa sisa air matanya.
kanya mengangguk dan melihat punggung kakak nya yang sudah menjauh.
dan ia teringat ia meninggalkan tas nya di dalam kamar saat ia kembali.
tanpa sengaja ia melihat ampolp putih tergeletak di lantai dan ia tak ambil pusing ia mengambil amplop itu ia takut jika itu barang penting jadinya ia menyimpan amplop tersebut di rak meja ruang tamunya tempat menaruh alat alat jahit sang bunda.
karna ia takut telat datang ke acara makan siang antara dua keluarga.
dan beranjak pergi dari rumah , menuju ke lestoran tempat kedua keluarga makan bersama.
Di lain tempat vanya yang sudah putus asa ia memesan taksi ia berfikir untuk meninggalkan kota ini dan pergi ke Surabaya tempat teman SMA nya dulu bernama Vani
fleshbeck~
sedikit cerita..
emang dulu Vanya SMA di Surabaya tempat neneknya tinggal dulu Sekar neneknya sudah meninggal setelah ia pindah ke swetzerland
karena Vanya sekolah SMA di sana hanya satu tahun saat habis lulus SMP lalu saat naik kelas 11 ia pindah keluar negri.
flesback~
tapi Vanya masih berhubungan setelah ia pindah ke luar negri dengan sahabat nya itu.
ia memberi tahu Vina jika ia ingin kerumahnya untuk main , tentu saja Vina sahabat nya itu sangat antusias karena sahabatnya yang sekarang sudah sukses dan
tak disangka masih menganggap nya, pun menyetujuinya.
setelah sampai di bandara Vanya yang hanya membawa tas dan dan handphone nya ,
dan untungnya saja ia dulu tidak terlalu suka berhura Hura seperti anggota lain , ia lebih memilih menyimpan uang nya di ATM.
didalam pesawat ia mulai merasakan mual
mual ia berusaha agar tidak terlalu memikirkan masalah terjadi .
ia tidak ingin terjadi sesuatu dengan kandungan nya.
ia selalu memikirkan tentang Daniel yang sudah membuat sakit hati dan kecewa..
Disisi lain ....
*
*
*
hayoo.. kepo amplop apa ya jatuh di rumah Vanya tadi ????
kepooo...tunggu kelanjutannya..
NEXT ONE 👉
Heppy reading 😀