Like Or Love

Like Or Love
maaf... ( Fasha dan Alex )


.


.


.


Daniel yang Sadar atas apa yang ia katakan pada Vanya, ia merasa sangat bodoh mengatakan hal seperti itu kepada seorang ibu.


lalu Daniel membersihkan dirinya dan ikut berbaring di ranjang di samping fazwa , karena Vanya yang sedang menyusui avy dan fazwa yang berada di samping avy dengan di batasi guling agar tidak terjatuh.


Daniel pun mencium fazwa dan Vanya hanya tertawa sambil menggenggam tangan Daniel dan mengajak bercanda gurau.


Vanya yang melihat itu merasa senang melihat putri pertama nya tersenyum, tapi ia tidak menghiraukan Daniel yang dari tadi melihat nya dengan tatapan rasa bersalah nya.


setelah keduanya tidur , Vanya alergi kedapur dan memasak masakan untuk makan malam dan menyuruh para pelayan untuk mengurus pekerjaan yang lain saja , walaupun Daniel dan Vanya sering bertengkar Vanya tidak pernah melupakan tugas nya.


saat sedang mencuci sayuran di wastafel ,


dari belakang ada dua tangan kekar yang memeluk pinggang dan mencium pundak nya yang telanjang .


siapa lagi jika bukan Daniel .


Vanya hanya diam tidak membalas dan tidak merespon tapi tidak juga melarang.


Daniel yang merasa di diami pun berkata,


" yang maaf kan aku, aku ada banyak pikiran tadi dan aku memang tidak tahu apa yang dilakukan seorang ibu yang terbaik untuk anak anaknya, dan aku minta maaf soal aku membedakan avy dan fazwa , tadi aku sangat syok. melihat avy hendak jatuh dari ranjang.


sekali lagi aku minta maaf....aku lebih baik di teriaki dari pada di diamkan seperti ini ...


ucap kembali sambil mengeratkan pelukannya.


Vanya juga merasa ini bukan salah Daniel seutuhnya , iapun membalikan badan dan membalas pelukan Daniel dan mencium bibir nya sekilas . dan pun tersenyum dan mencium kening Vanya.


" ini memang bukan salah mu , dan aku juga masih tidak tega untuk anak kita di urus oleh tangan orang lain , aku akan mencoba lebih baik kedepannya...tapi aku tidak suka jual fazwa kau beda bedakan... mereka berdua anak kita kan...


ucapnya dengan mata berkaca-kaca.


" aku janji tidak akan membedakan mereka berdua ....


dan malam itu merek berdamai, setelah makan malam mereka tidur ke kamar dengan kedua putrinya.


setelah pagi tiba, mereka pun melakukan aktivitas seperti biasanya...


dengan Vanya yang pergi kebutik membawa fazwa dan avy yang berada di rumah mamanya , karena mami Daniel pergi keluar negri bersama papi mertuanya. dan Vanya juga tidak tega meninggalkan kedua putrinya pada Mama , ya walaupun ada Kanya tapi dia juga punya urusan sendiri apalagi 2 tahun kemudian ia juga akan menikah..


dan juga fazwa masih dimasa aktif nya..dan suka rewel...


" kak Vanya kau sangat merindukan mu ...


Alex tidak mau membikinku ice lemon tea tanpa gula !!!...


ucapnya sambil merengek dipanggil video tersebut dan Vanya tertawa dan berkata...


" lihat fazwa aunty mu ini seperti anak kecil...


ucap Vanya memperlihatkan Fasha kepada fazwa ...


dan fazwa hanya mengoceh ngoceh tidak karuan , dan itu membuat Fasha tertawa.


" bukan begitu kakak ipar , aku takut Fasha sakit perut ...kasian anak kita .. ucap nya pada Vanya dan lalu melihat Fasha sambil mengelus kepala Fasha sayang.


" ia itu tidak baik... jangan terlalu sering ..kasihan anak kalian ...mengidam yang lain saja ... seperti Alex kewalahan menuruti keinginan mu yang aneh aneh itu...


ucap sedikit tertawa dan memberi pengertian.


sedikit info , akhirnya kerja keras Alex membuahkan hasil dan ia bis menaklukkan Fasha dan mereka menikah beberapa bulan setelah kepergian Vanya , mereka menikah dan sekarang tinggal di Korea dan Fasha sedang mengandung buah cinta mereka yang baru berusia 2 Bulan.


Fasha mendengar nasehat dan pengalaman Vanya saat hamil avy pun mengerti dan menuruti kata kata kakak ipar itu,


" oo iya kak, Mara dimana adikmu ...


tanya Fasha dari panggilan video itu , Fasha memang sering mengajak ngobrol fazwa walaupun fazwa tidak mengerti apa yang aunty nya katakan. dan mata itu panggilan sayang dari Kanya dan Fasha.


" avy sedang di rumah Oma Tante ...


ucap Vanya mewakili fazwa..


" oo begitu ya ... kakak aku tunggu kehadiran mu di sini ya....bye.... muacch ..dada Mafa kak..." sambil mencium layar hpnya dan seolah olah sedang mencium mereka berdua.


dan panggilan pun berakhir....


***


guys ini aku panjangin cerita di bab ini , karena nanti kalo ganti bab kayaknya ga cocok ya gini deh ....


maaf ya kalo bosenin dan banyak typo...


NEXT ONE 👉


HEPPY READING 😀