IK MIS JE

IK MIS JE
PART 48


Sesampai di rumah, olivia langsung di sambut bude marni dengan penuh rasa khawatir


"astaga non olivia dari mana saja ? bude marni panik sekali".


Olivia menunjukkan hasil pancingannya kepada bude marni


"aku baru selesai memancing dari danau bude marni".


Bude marni hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia benar benar pusing dengan nona mudanya yang satu ini. Benar benar sangat bandel dan tentu saja membuatnya sering di marahi tuannya


"non olivia jangan begitu dong non, kalau non begitu terus nanti bude marni di marahi sama tuan besar".


Olivia yang malas mendengar ceramah dari bude marni hanya diam saja dan berjalan menuju kamarnya meninggalkan bude marni. Sementara itu tini yang sedari tadi merasa tidak enak dengan olivia memutuskan untuk meminta maaf kepada olivia


"nona olivia".


Olivia yang masih merasa kesal dan marah kepada tini sama sekali tidak mau menjawab salam dari tini


"nona masih marah ya dengan saya".


Olivia lagi lagi tidak mau menjawab pertanyaan dari tini. Tini akhirnya menyerah dan pergi meninggalkan olivia sendirian di dalam kamar.


Selesai mandi, olivia kembali merias wajahnya dan di saat itulah ada seseorang yang datang ke rumah dan mencarinya


"selamat siang bude marni".


Nampak di depan bude marni seorang pemuda pribumi tampan berkulit sawo matang yang sangat manis dan memiliki senyum yang tidak kalah manis dengan kulitnya


Dengan semangat bude marni mencari olivia di dalam kamarnya


"non olivia ada yang mencari non". "siapa yang mencari saya bude siang siang begini ?". "coba non tebak dulu, non pasti tau siapa orangnya".


Olivia langsung teringat akan seseorang yang selalu membuatnya tersenyum


"mas satria bude marni". "benar non". "aduh bagaimana ini bude marni, saya belum selesai pakai makeup". "non olivia tenang saja dulu, non selesaikan makeup non dulu biar bude yang menemani tuan satria sebentar". "iya bude".


Satria bagaskara adalah seorang anak priyayi di desa olivia. Keluarganya adalah pengusaha kain di desanya. Mas satria adalah teman dari kakak sepupu olivia dan juga teman masa kecil olivia. Olivia sudah sangat lama menyukai mas satria. Namun olivia sendiri tidak tau apakah mas satria menyukainya dia juga atau tidak


"Mas satria tunggu sebentar ya, non olivia ya masih ganti baju". "iya bude".


10 menit kemudian olivia datang menemui mas satria


"mas satria maaf menunggu lama". "tidak apa apa dek olivia". "mas sedang ada keperluan apa kok tiba tiba datang mencari saya".


Mas satria tersenyum memandang olivia. senyumannya yang manis itu membuat olivia semakin menyukainya


"tidak apa apa dek, mas sangat rindu dengan dek olivia dan kebetulan mas ada waktu luang jadi mas mempergunakannya untuk bertemu dengan dek olivia".


Olivia tentu saja sangat bahagia mendengarnya.


"mas bagaimana kalau kita berjalan jalan sebentar". "tapi mas takut kalau mengajak adek tanpa meminta ijin dari papa adek, papa adek jam segini pasti masih berada di tempat kerja kan ?". "tidak apa apa mas, mas minta ijin saja dengan bude marni, aku yakin apabila mas yang mengajak aku berjalan jalan pasti papa tidak akan marah".