
" kauuuu "
ucap vanya sambil menganga karena terkejut di acara perjodohan nya kenapa ada Daniel juga. hatinya.
" waw nak kau sudah saling mengenal, berarti kalian berjodoh ya. " gurau mami Daniel
" tunggu , Tante bilang kami berjodoh …
apa Daniel yang akan di jodohkan denganku
ma " tanyanya kepada sang bunda dengan tatapan penuh harapan.
mamanya yang menyadari anaknya bertanya
dengan haus akan jawaban pun menjawab:
" iya nak tampan kan "jawab Mamanya
Vanya tau dia tidak akan menolak permintaan sang mama , jadi dia setuju untuk di jodohkan.
Daniel yang tampak senang akan perjodohan ini pun membuat Vanya terheran heran.
dan penuh pertanyaan di benak nya itu.
skip
keesokan harinya di kampus.
Vanya di cegat sebuah mobil mewah di depan parkiran saat hendak mengambil mobilnya.
siapa lagi kalo bukan Daniel.
" hey , ayo naik!! " perintah nya
"aku punya mobil sendiri, kenapa kau menyuruhku naik mobilmu " tanyanya dengan nada jengkel.
" mami dan mamamu menyuruh kita untuk mampir di butik ternama untuk mencoba baju untuk pernikahan kita nanti " ucapnya lalu
membuang napas.
memang kedua keluarga ingin anak anak mereka langsung ke jenjang pernikahan
karena setelah pernikahan selesai mereka
seminggu kemudian mereka akan pindah untuk tinggal diparis untuk mengurus usaha Daniel yang ada di Paris.
mau tak mau Vanya naik ke mobil dan mereka
berangkat menuju butik tersebut.
sampai di butik tersebut , mereka masuk
dan Langsung mendatangi pemilik butik tersebut.
" Tante angel !! " panggil Vanya heboh.
langsung berlari dan memeluk sang Tante teman dari mama vanya.
" ponakan Tante akan segera menikah ternyata " goda sang Tante sambil menyenggol bahu Vanya.
tantenya pun mengambil beberapa gaun dan tuxedo untuk Vanya dan Daniel di letakan nya di ruang ganti.
tantenya yang menengok kanan kiri pun tak melihat calon suami dari keponakan nya itu pun bertanya,
" Van dimana calon suami mu ?" tanya Tante
" dia sedang menelepon Tante ,"jawabnya karena saat masuk ke ruangan sang Tante Daniel menerima telepon dari asisten nya . tentang masalah perusahaan.
"nanti aku keluar dulu Tante , aku akan memanggil nya " ucap vanya sambil berjalan
keluar ruangan tersebut.
saat diluar ia mencari cari dimana keberadaan Daniel tidak ada di dalam ruangan khusus baju pengantin , ia
keluar menuju teras butik tersebut dan ia tidak bertemu Daniel . disana memang tidak ada orang satupun. dan ketika membalik kan tubuh ia menabrak dada bidang seseorang.
dan...
brukkk....
" aa....a... " teriaknya . karna tak sedikit
badannya yang tak seimbang pun ia hampir
terjatuh tapi smdengan sigap Daniel
menangkap Vanya dan dengan tak sengaja mereka bertatapan , Vanya memandang
mata Daniel sangat indah dan wajah nya sangat tampan jika dia tenang.
Dan tanpa aba aba Daniel mencium Vanya
dan Vanya yang kaget hanya diam tanpa reaksi ciuman itu jadi bertambah panas sampai Daniel ******* bibir Vanya ,
dan ya Vanya yang terbuai untuk sesaat itu pun membalas ciuman tersebut tanpa sadar.
Vanya yang merasa Daniel menggigit sekilas bibir bawah Vanya pun tersadar dan langsung melepas ciuman tersebut.
" lalu berkata kenapa kau mencium ku lagi "
tanyanya ngegas.
" aku tidak tau setiap aku melihat wajah mu dari dekat aku selalu ingin mencium mu "
jawabnya santai tanpa rasa malu.
Vanya hanya mengerucutkan bibirnya dan tertunduk karna wajahnya yang memerah karena malu .
" hei apa kau mau di cium lagi , dan tidak akan masuk " ucapnya dengan seringai . karna melihat Vanya menahan malu dan mengerucutkan bibirnya itu.
Vanya yang malu dengan kata kata Daniel
pun berjalan duluan dengan cepat tanpa mengajak daniel.dan Daniel mengikuti nya dari belakang dengan tersenyum dengan mengingat wajah malu Vanya yang menurutnya sangat imut dan menggemaskan.
NEXT