
Vanya yang sudah merasa nyaman dengan Sherly meminta tolong untuk menemani nya kekantor guru
visual Sherly
sampai di kantor guru..
permisi.. ucap vanya
" oh ya silakan masuk " ucap pak Fendi
pak Fendi umur kisaran 40 tahun
" oh kamu siswi baru ya,tadi papa kamu sudah mendaftarkan mu melalui asistennya kamu tinggal masuk kelas saja "ucap beliau
' tak disangka papa ternyata sudah mengatur semua nya ' berkata dalam hati sambil tersenyum ramah
" oh, terimakasih pak " sambil menunduk hormat
dalam hati Sherly, ' waw ternyata dia ramah tak sama seperti model model diluar sana
yang sombong ' ucap nya
" oh iya kelas biologi B2 dimana ya Sher" sambil menengok setiap kelas
" kau masuk kelas biologi B2,wae kita sekelas donk " sambil tersenyum riang
" benarkah " merasa senang ia sekelas bersama teman barunya, ia merasa senang dan nyaman bersama teman barunya
" ya sudah, ayosebentar lagi kelas akan dimulai ikut aku sambil menggandeng tangan vanya .setiap ia Melawati para siswa siswi
semua mata tertuju pada kecantikan Vanya.
" hei kau lihat semua pasang mata para pria itu melihat kita,eh tidak lebih tepatnya melihat mu" ucapnya yang ditanggapi senyuman oleh Vanya .
" kenapa kau tersenyum" tanya Sherly polos
" kau lucu jika sedang bicara formal ,haha"ucap canda Vanya
"benarkah"ucapnya senang karna di puji oleh Vanya
" ini kelas kita,oh iya kamu duduk di bangku kosong samping ku situ ya ,ok" sambil menarik tangan Vanya.
" oh iya berapa umurmu ,dari tadi aku ingin bertanya ,karma penasaran,kau mirip seperti adikuasa sangat polos dan imut" jawabnya jujur
"aku 24 ,kau" sambil mengeluarkan Bu ku ke atas meja.
"aku memang terlihat awet muda" ucapnya percaya diri
" hey kau pede sekali" jawabnya sambil terkekeh
Sherly hanya mengerucutkan bibirnya
"hei kau model cantik yang terkenal itu ya," tanya seorang laki-laki yang paling tampan dan playboy di kelas itu
"iya Hay" jawabnya datar tanpa melihat nya
dan Sherly yang mendengar suara Doni tubuh pun langsung menoleh ke sumber suara.
" hey,kau playboy jangan dekati temanku."sambil menunjuk ke arah Doni,ya memang Sherly tidak suka dengan Doni yang terkenal suka memainkan wanita.
" hey kau aku bicara pada si cantik ini,bukan dirimu" jawabnya tak mau kalah.
ditengah perdebatan tersebut , dosen masuk untuk mengajar tugas . Doni yang sedang bertengkar dengan Sherly langsung reflek duduk di bangkunya.
Vanya hanya terkekeh melihat sahabatnya yang sensitif terhadap pria tersebut.
3 jam kemudian bel istirahat berbunyi dan semua siswa keluar kelas untuk mengisi perut mereka.
" Vanya kau dengarkan aku .jangan mau didekati oleh playboy Doni itu, dia itu suka mempermainkan wanita " ucapnya serius pada Vanya.
" baiklah my friend" sambil tersenyum
" syukurlah,ayo kita ke kantin kita isi perut, "sambil menarik tangan Vanya saat berlari ada tiga Siswi yang tidak senang dengan kehadiran siswi baru tersebut ( Vanya ),melihat ia sedang mengarah ke kantin ia menyandung kaki Vanya dan Vanya yang tak seimbang terhuyung akan terjatuh dan ..
Brukkk
ia terjatuh ke pelukan laki laki ,tak lain itu adalah Daniel dan teman temannya tak sengaja lewat situ.semua orang disuguhi pemandangan tersebut pada baper... ciee baper...heheh
Daniel Phof
aku disuruh pak firman untuk memberi tau kelas biologi B2 akan ada kelas olahraga sehabis istirahat ,dan tak sengaja melihat
Jesica merentangkan kakinya hendak menyandung murid baru tersebut ,dan entah dorongan dari mana aku melihat gadis tersebut akan terjatuh dan .. brukkk
dia jatuh dipelukanku dan tak sengaja mataku bertemu dengan mata biru tersebut indah, cantik dan jantung nya berdebar kencang .dan aku tersadar saat ada orang yang bersorak. dan reflek aku menjatuhkan tubuh gadis tersebut.
dan aku jalan begitu saja tanpa sepatah kata pun.
#jangan lupa vote like ok