
Akhirnya mereka bertiga sampai di tepi daratan yang memiliki pohon berbuah emas. Kita sebut saja pulau emas. Pohon pohon di sini menghasilkan emas berbentuk buah dan asal di ketahui semua emas emas di sini adalah emas asli dan murni. Siapa pun yang berhasil mengambilnya pasti akan menjadi orang yang sangat kaya. Tetapi kalian jangan asal mengambil buah buah emas yang ada di di sini. Jika kalian dengan lancang mengambil buah buahan di sini dan ketahuan oleh penghuni tempat ini maka nyawa kalian lah taruhannya. Ikbal sebagai manusia biasa tentu saja terpesona dengan apa yang ia lihat. di depannya sekarang. Seakan akan ia sedang melihat keajaiban dunia
"the miracle".
Mbah darsa, adalah nama jin yang mendiami raga mama ikbal sekaligus anak buah tuan van de beek sepertinya bisa membaca pikiran ikbal. Ia pun memberikan peringatan kepada ikbal
"tuan ikbal saya tau tuan ikbal sangat terpesona dengan apa yang tuan sedang lihat sekarang karena yang seperti ini tentu tidak ada di alam tuan , namun kalau tuan ikbal mengijinkan, saya akan memberitahukan sesuatu yang sangat penting kepada tuan ikbal dan juga tuan kuswan". "apa itu mbah darsa ?". "tuan tuan jangan sekali kali tergoda untuk mengambil emas emas yang berada di sini atau tuan tuan semua tidak akan pernah bisa kembali ke alam manusia ".
Mendengar hal tersebut tentu saja membuat ikbal menjadi merinding. mbah darsa pun kembali melanjutkan ceritanya
"pemilik pulau ini memang sangat jahat , tapi ia sangat menyanjung tata krama dan kesopanan serta etika, jadi tindakan seperti mencuri walaupun hanya sebutir buah emas sama sekali tidak akan pernah ia maafkan ". "mbah darsa apakah aku boleh bertanya sesuatu kepada mbah darsa ?". "boleh tuan ikbal". "apakah pernah ada manusia yang ketahuan mencuri buah emas di sini dan di hukum di alam ini untuk selamanya ?".
mbah darsa sejenak terdiam
"ada tuan, sekarang ia di hukum selamanya berada di tempat ini". "siapa kah dia ? mbah darsa tolong ceritakan kronologinya dengan lebih jelas kepadaku, aku sangat penasaran".
"baiklah kalau tuan Ikbal memaksa , akan saya ceritakan kejadian mengerikan itu kepada tuan Ikbal dan tuan kuswan".
kembali ke 1942 tahun yang lalu
Terlihat 3 manusia yang sedang melakukan perjalanan menuju alam gaib lebih tepatnya mereka sedang menuju pulau emas. Mereka terdiri dari sang ayah, anak perempuannya serta satu asisten rumah tangganya. Tujuan mereka tidak lain untuk mengambil buah buah emas yang berada di pulau ini. Bahkan mereka bertiga sudah membayangkan betapa kayanya mereka apabila misi mereka berhasil
"papa aku ingin gaun indah sebanyak satu lemari seperti punyanya tania ". "iya sayang jangankan 1 lemari , satu toko pun papa akan berikan". "tuan besar aku tetap akan dapat bagian kan kalau misi ini berhasil , uangnya mau aku belikan perkebunan teh di kampung saya". "tentu saja beno , saya yakin setelah ini kamu akan menjadi juragan tanah di desamu".
Mereka bertiga hanya membayangkan yang indah indah saja tanpa mereka sadari bahaya yang akan mereka dapatkan sebentar lagi
Mereka bertiga pun sudah sampai di pulau emas. melihat begitu banyak buah emas di atas pohon tentu saja mereka gelap mata. dengan kalap mereka langsung mengambil buah buah tersebut. entah berapa karung buah emas telah mereka ambil. Aroma kekayaaan sudah tercium dari karung karung tersebut