
Sepertinya sang ratu sudah bulat dan tidak bisa di ubah kembali
"maaf mbah tetapi keputusanku tidak bisa ku ubah, olivia harus menggantikan posisi keponakan saya di sini".
Mbah saban benar benar terlihat patah arah. Iya sudah pasrah dengan keadaan yang ada. Mbah saban akhirnya memutuskan untuk kembali ke alam manusia. Namun di detik detik terakhir ternyata sang ratu duyung berubah pikiran
"baiklah kalau itu sudah menjadi keputusan mutlak yang mulia , saya akan menghormatinya, kalau begitu saya akan pamit dulu yang mulia".
Baru beberapa langkah mbah saban melangkah , sang ratu duyung kembali memanggilnya
"tunggu mbah saban, baiklah akan ku ubah keputusanku".
Mbah saban berbalik, iya merasa sangat senang mendengar keputusan dari sang ratu duyung".
"terimah kasih yang mulia atas kebijakan yang mulia".
Sang ratu menarik nafas yang sangat panjang
"aku mengubah pikiranku, aku akan membebaskan gadis tersebut , tetapi ada syaratnya". "apa syaratnya yang mulia ?". "syaratnya harus ada seseorang yang mengantikan posisi gadis tersebut di sini".
Mbah saban sedikit terkejut dengan perkataan dari sang ratu
"maksudnya yang mulia ratu, ratu meminta orang lain untuk menggantikan posisi nona olivia di sini ?". "iya benar mbah ".
Sebenarnya persyaratan dari sang ratu duyung sama beratnya namun mbah saban sama sekali tidak mempunyai pilihan lain
Sang ratu kembali berfikir
"tidak juga mbah , ia boleh laki laki atau perempuan, ia juga boleh lebih tua atau lebih muda dari gadis tersebut tetapi yang pasti dan harus adalah". "yang pasti apa yang mulia ?". "yang pasti dia harus berwajah tampan atau cantik, itulah persyaratan yang wajib di penuhi mbah".
Mau tidak mau mbah saban menyanggupi persyaratan dari yang mulia ratu
"baik yang mulia, akan saya terima semua persyaratan yang mulia berikan". "bagus yang mulia".
Mbah saban pun berpamitan kepada yang mulia ratu
"kalau begitu saya pamit dulu yang mulia , saya akan kembali lagi setelah menemukan seseorang yang sangat cocok untuk menggantikan nona olivia di sini". "baik mbah".
Mbah saban pun kembali ke alam manusia
Sementara itu tuan vries dan mas danu dalam perjalanan menuju ke desa, namun di tengah jalan tiba tiba mobil mereka berdua mogok. Tuan vries dan mas danu menjadi sangat panik. Mas danu segera turun untuk memperbaiki mobil mereka
"tuan vries tunggu sebentar, saya akan mencoba memperbaiki mobil tuan". "iya danu".
Di dalam mobil jantung tuan vries kembali kumat. Jantung tuan vries kembali terasa sakit. Namun tuan vries berusaha menyembunyikannya dari mas danu. Ia tidak ingin membuat mas danu menjadi panik dan khawatir. Tuan vries juga berusaha menguatkan dirinya agar bisa kuat sampai ia tiba di rumah nanti. Ia hanya bisa berdoa kepada Tuhan agar menguatkan dan memberikan kekuatan padanya.
Tuan vries pov
"Ya Tuhan demi putriku tolong kuatkan lah saya. Saya tidak ingin kehilangan putriku seperti aku kehilangan istriku tercinta".