Like Or Love

Like Or Love
pernikahan


Hari pernikahan pun tiba dimana dua insan yang sangat serasi melangsungkan acara pernikahan , dimana dua keluarga saling berbagia tapi tidak dengan sepasang pengantin yang sedang berada di Altar pernikahan mereka sedang bingung dengan perasaannya masing-masing.


Daniel juga memesan kue Sangat Indah



fleshbeck


" apa masih jauh "


keluh vanya yang berjalan dari resot ke arah pantai dengan gaun yang sangat berat.


Daniel yang tidak tega pun memgegang pinggul Vanya dengan kedua tangannya ,


dan Vanya berteriak.


aaaaaa...


" kenapa kau menggendong ku ?" pekiknya


" apa kau tidak bisa kalo tidak berteriak,


aku hampir tuli dengan suaramu itu "


sambil terus menggendong Vanya.


" turunkan aku , atau aku akan berteriak"


ancamnya.


iya bawel jawab Daniel langsung menurunkan Vanya dari gendongan dan langsung menggenggam tangan Vanya agar berjalan


lebih cepat . diikuti dengan beberapa fotografer untuk memoto Vanya


dan Daniel untuk foto prewedding.


" apa konsep yang paling bagus ?"


tanya Daniel dengan malas.


" foto di tengah tengah sunset tuan "


ucap Riko salah satu fotografer profesional.


" dan ini nyonya , nyonya akan menggunakan properti payung ini " sambil menyodorkan payung putih dan bercorak angsa.


saat sedang berpose Vanya selalu saja menolak untuk berdekatan dengan Daniel .


karena memang itu arahan dari sang fotografer agar terlihat mesra.


ya tapi Vanya selalu saja tidak bisa diam


dalam berpose dengan alasan tidak


nyaman begini lah begitulah...celoteh nya.


Vanya yang sedang berdalil di samping Daniel


langsung kaget karena tiba-tiba Daniel memegang pinggang Vanya . dan karna


Daniel tidak mau membuang waktu yang menurutnya sangat berharga .


" apa yang kau la....~"


Daniel langsung mengecup bibir Vanya yang menurutnya sangat cerewet dan tak mau diam itu.


dan seketika Vanya mematung dengan Daniel


yang menciumnya secara tiba-tiba dan tak menggunakan aba aba .


sang fotografer yang melihat adegan itu pun tak membiarkan momen tersebut terlewatkan dan setelah menunggu ending yang tepat setelah Daniel melepaskan ciumannya itu dan tepat sunset sudah berada di belakang kedua insan tersebut seakan memberi tahu bahwa waktu yang sangat tepat . dengan sekali jepretan foto yang di ambil pun sangat indah..


jeprettt...



mereka mengambil di salah satu tebing di atas desiran angin pantai...


sang fotografer pun berkata


" GOOD " sambil mengacungkan kedua jempol nya ke arah Vanya dan Daniel.


*fleshbeck


setelah ijab qobul* kedua pengantin berjalan ke altar pernikahan untuk resepsi. sambil


Vanya memegang buket bunga.



para tamu menyalami kedua pengantin dengan ucapan yang mengharapkan kesejahteraan kepada kedua pengantin.


tiba saatnya ketiga teman Daniel naik dan


berkata ;


" waw kau sangat cantik Vanya , tak kusangka


kutub Utara ini akan mendapatkan mu "


ucap Alex sambil terkekeh dan dapat tatapan tajam dari Daniel , Vanya hanya tersenyum


manis .


' kenapa kau tersenyum sangat manis kepada


temanku , kau saja tidak pernah senyum semanis itu padaku ' ucapnya dengan lembut pada Vanya karna ia merasa kesal dan iri pada temannya .


Vanya hanya merona sambil menutupi rasa malunya pada teman temannya Daniel.


" kau bilang apa pada Vanya sampai pipinya memerah begitu , apa kau sudah tidak sabar untuk menerkamnya hah !" sambil tertawa terbahak bahak ( Arkan ).


setelah ketiga temannya turun karena sudah puas menggoda kedua pasangan pengantin baru itu . tibalah sang adiknya Vanya


yaitu Kanya naik saat para tamu sudah pada


beranjak pulang .


Kanya yang hobinya menggoda kalanya pun


mengeluarkan kata kata yang membuat Vanya terpojok seperti dapat hantaman yang sangat kuat , yang menonjol kan rasa malunya itu '


" kak Daniel nanti kau jangan terlalu kasar pada Kakak ya karena ia itu lemah gampang lelah dan pastikan untuk memberikan ponakan yang sangat banyak oke " dengan suara keras tapi hanya di dengar oleh keluarga mereka yang sedang duduk di kursi untuk kedua keluarga mempelai.


dengan raut muka Kanya yang ingin mengajak kompromi'


" jangan khawatir aku tidak akan bermain kasar " sambil berbisik dengan Kanya adik iparnya itu .


maminya Daniel pun menghampiri ketiga nya


yang sedang menggoda sang menantu itu.


Dan...


wait for the sequel okay :)