IK MIS JE

IK MIS JE
PART 57


Mundur 15 menit yang lalu


Setelah tini pergi, olivia masih terus menggaruk badannya. Hingga olivia merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan badannya


"kenapa ini ? kenapa tekstur kulitnya jadi aneh seperti ini ?".


Olivia merasa ada yang tidak beres dengan kulitnya


"kenapa kulitku jadi kasar dan ada sesuatu yang tajam tajam ".


Olivia merasa ada sesuatu yang tajam tajam yang muncul di kulitnya. Namun ia merasa ada yang lebih aneh lagi. Ia mulai merasa sesak nafas yang amat luar biasa.


"dadaku ".


Selain itu ia merasa kulitnya seperti terbakar. Dan dalam waktu lima menit kemudian olivia langsung pingsan di tempat


Dari dalam danau muncul seseorang wanita berkepala dan berbadan manusia namun berekor seperti ikan. Ia tersenyum ke arah olivia. Begitu naik ke atas daratan, ekor duyung nya langsung berubah menjadi sepasang kaki. Dengan hati hati ia mengangkat tubuh olivia dan membawanya ke dalam danau


Sementara itu dengan terburu buru mas satria dan andrew mendatangi rumah olivia.


"olivia , bude marni".


dengan terburu buru bude marni membukakan pintu


"oh mas satria ,tuan andrew". "olivia di mana bude marni ?". "oh nona olivia sedang berada di dalam kamarnya". "bisa bude panggilkan olivia kemari". "bisa tuan satria".


Dengan panik bude marni mencari olivia di dalam kamarnya. Namun ternyata Olivia sedang tidak berada di dalam kamarnya. Bude marni langsung panik seketika.


"tuan satria, tuan andrew nona olivia tidak ada di kamarnya".


Mas satria dan andrew saling berpandangan. Seakan akan mereka tau apa yang sedang terjadi


"andrew jangan jangan benar firasat saya".


Tuan andrew ternyata mendatangi seorang paranormal di desa mereka bernama eyang saban


"permisi eyang". "ada apa tuan andrew, mengapa tuan andrew terlihat panik seperti ini.


"adik sepupu saya olivia menghilang mbah". "tenang dulu tuan andrew , saya akan menerawang di mana nona olivia berada".


mbah saban pun mulai menerawang di mana keberadaan olivia


"bagaimana mbah ? di mana keberadaan adik sepupu saya ?".


Mbah saban pun terdiam lemas


"nona olivia sudah di ambil penunggu danau". "maksud mbah saban ?". "sepertinya nona olivia sudah melakukan kesalahan besar tuan satria". "kesalahan ?". "iya kesalahan besar, dan hanya bisa di tebus dengan nyawa nona olivia".


Rupanya ikan bersisik emas yang di makan oleh olivia adalah seorang putri duyung dan juga keponakan dari ratu duyung yang saat itu sedang menjelma menjadi ikan biasa. Sang ratu duyung sangat marah ketika mengetahui bahwa olivia telah menangkap dan memakan keponakannya tersebut. Sebagai hukumannya, olivia lah yang harus menggantikan posisi keponakan ratu duyung di dalam danau


"lalu kita harus bagaimana mbah ? apa tidak ada cara untuk mengembalikan olivia kembali ?"


Mbah saban terlihat sangat ragu ragu.


"aku sendiri tidak tau apakah ini akan berhasil atau tidak ? tetapi mbah akan tetap berusaha".


Mbah saban bersama mas satria, andrew dan tini berjalan menuju danau. Mereka berharap semoga mereka belum terlambat untuk menyelamatkan olivia


Sementara itu di kota, papa olivia merasakan firasat yang sangat tidak enak kepada olivia. Ia ingin segera pulang dan menemui olivia


"danu, aku ingin pulang". "jangan tuan vries, keadaan tuan saat ini sama sekali tidak memungkinkan untuk pulang".


Papa olivia tetap bersikeras untuk pulang


"danu ini badan saya, saya yang tau bagaimana keadaan saya, saya harus pulang , saya ingin menemui putri saya sekarang".