Like Or Love

Like Or Love
Kode Keras


maaf ya teman teman ,


setelah aku perhatikan banyak sekali kesalahan di teks cerita di novel ku,


padahal aku ngetik bener tapi muncul nya


salah.


seakan akan kepercayaan diriku ini sudah setinggi langit runtuh dan menghantam permukaan bumi ( kok jadi menakutkan ya) eh masih saja ada juga kesalahan ,ya namanya juga manusia...


pembaca : lah Thor kok malah curhat 🤣


author : ya sorry lah, udh lega ni abis keluarin


kekesalanku 😂😁


huhh...yaudah lanjut ajalah


jangan banyak ngeluh.....🤗


--------------------------------------------------


Vanya sudah rapi dengan bajunya dan Daniel juga sudah rapi menggunakan baju santai karena hari ini Vanya mengajaknya untuk ke


taman hiburan ...


dan saat Daniel dan Vanya sedang turun tangga, Vanya melihat kedua orang tuanya lalu menyapanya,


" pagi semua "


sapa Vanya dengan senyumannya yang


sangat manis, sampai sampai orang


yang melihat nya terserang diabetes,


mulai deh...hehe..


Vanya menyapa papa dan mamanya yang sedang di ruang keluarga,


dengan sang ayah yang sedang membaca koran dan ibunya membenahi tataan vas


bunga.


" pagi ?? , ini sudah siang kau saja yang bangunnya kesiangan !" jawab sang mama


yang ditanggapi senyuman oleh sang papa,


dan Vanya tersenyum malu juga ,lalu menyalah kan Daniel,


" ini kan karena Daniel , yang membuat ku


kesiang......eh Kanya mana?" sadar atas perkataanya langsung mengalihkan pembicaraan.


' apa kau tidak malu , membagi kegiatan panas kita tadi malam ' sambil menyenggol


lengan Vanya . dan langsung dapat tatapan tajam dari Vanya.


" kalian pengantin baru dari pada , berdiam


diri disitu segeralah makan agar tidak sakit !!"


suruh papa Mikha.


keduanya langsung mengangguk , dan setelah selesai makan mereka pun duduk sejenak di ruang keluarga bersama papa mama nya.


" oh iya Daniel, tadi mami papimu serta


asisten mu kesini, untuk melihat kalian tapi kalian masih tidur alhasil mereka tidak tega


dan asisten mu bialng jika rumah mu sudah selesai di renovasi dan sudah bisa


ditinggali " ucap papa Vanya yg sedang


sambil menyeduh kopinya.


" apa Vanya tidak akan tinggal disini lagi,"


tanya Vanya dengan nada memelas


rasanya enggan untuk meninggalkan kedua


orang tua nya dan juga adik nakalnya itu.


melihat anaknya yang sedang ada di mode manjanya , lalu berkata


" kamu kan sudah punya suami , wajarlah


jika kamu mengikuti kemana suaminya pergi,


jika kalian mau ke rumah ini tidak Masalah,


pintu rumah ini akan selalu terbuka untuk kalian !"


tambah sang ayah.


" papa tidak kerja ?" tanya Daniel yang melihat


mertuanya yang bisanya sangat sibuk.


" papa merasa lelah , pinggang serasa keropos biasalah sudah mau menjadi kakek "


goda papa sambil melihat ke arah keduanya ,


yang ditanggapi Daniel dengan senyuman,


dan Vanya yang mendengar itu tersedak karena sedang meminum jus tomat nya itu.


karena mendapat kod3 keras dari sang papa.


" ooh ya sudah pa aku dan Daniel mau jalan jalan dulu ya pa ma " ucap vanya tiba tiba sambil menarik tangan Daniel untuk segera pergi setelah bersalaman.


karena Vanya tidak mu berlama lama disitu


jika tidak dia akan terus terpojok dengan perkataan kedua orang tuanya tentang masalah 'cucu' .


" Daniel dan Vanya pergi dulu ya pa " ucap nya sehabis bersalaman .


setelah sudah. sampai di depan rumah


Daniel yang hendak masuk dicegah oleh Vanya.


" aku tidak mau menggunakan supir ,


kau saja yang mengemudikan nya " ucapnya seperti seorang nyonya yang memberi


perintah pada bawahnya.


" iya nyonya bawel " memasang wajah lesunya dan Vanya terkekeh karenanya.


entahlah semenjak bersama Vanya jiwa budak Daniel tumbuh entah dari mana....


________________________


**BANTU VOTE PLiSS


NEXT 👉**