IK MIS JE

IK MIS JE
PART 78


Esok harinya di saat sarapan bersama, tuan vries memberitahukan olivia sesuatu


"sayang hari ini kamu dandan yang cantik ya dan pakai gaun yang bagus". "memangnya kita mau kemana papa ?". "hari ini kita akan pergi ke toko baju dan langsung ke studio foto kita akan mengadakan foto keluarga hari ini". "hari ini kita akan foto keluarga pa". "iya sayang". "olivia mau pa". "kalau begitu sehabis ini kamu berganti baju ya dan minta bude marni membantu kamu untuk berdandan ya". "iya pa".


Olivia yang tidak tau apa apa begitu bahagia. Ia segera berlari ke kamar untuk berganti gaun. Setelah itu dengan di bantu bude marni ia berdandan dengan sangat cantik. Rambut pirangnya di sisir dengan sangat rapi dan di ikat lalu di beri hiasan rambut berbentuk bunga yang sangat cantik


"papa aku sudah siap ". "ayo sayang kita pergi sekarang".


Di temani pakde darto mereka berjalan menuju kota. Olivia sangat antusias dan bahagia karena di ajak berjalan jalan dengan sang ayah. Bukan karena dia akan di ajak untuk membeli baju baru tapi karena akhirnya ayahnya dan ibunya ada waktu untuk bermain bersama dirinya. Selama ini papa dan mamanya sangat sibuk dengan urusan masing masing. Sang papa sibuk di kantor sedangkan sang ibu sibuk mengurusi rumah beserta para pelayan.


2 jam kemudian mereka sudah sampai ke kota


"tuan kita pergi ke toko baju mana". "toko baju langganan ibu yang paling mahal di kota ini darto". baik pak".


Mereka sudah sampai di depan toko. Mereka bertiga membeli baju yang paling terbaik dan paling mahal. Setelah itu mereka segera menuju studio foto untuk foto keluarga. Setelah selesai mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka


"tuan kemana lagi kita hari ini ?". "kita pergi ke restoran favorit saya, hari ini kita makan makan di restoran favorit saya termasuk kamu darto". "terima kasih tuan ".


Mendengar hal tersebut tentu saja membuat olivia senang


Seharian mereka sekeluarga menghabiskan waktu bersama. setelah puasa berjalan jalan mereka pun pulang ke rumah


"olivia bagaimana nak kamu senang tidak jalan jalan hari ini ?". "senang pa tapi olivia bukan saja senang karena di belikan baju baru atau makan di restoran tapi juga olivia senang karena hari ini olivia dapat menghabiskan waktu bersama papa dan mama".


Saking lelahnya setelah berganti baju olivia langsung ketiduran. Melihat sang putri yang sudah tertidur pulas, sang mama langsung masuk ke dalam kamar olivia sambil membelai lembut rambut olivia.


"nak mama sayang sekali denganmu nak , mama tidak sanggup berpisah denganmu, tapi mama lebih tidak sanggup lagi kalau melihat kamu mati karena mama".


Tuan vries ikut masuk ke dalam kamar


"mama". "papa". "mama sedang apa di sini ?". "mama sedang menikmati detik detik terakhir mama bisa membelai rambut olivia pa karena nantinya mama tidak akan bisa membelai rambut anak kita lagi".


Tuan vries tidak sanggup lagi membendung air matanya. Ia benar benar tidak sanggup untuk menghadapi hal ini. Ia tidak sanggup berpisah dari sang istri. tapi juga ia tidak sanggup untuk kehilangan sang anak. Ia dalam keadaan yang benar benar sulit


"mama biar papa temani mama di sini ya, papa juga ingin menghabiskan waktu bersama mama dan olivia, papa sama sekali tidak ingin melewatkan waktu sedikit pun bersama mama dan olivia".