IK MIS JE

IK MIS JE
PART 75


Sang kakek jahat tertawa sangat bahagia melihat tuan vries yang sangat kebingungan


"dasar manusia bodoh, kamu lupa siapa saya, saya ini bukan manusia lemah seperti kalian ,saya ini adalah jin yang sangat kuat".


Sang kakek jahat tersebut menatap tajam ke arah tuan vries


"sudah cukup main mainnya sekarang sudah saatnya aku mengeksekusi dirimu".


Tiba tiba dari arah yang berlawan terlihat angin dahsyat datang secara tiba tiba dan menghantam tubuh tuan vries. Tubuh tuan vries langsung terpental ke tembok. Tidak cukup sampai di situ saja , sekali lagi angin dahsyat tersebut datang kembali dan melemparkan badan tuan vries ke arah lain sehingga membuat tembok rumah tersebut hancur dan membuta beberapa tulang tuan vries patah. Tuan vries sudah tidak mampu lagi menahan rasa sakitnya. Ia benar benar menyerah akan keadaan. Sang kakek yang melihat tuan vries yang tidak berdaya begitu bahagia. Sang kakek jahat itu langsung berjalan santai menuju tuan vries. Secara ajaib dari tangannya muncul sebilah pedang.


"sudah cukup aku bermain, sekarang saatnya aku mengambil nyawamu yang tidak berharga itu".


Di saat sang kakek akan menusukkan sebilah pisau ke jantung tuan vries, dari arah yang tidak terduga muncul gelombang air misterius yang sangat cepat masuk ke dalam rumah tersebut dan membuat sang kakek terpental. Dari gelombang air tersebut keluarlah sang ratu duyung dan nona arini serta beberapa anak buahnya yang muncul dalam wujud manusia yang mempunyai sepasang kaki


"ternyata benar firasat ku selama ini, kamu kakek tua tidak tau malu yang terus terusan mengejar keponakanku".


Sang kakek tersenyum sinis ke arah ratu duyung


"selamat datang yang mulia beserta rombongan ke kediamanku yang sederhana ini , terutama nona arini".


Nona arini benar benar ingin muntah melihat wajah sang kakek jahat yang sangat mesum tersebut


"sudah cukup, kau apakan kekasih keponakanku itu". "aku hanya ingin memberikan peringatan kepadanya agar berhenti bermain main denganku dan ia harus tau diri dan sadar siapa dirinya". "kamu yang harusnya tau diri , dasar kakek tua mesum".


Sang kakek tua jahat tersebut berbalik ke arah nona sekar


Baru saja sang kakek akan bangkit , ia langsung mendapat serangan lagi. kali ini di serang olen ribuan sisik tajam yang menancap ke seluruh tubuhnya . seketika ia pingsan di tempat. Dan tubuhnya langsung di bawah para putra duyung menuju alam gaib. Nona arini segera berlari menuju sang kekasih yang sedang sekarat. Ia sangat khawatir apabila sampai terjadi apa apa dengan sang kekasih


"mas vries , mas tidak apa apa kan ?".


Sang ratu duyung yang memperhatikannya keadaan tuan vries akhirnya memberikan bantuan


"arini kamu tolong berikan salah satu mutiara ajaib kamu kepada kekasihmu, dengan begitu kekasihmu akan selamat".


Mendengar hal tersebut tentu saja nona arini merasa sangat ragu


"tapi bibi bukannya hal itu sangat di larang di alam kita karena akan membuat manusia biasa memiliki kekuatan ajaib seperti kita".


Sang ratu hanya tersenyum


"berikanlah , tidak apa apa , aku yang akan bertanggung jawab , bibi lihat dia manusia yang sangat baik, bibi yakin nantinya dia tidak akan menggunakan kekuatannya untuk hal hal yang tidak tidak".


Nona arini melihat keadaan kekasihnya yang benar benar sudah sangat parah.


"baiklah bibi , akan kuberikan satu mutiaraku untuk mas vries".


Nona arini pun mengeluarkan sebutir mutiaranya dan meminta tuan vries untuk menelannya


"mas tolong telan mutiara ini ya mas ".