
.
.
.
Riko yang mendengar itu , langsung membelalakkan matanya dan menghampiri Febby yang sedang duduk di sofa,
" bagaimana ini bisa terjadi, kau ini sangat payah ya . tidak bisa diandalkan !!" maki Riko tiba tiba.
Febby yang kaget langsung membalas perkataan riko tak kalah tajam.
" aku sudah berusaha , hal ini juga pasti akan terungkap cepat atau lambat !!"
sambil melipat tangannya di dada.
" sudahlah , aku lelah .aku mau istirahat dan jangan lupa aku Ingin kau mneikahiku secepatnya!!"
ucap Febby sebelum kembali melangkah.
Riko yang mendengar itu pun tertawa kecil lalu berkata,
" kau ini tidak tahu dirinya, aku ini tidak bodoh
wanita seperti mu yang mau saja ditiduri pria lain , meminta tanggung jawab pada diriku saja , aku tak yakin itu anakku , kau kan seorang ja**ng,.. walaupun itu anakku urus saja sendiri suruh siapa tidak meminum kontrasepsi !!" Febby yang mendengar itu menghentikan langkahnya dan dan berbalik langsung menampar pipi Riko.
plakkk..
" kau bilang ini salah ku , apa kau tak ingat pas kita melakukan kau yang tidak memakai pengaman dan kau tau kau bilang apa waktu itu , aku akan tanggung jawab sayang , itu yang kau katakan , apa masih kurang jelas
hahh..!!" sambil mengepalkan tangannya dan dalam keadaan sudah menangis .
j
" kau ja*ang berani menamparku, pergi kau dari sini, dan kau tau apa yang aku inginkan aku hanya menginginkan harta Daniel melalui dirimu !!"
ucapnya setelah menyeret paksa Febby untuk keluar dari apartemen nya
" tidak ...tidak...jangan berkata seperti itu iya ini salahku tapi jangan usir aku tidak punya siapapun, setidaknya kasihanilah anakmu "ucapnya sambil menggenggam tangan Riko
tapi dilangsung dihempas kan oleh Riko.
" mintalah tanggung jawab pada pria mu yang lain !!"
dan Febby yang masih diam mematung di depan pintu apartemen Riko pun menangis dalam diam.
' ini memang salahku tapi aku tidak bisa mengurus anakku sendiri , aku telah merusak rumah tangga orang lain dan lihat sekarang diriku sendiri yang rusak aku memang murahan !!' rebungnya sambil memukul dadanya yang sesak.
iya jalan satu satunya aku akan ke Bali dan memulai kehidupan ku dirumah peninggalan orang tuaku dulu , gumamnya dengan berat hati menarik kopernya ,dengan rasa lelah karena kandungan nya yang sudah besar.
sambil mengusap perutnya lembut , ya bagaimanapun aku tidak mau mengulangi kesalahanku lagi dengan membunuh nyawa yang tak berdosa.
*
*
*
" Van apa kau tau !!! aaaaaa ... aku sangat senang sekali suamiku mengijinkan ku !!"
ucapnya girang sambil melompat lompat seperti ank kecil yang dapat permen dari ayahnya.
" padahal kemarin aku tanya dia tidak memberikan ijin sama sekali , tapi karena setiap istri punya ancaman yang bisa menakuti suaminya , aku melakukan nya
apa kau tau aku bilang apa sampai dia menijinkanku.!!"
ucapnya pada vanya yang sedang menata bajunya dikoper.
' kau tidur sendiri selama seminggu dan aku tidak akan memberi jatah ' ucapnya sambil terkekeh.
Vanya yang mendengar bisikan dari temannya itu pun langsung tersenyum entah mengapa sikap sahabat nya itu masih seperti anak kecil.
" ekkh suuttt... apa kau tak lihat itu anakmu kaget " ucap Vanya yang melihat anak sahabatnya itu sedang menangis di ranjang Vanya .
" utututuuu... sayang kenapa nak apa kau tidak senang bunda mengancam ayah mu itu , tapi bagaimana lagi ayahmu itu tidak akan mengijinkan kita jika bunda tidak mengancam !!!"
ucapnya sambil menimang anak ya yang sebentar lagi berusia setahun itu.
Vanya hanya menggeleng kan kepala nya melihat tingkah ibu satu anak itu , lalu melanjutkan kegiatan melipat baju nya ..
NEXT ONE 👉
HEPPY READING 😀