My Husband Hates Me

My Husband Hates Me
Membelah perutmu


Kaira menyentuh keningnya yang berdenyut sebelum menjawab pertanyaan temannya "apa kau sungguh ingin tau, apa yang akan membuat ku memaafkan mu dan kembali seperti dulu?" tanyanya sebelum menyatakan keinginannya


"Iya katakan, aku pasti akan membantu sebisa ku" Jawab Keylin yakin karena kasihan melihat kondisi temannya


"Aku mau gugurkan anak ini, apapun caranya"


Keylin membelalakkan matanya mendengar keinginan gila sahabatnya "What … apa tidak ada cara lain Kali selain kau terus bersikeras ingin menggunakannya, kau tau sudah beragam macam cara yang kamu lakukan tapi tidak berhasil, mungkin sudah kehendak Tuhan bahwa kamu harus membesarkan anakmu" ucapnya berusaha menjelaskankan.


"Tidak..hanya itu saja yang aku inginkan" masih Keukeh dengan pendiriannya. nanti Nyesel lho Kai Thor udah berusaha membuat Keylin menjelaskan agar kamu tidak nyesel nantinya🤭


Keylin menghembuskan nafas pelan. Sahabatnya benar-benar keras kepala, mungkin karena sejak lahir terbiasa makan dari sendok emas, karena iya putri satu-satunya di keluarga Senjaya, sehingga membuatnya menjadi orang yang keras kepala apapun yang diinginkan harus selalu iya dapatkan.


"Apa yang bisa kulakukan untuk menolong mu"


"Kalau aku tau sudah dari dulu anak ini lenyap" jelasnya menatap jengkel karena temannya balik bertanya kepadanya cara yang dilakukan untuk menggugurkan anaknya.


Lama Keylin berpikir barulah iya menemukan cara yang dirasa pas "Aku tau sekarang" sambil tersenyum penuh arti kerah Kaira


"apa cara yang kamu temukan, aku tidak mau kali ini sampai gagal"


"Tidak ada cara lain selain membelah perutmu"


"What.. apa kau gila, itu sama saja membunuhku"


"Tidak ada cara lain selain itu, kamu tau sendiri sudah semua jenis obat sudah kamu coba tapi tidak berhasil" sambil menaikan kedua bahunya pertanda terserah kalau tidak setuju dengan sarannya. Iya terpaksa menyarankan cara Operasi Caesar, karena iya pikir kalaupun anak itu lahir namun dibenci oleh ibunya sendiri itu sama saja akan menyakiti anaknya lebih dalam lagi.


"Kau tau itu akan menyakitiku"


"Tadi kamu bilang akan menolong ku untuk mengangkat anak ini dari perut ku" menunjuk kearah perutnya. "Sekarang kamu menyalahkan aku karena memikirkan nyawaku"


"Ya memang, aku hanya tidak ingin kamu menyesal kemudian hari , dan menyalahkan aku karena menghasutnya membunuh anak sendiri, aku tidak pernah menghasut mu, aku hanya memberimu pilihan, seperti kau tahu Radit sangat bahagia saat mengetahui kamu mengandung anaknya, apa tega menyakiti perasaannya dengan membunuh anak!. Aku akan pulang sekarang aku mau kamu berpikir sebelum memutuskan pilihan, setelah kamu memutuskan hubungi aku, aku akan membawamu kepada kenalan ku di Klinik Darma Putra" jelasnya tegas sambil bergegas meninggalkan rumah Kaira menuju Butik miliknya.


Setelah kepergian Keylin, iya kembali memikirkan kata-kata Keylin, iya masuk kedalam kamarnya meraih foto pernikahannya, mengusap pelan wajah Radit disana, tidak terasa air matanya jatuh begitu saja memikirkan begitu bahagianya Seorang Raditya Hendra Hermawan saat tau ada Raditya junior tumbuh dalam rahimnya. Namun entah pemikiran dari mana membuatnya begitu nekat untuk tetap melenyapkan calon anaknya sendiri.


"Maafkan aku" ucapnya semakin jadi menangis


Setelah dirasa keputusannya cukup mantap, iya menghubungi Keylin.


*


*


Keylin telah tiba di butik miliknya, dan kini tengah melayani pengunjung, iya memanggil pelayan yang membantunya disana untuk menggantikannya


Drtt..Drtt...


Iya meraih HP nya "Kaira! kenapa secepat ini dia menghubungi ku, apa dia benar-benar sudah berpikir dengan matang" gumamnya sendiri karena baru satu jam dia pulang dari rumah sahabatnya.


.


.


BERSAMBUNG