
Vanya Sekarang mempunyai bisnis kecil-kecilan , ia mempunyai toko kue yang kecil dipinggir jalan .
dengan keadaan Perut yang Sangat besar ia masih mampu menjalaninya sendiri .
" wah ponakan Tante Dateng ya , utu...tujuh
sini sama Tante !" ajak Vanya sambil merenggangkan tangannya ke putri Vina yang sedang asik mengoceh digendongan Vina .
Vina memasuki toko dengan putrinya lalu mendapatkan Vanya yang sedang berdiri di dapur dengan keadaan tepung yang berada di wajahnya.
" eiitt....no bersihkan dulu kau ini seperti badut lama lama ya nanti jika Chika digendong olehmu diabaikan berubah jadi badut juga " sambil menghalangi Vanya yang masih kekeh untuk mengambil Chika dari gendongan Vina.
" kau ini ibu yang sangat galak, ya sayang "
sambil tersenyum dan menciumi Chika yang berhasil ia rebut dari ibunya.
Vina hanya menghembuskan nafasnya pasrah karena Chika berhasil diambil oleh Vanya.
" oh iya apa kau tau Nancy mengundang kita kepernikahannya yang diadakan di Bali!"
ucapnya setelah mendarat kan pantat nya di kursi pelanggan.
" ayo! kenapa baru sekarang, dari dulu aku mengajak mu kesana , kenapa tidak dari dulu saja dia menikah kan aku sudah lama ingin kesana!"
ucapnya sambil merengut dan menarik tangan Vina .
" kita mau kemana , acaranya bukan sekarang
besok pagigi kita take-off!" ucap Vina sambil melepas genggaman tangan vanya dari tangannya.
" oh iya ! kamu sudah tidak ngidam lagi ?" tanya Vina, Karena selama Vanya ngidam Vina yang selalu menuruti apa kemauan sahabat nya itu.
" tidak, oh jika sekarang aku masih bersama Daniel pasti dia akan kerepotan iya kan
say..." ucapnya langsung terputus setelah sadar ia tidak bersama suaminya rasanya dia sangat rindu dengan aroma suaminya itu.
Vina yang melihat itu langsung mengelus punggung sahabat nya agar tidak bersedih.
" apa kau tidak merindukan suamimu, aku tau betul jika dalam keadaan seperti ini, kamu pasti sangat butuh suamimu kan ! apa tidak sebaiknya kamu bicarakan baik baik dengan suamimu ?" tanya Vina dengan nada lembut.
" tidak aku bisa mengurus diriku dan anakku sendiri !" ucapnya dengan nada sok tegar.
dilain tempat...
kringgg.....
" oh ini kamu bunga !!" ucapnya bahagia setelah sekian lama akhirnya dapat bicara pada temannya itu..
mama Vina ; apa kamu tidak kangen dengan Vina dan juga aku , bahkan kau tidak pernah menelpon Vanya anakmu sendiri!!!
mama Vanya Langsung kaget mendengar nama Vanya .
" maksudnya Vanya??? Vanya ada disana!!"
tanyanya spontan.
" iya apa kami ada masalah dengan Vanya kenapa kau tidak tau Vanya berada disini,!!"
tanya mama Vina .
" iya dia disini dengan keadaan Perut yang sudah besar apa kau tau dia selalu makan
asam di belakang rumah ku !!" ucap nya langsung dapat jawaban tangis oleh mama Vanya uang mendengar anaknya yang ngidam asem sama seperti dirinya dulu.
" oh iya vanya bilang dia sudah berpamitan pada mu tapi kenapa sampai sekarang kamu tidak kesini !!"
tanya mama Vina.
mama vanya menceritakan perihal peristiwa masalah rumah tangga anaknya itu. dengan panjang lebar.
setelah acara telponan selesai .
*
*
*
*
belakangan ini author kyknya bakal telat update guys, karena ada urusan yang yang tidak bisa diceritakan di sini.
salam manis dari author
NEXT ONE 👉
Heppy reading 😀