
Daniel mengangguk dan berterima kasih, lalu pergi dari rumah sakit tersebut dan menelpon anak buahnya , untuk mengerahkan pesawat pribadi nya. Daniel memutuskan untuk menggunakan pesawat pribadi saja agar lebih cepat dan tidak susah payah menunggu.
.
.
.
setalah sampai di Australia ia segera pergi ke apartemen keluarga nya, dia segera mengerahkan anak buah nya untuk meneruskan pencarian Vanya ,.
" jangan kembali jika belum menemukan istriku.!
ucap nya langsung dapat anggukan dari anak buahnya ,
disisi lain...
vanya yang mengetahui kebenaran uang sebenarnya tentang kehamilan Febby pun merasa bersalah pada Daniel yang pergi tanpa sepengetahuan siapapun, tapi disisi lain ia merasa kasihan pada bayi mungil ini .
" akkkhh...
teriaknya lirih sambil memegang perutnya yang terasa sedikit kram ..
" maaf ya nak , mama tidak akan stress lagi ..
huuftt....haaaah...
sambil mengambil dan membuang nafasnya, agar lebih rileks.
setelah sedikit lebih baik dia beranjak dari duduknya untuk masuk ke ruangan dimana bayi Febby dirawat . setelah dapat izin dari dokter ia masuk ke ruangan tersebut dan Melihat bayi yang sedang terbaring lemah di dalam box yang bernapas dibantu oleh selang.
Vanya menyentuh pelan pipi bayi mungil tersebut dan menyentuh jari tangan bayi mungil tersebut dan bayi itu merespon sepertinya ia merasa jika Vanya itu ibunya.
" sayang ini bunda , walaupun bunda bukan ibu kandung mu , bunda berjanji akan merawat mu sayang ..dan kau tahu ini adikmu..
ucap sambil mengelus perutnya yang sudah buncit, seperti mengajak bayi tersebut untuk berinteraksi.
" MAFAZWA SILA NUGRAHA , itu sekarang namamu nak . bagus kan ..
ucapnya lalu mencium kening bayi mungil berjenis kelamin perempuan tersebut.
stelah itu ia memutuskan untuk tinggal di hotel dulu dan membeli perlengkapan anak pertama nya tersebut.
.
.
" tuan aku sudah mencari keberadaan nyonya Vanya tuan , dia tinggal di hotel xxxxxxx
setelah dari rumah sakit dia pergi ke sana !!
ucap hormat pada tuannya.
Daniel pun tersenyum tipis dan segera memberikan uang yang berjumlah besar pada anak buah nya tersebut.
setelah itu daniel mengendarai mobilnya secepat mungkin ke hotel yang di katakan oleh anak buahnya.
2 hari yang lalu Vanya sudah di perbolehkan untuk membawa bayi tersebut karena dampak dari benturan tersebut sudah pulih.
dan Vanya membawa bayi yang berusia satu bulan itu ke hotel tempat dimana ia tinggal hampir sebulan , setelah masuk ia membaringkan fazwa ke box bayi dan membuat kan susu untuk fazwa.
dan didapur ia mendapat telpon dari Vina yang menanyakan keadaan nya dan memberi tahu bahwa Daniel sebulan yang lalu mencarinya dibali dan ia memberi tahu dan Daniel mengira jika Vanya sudah melahirkan..
Vanya malah tertawa dan setelah itu mereka mengakhiri acara telponan tersebut.
setelah itu Vanya mulai membuat susu
di dapur dan saat hendak ke ke kamar ia mendengar bel tempat nya berbunyi ,..
"siapa yang bertamu malam malam seperti ini?!..
tanyanya pada dirinya sendiri.
Ting ..tong...
suara bel yang terus berbunyi . lalu Vanya mendekati pintu dan membuka pintunya
dan ia menjatuhkan botol susunya karena kaget melihat seseorang Yang ada di depan pintu .....
siapa ya ???
*
NEXT ONE 👉
HEPPY READING 😀