IK MIS JE

IK MIS JE
PART 103


Tuan vries terkejut permintaan dari sang putri


"sayang apa yang kamu katakan ".


Olivia berusaha untuk tidak menanggapi sang ayah


"nenek mohon dengarkan aku , biarkan aku tetap menjalani hukumanku".


Sang ratu terlihat sedikit ragu mengenai keputusan olivia


"Olivia pikirkan baik baik sayang, jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari".


Olivia berusaha meyakinkan keputusannya


"nenek aku serius , aku tidak akan pernah menyesali keputusan Kun ini, aku mohon nenek , paling tidak dengan aku menerima hukuman dari nenek maka aku bisa mengurangi sedikit rasa bersalahku kepada mama dan ".


Olivia tidak melanjutkan kalimatnya


"dan apa sayang ?". "dan aku tidak ingin ada orang lain lagi yang tidak bersalah dan tidak tau apa apa harus berkorban demi diriku , sekali lagi aku mohon nenek".


Mas satria berusaha membujuk olivia agar merubah keputusannya.


"dek olivia jangan seperti itu, mas ikhlas menggantikan posisi dek oliv di sini".


Olivia tetap yakin akan keputusannya


"saya sudah yakin akan keputusan ku mas, saya mohon hargai dan terima keputusan saya ini".


Dari arah luar muncul seorang duyung cantik berambut pirang, namun terlihat seusia dengan mama olivia


"mas tidak usah khawatir , aku akan menjaga olivia selamanya di sini".


Tuan vries terkejut melihat duyung tersebut


"tracy ? ". "iya mas , ini saya".


Tuan vries menangis melihat adik sepupu nya itu


"apa kabar tracy , wajahmu tidak berubah sama sekali dari terakhir aku melihatmu".


Tante tracy tertawa mendengar hal tersebut


"mas aku sekarang bukan manusia lagi tapi seorang putri duyung, aku sekarang jauh lebih abadi daripada manusia biasa".


Olivia melihat wanita yang ada di depannya tersebut


"jadi tante adalah ?". "iya sayang saya adalah tante kamu , tante tracy , olivia sekarang kamu sudah tumbuh menjadi gadis remaja ya, pengorbanan tante ternyata tidak sia sia".


"kamu tenang saja sayang, tante akan menjaga kamu di sini seperti tante menjaga kamu di alam manusia".


Olivia tersenyum bahagia. Kini walaupun ia berada di alam duyung tetapi ia tidak sendirian. Ia yakin lambat laut ia akan betah di alam ini


"terima kasih tante tracy".


Tuan vries masih tidak menerima keputusan dari olivia


"sayang pikirkan lagi baik baik keputusanmu".


Mas satria juga meminta olivia untuk merubah keputusannya


"dek olivia jangan seperti itu dek , mas satria ikhlas menggantikan posisi dek oliv di sini".


Olivia tidak perduli sama sekali dengan perkataan dari papa dan mas satria.


"nenek keputusanku sudah bulat, tolong nenek kabulkan keinginan saya ini".


Sang ratu pun tersenyum mendengar keputusan dari olivia


"keputusan yang bijak sayang , akan aku kabulkan permintaanmu itu".


Olivia berbalik menatap semua orang yang ia cintai untuk terakhir kalinya


"aku menyayangi kalian semua, selamat tinggal".


Sang ratu duyung pun menggunakan kekuatan nya untuk mengembalikan papa olivia dan lainnya ke alam manusia serta menutup rapat pintu menuju ke alam mereka.


Di detik detik terakhir sebelum sang papa menghilang ia masih sempat berkata suatu kalimat kepada olivia


"olivia papa sangat menyayangimu nak".


Mas satria pun masih sempat meneriaki olivia suatu kalimat


"olivia kita memang tidak bertemu di kehidupan ini, tapi pasti kita akan bertemu di kehidupan berikutnya, aku janji olivia ".


Dan dalam sekejap mereka semua menghilang dari hadapan olivia. Olivia pun menangis dengan kencangnya


Olivia pov


"selamat tinggal papa, selamat tinggal mas satria , selamat tinggal semuanya, semoga kita bisa bertemu di kehidupan selanjutnya".


Tante tracy langsung memeluk olivia


"tenang saja sayang , firasat Tante suatu hari nanti kalian akan bertemu mereka semua di waktu dan tempat yang berbeda , di saat yang tepat, kamu sabar saja sampai waktu itu tiba". "iya tante, aku akan sabar sampai waktu itu datang".