
.
.
.
tiba saatnya Vanya melahirkan ,
dirumah sakit...
" mas ...ini sakit ..!!!
teriak Vanya dalam ruangan persalinan, dengan dahinya yang penuh peluh.
" sayang...aku yakin kamu kuat...
kamu pasti bisa...ayo demi anak kita...
ucap Daniel menyemangati Vanya.
setelah beberapa kali mengejan akhirnya bayi nya keluar dan suara menangis nya yang menggema di dalam ruangan...
oeekk....oeekkk...
keluarga yang menunggu diluar pun tersenyum mendengar kelahiran cucu perempuan mereka , semuanya saling membagi kebahagiaan di rumah sakit itu....
....
2 hari kemudian.....
setelah beberapa hari dirumah sakit seluruh keluarga sudah boleh menjenguk Vanya,
" oo iya Dan , kamu mau kasih nama baby ini siapa ?...
tanya mama Vanya sambil menggendong bayi kecil Vanya dan Daniel karena dari tadi mereka berebut menggendong bayi yang baru berusia beberapa hari.
" emmm bagaimana jika namanya ....
AVYLINE JAYA NUGRAHA....bagus kan yank!..
tanya Daniel yang masih duduk di kursi samping berangkar Vanya...
" bagus kok , cocok banget ....
ucap Vanya yang melihat sekeliling tidak menemukan fazwa...
" ooh iya mi mana fazwa ....
tanya Vanya pada mamak Daniel.
" ooo fazwa di urus sama Ira , dari kemarin dia rewel ...
jawab mami Daniel yang sedang mengelus pipi lembut avyline ,
ucap mama Vanya...
Vanya tersenyum dan memang ia juga sangat merindukan fazwa yang masih berusia 4 bulan itu.
****
setelah 5 bulan kemudian ...
" ma pesawat pribadi ku sudah selesai di benahi... kita akan pergi besok sore....
ucap Daniel di ruang keluarga setelah pulang dari kantor.
orang tua mengangguk dan ada sedikit percakapan antara kedua orang tua Daniel dan Daniel yang membahas tentang tempat tinggal di Korea dan urusan pekerjaan yang sudah dipindah ke Korea.
setelah itu Daniel pergi kekamar karena sangat merindukan tiga bidadari nya....
saat hendak ke Kamar dan sampai di depan pintu ia langsung menjatuhkan tasnya dan
langsung berlari ke ranjang yang dimana ada putri kecilnya avyline yang sedang merangkak dan hampir jatuh dari kasur...
memang beberapa bulan ini mami dan mama Vanya selalu membantu Vanya mengurus dia putri kecilnya dan setelah Daniel pulang biasanya mama dan mertuanya nya pulang ke rumah masing-masing.
" sayang tidak papa kan ...uuu anak papa sudah aktif ya ...
ucap Daniel saat sudah menangkap avyline yang hendak terjatuh dan avy Hanaya tertawa karena ayahnya menempel kan hidungnya ke hidung Daniel.
Vanya yang sedang memandikan fazwa pun keluar setelah mendengar suara Daniel sambil menggendong fazwa yang sudah selesai mandi.
Daniel yang melihat banyak keluar dari kamar mandi pun meletakkan avy ke box bayi dan menghampiri Vanya yang sedang menggendong fazwa yang berbalut handuk.
" jika saja aku terlambat sedikit saja , mungkin avy akan terjatuh dari ranjang, yang lihat ...itu sangat tinggi...avy itu masih kecil tapi kau selalu saja mengutamakan fazwa dia bukan..ckk .... kau tidak becus..,
avy itu anak kandung kita !!...
ucap dengan meneriaki Vanya dengan marahnya.
Vanya yang mendapat teriakan dari Daniel pun meneteskan air mata , apalagi Daniel yang mengatakan ' avy itu anak kandung kita '
lalu bagaimana nasib fazwa.
" aku sudah berusaha mengurus kedua anak kita , mereka berdua itu anak kita bukan cuma avy , tapi memang benar aku tidak becus, saat
andai kau tahu tadi avy berada disini bersama mami dan kukira mami masih disini jadinya aku memandikan fazwa .... dan aku tidak suka kau membeda bedakan dimana posisi avy dan dimana posisi fazwa..."
ucap Vanya lalu pergi ke ranjang dan membaringkan fazwa dan memakainya pakaian nya lalu menggendong avy dan meletakkan nya di Samping fazwa dan menidurkan mereka berdua.
...
NEXT ONE 👉
HEPPY READING 😀