Like Or Love

Like Or Love
ancaman


SEBELUM NYA , AKU MAU BILANG GUYS.


JANGAN LUPA UNTUK KOMEN, LIKE AND VOTE NYA YA.


.


.


.


.


setelah beberapa Minggu setelah wisuda,


Daniel sibuk dengan pekerjaan kantor


dan Vanya sibuk dengan usahanya .


Vanya sedang merintis karir di butik yang baru baru ini ia buka.


Daniel dan Vanya sudah sampai rumah , karena dari pagi sampai mulai petang mereka sangat suntuk dan banyak pekerjaan dan mulai sibuk beberapa hari ini.


setelah bersih bersih Vanya kedapur untuk memasak dan disusul Daniel dari belakang,


Vanya yang sedang membuka kulkas pun terkaget karena merasakan tangan kekar yang sedang memeluknya dari belakang ,


" iihhh... yank kamu buat aku kaget aja"


ucap Vanya yang leher mengelus dadanya.


" kamu mau makan apa yang?" tanya Vanya pada Daniel yang tidak mengubah posisi nya yang sedang memeluk Vanya.


" makan kamu...hehehe. , be aku pikir belakangan hari ini kita jarang bersama apa kau tidak ada pikiran untuk bulan madu "tanya Danil sambil mencium pundak Vanya.


" oh iya sayang bagaimana jika kita pindah ke Korea , perusahan disana sudah mulai berkembang dan juga disana aku punya villa yang dulu aku tinggali saat masih merintis usaha di sana !" ucapnya antusias .


dan Vanya hanya mengerutkan keningnya karna bingung perasaan papinya sudah menyuruh Daniel beebrapa hari lalu untuk fokus mengurus perusahaan yang bisa dibilang sudah berkembang pesat di Korea,


tapi Daniel menolak keras dengan alasan jika perusahaan yang disini adalah perusahaan yang jauh lebih baik potensi dan perkembangan.


tapi sekarang malah Daniel yang mengajaknya,itu hal masih membuat Anya bingung.


" apakah tak salah untuk pindah ke Korea , kemarin saja kau menolak keras usulan ayah ?" tanya Vanya , dan Daniel langsung terdiam dan berpikir tentang perkataan febbi


belakangan hari ini .


Daniel kesal dengan tingkah Febby yang selalu mendatangi kantor dengan memohon agar mereka kembali seperti dulu .


dan hari ini kesekian kalinya Febby datang dan melontarkan kata kata yang membuat Daniel frustasi.


" sayang aku kesini ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting " ucapnya sambil duduk di meja kebesaran Daniel .


" aku sudah lelah mendengar ocehanmu, yang selalu memohon seperti itu, lagian hubungan kita berakhir kan itu semua ulah mu yang mengkhianati ku " ucap Daniel sambil tersenyum sinis ,karena sudah lelah dengan kekerasan kepala Vanya.


" aku kan sudah meminta maaf sayang, begini saja kau tau kan diriku bagaimana jika aku tidak mendapatkan yang aku inginkan aku akan berbuat nekat " ucap Febby sambil tertawa.


" tinggalkan perempuan yang telah kau jadikan istrimu itu atau jika tidak aku akan membuang nya samai kau tidak bisa menemukannya sampai ujung dunia sekalipun.!!" tegas Febby.


" jika aku tidak bisa mendapatkan mu orang lain juga tidak boleh berada disampingmu !!" tambah Febby yang langsung pergi dari ruangan , Daniel mengacak rambutnya frustasi dengan ucapan Febby..


~ flashback ~


" ya tidak papa, aku berubah pikiran dan seperti nya perkataan papi ada benarnya " ucap Danil pada Vanya .


..


saat sedang makan di meja makan


" lalu butiku bagaimana ?" tanyanya khawatir


" apa kamu tidak tahu be , jika suami mu ini bisa mengurus apa saja dengan mudah " sambil menggendong Vanya.


kekamar dan berolahraga yang bisa suami istri lakukan.


.


.


.


" aku tidak menyangka kau sudah sah menjadi istri Reyhan , dan Reyhan kau jaga sahabat ku ini dengan baik !" ucap Vanya setelah naik ke pelaminan Sherly dan Reyhan.


dan dapat anggukan dari keduanya.


" terimakasih ya Van kamu sudah sempat datang kepernikahan ku " ucap Sherly sambil memeluk Vanya.


NEXT ONE 👉


Heppy reading 😀