
.
.
.
Vanya dan Vina sudah sampai di Banda Bali saat mereka sampai sana siang menjelang sore hari .
Vanya pun memesan hotel lewat hpnya dan setelah selesai memesan hotel mereka menaiki taksi dan melaju ke hotel .
saat dipertengahan jalan sopir taksi tersebut mengerem mendadak membuat Vanya yang sedang tiduran di mobil terlonjak kedepan hampir terjedut bangku depan.
dan Vina yang kaget karena sedang memangku putri nya pun kesal ,lalu melihat Vanya yang kaget pun bertanya ,
" Van kau tidak apa apa , ada yang luka ?
pak bagaimana si disini ada anak kecil dan wanita hamil !! apa tidak bisa mengendarai mobil dengan benar !"
ucap Vina rada kesal dengan sang supir .
" sudah Vin aku juga tidak terluka ."
ucap Vanya meredakan kemarahan Vina.
" maaf nona tadi saya ngerem mendadak , seperti didepan sedang ada kecelakaan !!".
ucap sang sopir membuat Vanya langsung mengangguk dan membuka jendela dan melihat keadaan dari dalam mobil.
hal itu membuat Vanya penasaran , lalu ia keluar mobil dan Vina yang melihat itu pun berkata sedikit berteriak karena banyak orang,
" Van jangan keluar berbahaya, ini juga sangat panas !!"
ucap Vina agar Vanya tidak keluar karena ia khawatir dan juga ia sedang menggendong anaknya hal itu yang membuat tidak keluar karena sedang bersama sang putri, takut terjadi apa-apa,
hati hati , ucap Vina.
Vanya mengangguk dan meneruskan jalannya dengan memisahkan gerombolan orang yang hanya mengerubungi dan yang lainnya malah memoto sang korban .
jaman sekarang memang upload dulu baru bertindak..
setelah berhasil menerobos kerumunan,
entah dorongan dari mana ia membalikan tubuh sang wanita tersebut yang dalam keadaan miring.
dan .....
Febby...!!
flashback~
disiang hari febby merasa jenuh ingin jalan jalan dan sekalian mampir ke supermarket,
dan ditengah perjalanan nya muncul dua orang berotot dengan tubuh yang dipenuhi tato, mendatanginya dan langsung menyambar tasnya dan Febby yang tidak terima menarik tasnya kembali dan tentu saja kekuatannya tidak sebanding dengan perampok tersebut dan alhasil ia malah didorong dan tak sengaja sebuah motor lewat dan menyerempetnya dan...
aaaaaa.....brukkkk....
Febby jatuh dan kepalanya membentuk terotoar yang membagi jalan antara sisi kanan dan sisi kiri.
flashback~
Vanya yang melihat muka tersebut sangat mengenalnya dan dia melihat orang mengelilingi korban pun berteriak,
" panggil ambulan cepat !!!!!
ucap nya, walaupun ia sangat benci pada Febby tapi dia masih punya hati apalagi dengan janin yang dikandung Febby yang ia tahu adalah anak Daniel.
Vanya kembali ke taksi dan bilang pada Vina untuk ke hotel duluan ia akan menemani Febby dirumah sakit, lalu Vina mengangguk dan berkata akan menyusul Vanya nanti!!
setelah ambulan datang Febby di angkat dan dimasukan ke ambulan dengan ditemani Vanya , Vanya yang merasa gelisah selalu mencoba untuk membangunkan Febby dengan menepuk pipinya pelan.
dan karena perjalanan masih agak lama Vanya bingung didalam mobil harus bagaimana karena setelah pergi dari rumah ia menghancurkan handphone nya dan membeli handphone baru agar tidak ada yang menghubungi nya.
dan setalah bergelut dengan pikiran nya ia malah jadi khawatir dan menunduk kan kepalanya .
dan seketika ia mendengar orang memanggilnya lirih , dan ternyata itu Febby yang dengan setengah sadar memanggil Vanya dengan menggerakkan tangannya untuk menyentuh tangan Vanya .
" Febby kau sudah sadar, ??.....
NEXT ONE 👉
HEPPY READING 😀