IK MIS JE

IK MIS JE
PART 101


Di tengah tengah kesedihan mereka. tiba tiba sang ratu duyung teringat sesuatu


"tunggu vries , aku memang tidak bisa menghidupkan kembali tracy menjadi manusia tapi". "tapi apa tante ?".


Sang ratu duyung mengeluarkan sebuah sisik ajaibnya dan langsung ia tanam di atas tanah. Tiba tiba muncul angin ribut dan dari angin ribut tersebut muncul tante tracy yang sudah berubah wujud menjadi putri duyung seperti sang ratu dan mama olivia


"vries aku memang tidak bisa menghidupkan kembali tracy sebagai manusia tetapi aku bisa merubah wujudnya yang telah berubah dari angin menjadi putri duyung".


Tante tracy terbangun dari pingsannya dan ia sedikit kebingungan melihat wujudnya yang sudah berubah menjadi putri duyung


"ada apa denganku ?".


Sang ratu tersenyum manis ke arah tante tracy


"anak manis aku memang tidak bisa menghidupkan mu kembali tetapi aku bisa merubah wujudmu menjadi putri duyung, ayo nak ikut aku ke alamku di sana mama olivia sudah menunggumu , tenang saja mulai hari ini aku telah resmi mengangkat mu menjadi anak angkat ku dan ku beri gelar putri kepadamu, kamu akan baik baik saja dan aman di alam ku". "baik yang mulia, terima kasih yang mulia".


Sebelum pergi tante tracy berpamitan kepada olivia, tuan vries dan pakde darto.


"olivia tante pergi dulu ya, tumbuh jadi anak yang baik ya olivia". "iya tante". "mas aku pamit dulu ya". "iya tracy". "pakde darto aku pamit dulu , tolong jaga olivia sampai besar ya". "iya nyonya".


Tante tracy juga sempat mengatakan sesuatu kepada tuan vries


"mas aku ingin meminta tolong sesuatu kepadamu, tolong hapuskan ingatan semua orang tentang diriku, cukup mas , pakde darto dan bude marni yang mengingat diriku, mas mengerti kan ". "iya dek olivia , mas mengerti".


"vries tanam benda ini di depan halaman mu dan ucapkan keinginanmu , maka keinginan mu pun akan terkabul". "iya tante".


Dalam sekejap sang ratu pun kembali ke alamnya. Begitu juga dengan tuan vries, pakde darto dan olivia yang juga sudah kembali ke rumah mereka. Begitu sampai di rumah , olivia langsung pingsan karena kelelahan.


"pakde darto tolong gendong olivia sampai di kamarnya". "baik tuan ".


Tuan vries pun mengambil sekop dan menggali tanah. setelah di rasa cukup dalam ia langsung menanam beberapa biji bijian pemberian sang ratu tadi. Ia pun mengucapkan sesuatu


"aku ingin semua kejadian malam ini di lupakan oleh seluruh dan seisi rumah, mereka tidak akan pernah mengingat kejadian malam ini dan juga mereka semua tidak akan pernah mengingat lagi tentang tracy , semua penghuni rumah ini dan siapapun yang mengenal tracy akan melupakan tracy seakan akan tracy tidak pernah hidup di dunia ini kecuali saya , pakde Darto dan bude marni saja yang mengingat kejadian malam ini dan juga mengingat siapa itu tracy".


Esok harinya semua terbangun dengan penuh tanda tanya dan keheranan.


"mengapa kita semua berada di sini ?". "iya ya , mengapa kita semua tidur di lantai ?"."mengapa badan kita terluka seperti ini ?".


Tuan vries pun secara diam diam telah memberitahukan pakde darto dan bude marni mengenai permintaan itu tadi malam. Bude marni begitu terkejut dengan apa yang terjadi dengan tante tracy. Ia pun mengucapkan rasa terima kasih kepada tante tracy atas pengorbanannya demi melindungi olivia


"nyonya tracy walaupun kita tidak bisa bertemu kembali tetapi saya ingin mengucapkan rasa terima kasih saya kepada nyonya yang sudah mau berkorban demi ona olivia, semoga lain kali kita bisa bertemu kembali walaupun di alam yang berbeda, tenang nyonya tracy selamanya aku akan tetap mengabdi kepada nyonya sekalipun kita telah berbeda alam".


Bude marni pun menghapus air matanya