
ENJOY EVERYTHING
*
*
*
Disisi lain....
ketika malam hari
Daniel berusaha menelpon Vanya , ya dari siang ia tidak menemukannya Vanya ia pikir Vanya sedang main kerumah nya. tapi saat ditunggu tunggu ia tidak pulang juga.
tanpa berpikir panjang Daniel langsung melajukan mobilnya ke rumah mertua nya.
ia berfikir kenapa Vanya tidak mengangkat telepon nya . Vanya tak pernah menolak jika Daniel menelpon nya .tapi kenapa jadi begini.
ia merasa kesal karena tidak tau keberadaan Vanya.
saat sudah sampai dirumah mertua nya .Daniel masuk dengan mengucapkan salam lalu mertua dan adik ipar nya yang sedang bercanda tawa itu seketika berhenti karena kedatangan Daniel menantunya.
" ma apa kabar ?" tanya Daniel sambil menyalami kedua mertuanya dengan sopan.
" tumben sekali nak , kamu kesini tidak kabar kabar ?" Tanya mama pada Daniel.
" iya ma, oh iya dimana Vanya ?" tanya Daniel to the point .
mama Vanya yang mendengar pertanyaan Daniel pun mengernyitkan dahi nya .karena bingung bagaimana mungkin suami dari
anaknya menanyakan keberadaan istrinya sendiri ada mereka.
melihat hal itu Kanya mengingat kejadian tadi siang , ia lupa memberi tau mama nya tentang kejadian tadi,
" bukannya Vanya dirumah kak, tadi siang dia sempat datang kesini !" jawab Kanya atas pertanyaan yang Daniel lontarkan.
" bagaimana mungkin dari tadi siang dia tidak pulang , tunggu aku telpon mami dulu " ucapnya lembut dengan nada khawatir , sebagai papa mertua ia merasakan kekhawatiran Daniel pun menepuk bahu Daniel untuk menenangkan nya.
setelah menelpon maminya Daniel malah dapat pertanyaan balik dari sang mami, lalu menyudahi telponnya tersebut.
" bagaimana mungkin Vanya tidak dirumah mami " sambil mendudukkan tubuhnya kasar kesofa rumah mertuanya itu.
" apa kalian ada masalah ?" tanya mama dan dapat anggukan dari papa vanya.
" tidak ma , kami bahkan baik baik saja
tadi pagi sebelum pergi kekantor pun dia masih menemaniku berangkat kerja !" ucap Daniel dengan keadaan campur aduk.
" ma sebenarnya tadi siang kakak kesini mencari mama sambil menangis, dan seperti nya ada sesuatu yang membuat kakak menangis !" ucap Kanya.
" kenapa kau baru bilang sekarang,
pah bagaimana dengan Vanya!!" ucap mama khawatir.
" papa dan mama tenang saja , Daniel akan mencari Vanya . Daniel pamit dulu pa ma " ucapnya langsung berpamitan dan pergi untuk mencari Vanya.
saat dimobil
" be kamu dimana , kenapa kamu pergi.
apa salah ku ...aaaaaaaakkhhh...!!" teriak Daniel sambil memukul stir mobil.
saat sudah dirumah dia mengerahkan seluruh anak buah nya dan juga papanya untuk mencari Vanya.
singkat cerita
pagi tiba Daniele yang dalam keadaan tidak tidur semalaman dia sekarang terlihat berantakan seluruh kamar acak acakan.
mami Daniel datang kerumah dengan membawa Febby yang mengaku sedang mengandung.
" Daniel bagaimana Vanya tidak pergi kau sudah membuat nya kecewa, apa kau tidak punya malu kau harus tanggung jawab !!" teriak mami yang marahnya sudah sampai Ubun ubun.
" mami bilang dia hamil mama jangan bercanda , apa mama tidak lihat keadaan ku yang terpuruk ini dan mama menambah masalah dan bilang dia hamil ankaku, aku saja tidak pernah meniduri nya !!" ucapnya sambil tersenyum sinis.
" bagaimana kau mencuci otak mamiku hah...
dasar perempuan tamak , licik..plakkk"
mami Daniel langsung menampar pipi kanan Daniel .
dan berkata.
" kau harus tanggung jawab setidaknya sampai anak ini lahir ,dan ini buktinya , mama akan meminta maaf kepada mertua mu karena kelakuan yang sudah kau lakukan" ucap mami Daniel kesal...dan berlalu pergi..
.
.
.
NEXT ONE 👉
Heppy reading 😀