
Sore ini ikbal berencana mengajak tika untuk menjenguk lyra.
"tika nanti aku jemput ya , kamu siap siap ". "iya ikbal".
Sebelum Ikbal pulang ke rumahnya, ikbal masih sempat mampir ke rumah temannya dion
"dion apa kabar ?". "baik , tumben kamu mampir kemari ? memangnya kamu ada keperluan apa denganku ?". "aku bisa minta tolong sesuatu padamu tidak dion ?". "tentu saja bisa"
Sampai di rumah ternyata mama ikbal belum pulang juga. Ikbal berfikir mungkin mamanya masih menginap di rumah tante tatik untuk membantu tante tatik mengurus cucunya yang baru lahir
Ikbal terlebih dahulu menjemput tika. Setelah itu mereka berdua bersama sama pergi ke rumah sakit. Beruntung ketika sampai di sana lyra masih dalam keadaan terjaga sehingga mereka masih sempat mengobrol sebentar.
"lyra aku kangen sekali denganmu". "aku juga tika ". "lyra kapan kamu bisa pulang dari rumah sakit dan kembali ke sekolah ?". "aku belum tau tika , doakan saja aku cepat sembuh ya".
Mereka berdua tidak bisa berlama lama di rumah sakit karena lyra harus segera kembali beristirahat. Namun sebelum pulang mereka berdua masih sempat memberikan lyra sesuatu
"lyra , ini ada hadiah dari ku dan tika, buat menemani kamu di rumah sakit". "lucu sekali, terimah kasih ikbal , terimah kasih tika".
Ikbal dan tika memberikan lyra boneka beruang berwarna kuning yang sangat lucu. Setelah itu mereka berdua berpamitan untuk pulang
Jam 12 malam pun tiba dan suster caroline kembali menjenguk lyra.
"welterusten lyra ". welterusten suster caroline mulder". "lyra kamu sudah hafal belum lagu yang kemarin suster ajarkan padamu kemarin ?". "belum suster". "kalau begitu hari ini suster akan mengajarimu lagi lagu tersebut ".
Suara suster caroline benar benar sangat indah. Lyra sampai takjub mendengarnya. Setelah selesai bernyanyi suster caroline kembali mengajak lyra mengobrol
"suara suster caroline benar benar sangat bagus". "terimah kasih lyra , lyra ada sesuatu yang ingin saya katakan". "apa itu suster". "saya tidak tau sampai kapan kamu menginap di rumah sakit ini, jadi saya ingin meminta bantuan kepadamu". "suster ingin meminta bantuan apa kepadaku ?". " sebenarnya suster ingin menitipkan suatu benda yang paling berharga bagi hidup suster kepadamu ". "apa itu suster ?".
Suster caroline mengeluarkan sebuah buku diary tua miliknya
"lyra , ini adalah buku diary milikku, aku sendiri tidak tau apakah aku bisa menjaga buku diary ku ini dengan baik atau tidak , atau apakah buku diary ini aman atau tidak ketika bersamaku , jadi aku ingin kamu menjaga buku diary ku ini , bisa kan lyra". "tentu saja bisa suster caroline". "dan di saat yang tepat nanti, pasti aku sendiri akan datang langsung kepadamu untuk mengambil kembali buku diary ku ini". "tenang saja suster caroline , aku berjanji akan menjaga baik baik buku diary milikmu ini". "lyra berjanjilah , apapun yang terjadi jangan pernah memberikan buku diary ku ini kepada siapapun, karena buku ini sangat berharga bagiku". "aku berjanji suster caroline, percayalah padaku". "aku percaya padamu lyra". "suster Caroline aku juga berjanji kepada suster , bahwa aku tidak akan pernah lancang untuk membuka apalagi membaca buku diary ini, karena buku ini berisi rahasia rahasia suster caroline ". "terimah kasih lyra , tetapi apabila sewaktu waktu terjadi sesuatu dan kamu ingin mengetahui tentang siapa diriku yang sebenarnya, jangan ragu untuk membuka dan membaca buku diary ku ini". "baik suster caroline".
tanpa mereka berdua sadari dari balik jendela kamar rumah sakit, ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka berdua. sambil menghapus air matanya ia mengatakan sesuatu
"vergeef me ".