SUN

SUN
BAB 31


*****


Tiiiing toooong


Suara bel rumah berbunyi. Seorang asisten rumah tangga bergegas membukakan pintu. Ada seorang gadis berdiri disana, dengan dress hitam brukatnya dan rambutnya yang ia biarkan tergerai.


"Cari mas Joe ya neng?" sapa asisten rumah itu, dia seperti hafal betul gelagat perempuan tersebut sehingga tanpa di pinta, sang asisten sudah tau apa yang harus ia lakukan.


"Iya bi," jawab gadis itu yang tidak lain adalah Rain.


"Siapa bi?" suara cempreng sang Nyonya rumah yang khas terdengar dari dalam rumah.


"Eh Rain? gerimis begini, kesini sama siapa?" tanyanya ramah, pada sang calon menantu.


"Naik taxi aja ma," jawabnya.


Ya, untuk sekarang dan seterusnya Rain di minta oleh nyonya Jenny untuk memanggilnya dengan sebutan mama.


"Sini duduk, sayangnya Joe gak dirumah ni, dia masih sibuk nyelesaiin proyek barunya sama clien."


"Gak papa ma, aku tunggu aja," timpal Rain.


"Oow gitu? ya udah, paling juga gak lama jam lima kali udah pulang."


"Iya ma."


Rain sangat terlihat canggung meskipun sudah sering kali bercakap dengan calon mertuanya itu.


"Ada apa sih? ada yang penting?" tanya nyonya Jenny kembali.


"Enggak, pengen ketemu aja ada yang mau aku bicarain."


"Eeeem kangen ya? gak sabar ya? udah tinggal seminggu lagi kok, pasti gak kerasa," ledek nyonya Jenny. Rain hanya tersenyum.


Tak berselang lama ada suara mobil memasuki garasi.


"Itu pasti Joe, ya udah mama ke dapur dulu ya bikinin minum," hatur mama Joe.


"Iya ma."


Joe memasuki rumah dan melihat Rain berdiri di ambang pintu menyambutnya. Joe terlihat terganggu dengan kedatangan Rain.


"Ngapain?" tanya Joe singkat.


"Gue udah kasih tau mama yang sebenernya."


"Oke makasih," balas Joe sambil berlalu pergi.


Tapi Rain menahan tangannya.


"Loe gak akan tinggalin gue kan?"


Joe memandangi sorot mata Rain. Ada rasa iba disana, mengingat Rain tengah hamil muda dia jadi merasa tidak tega.


"Emang gue bisa apa?" balas Joe sambil berlalu pergi.


"Joe, Joe!!!"


Tapi Joe tak menghiraukan.


"Mungkin dia cape kali, yuk minum jusnya dulu," nyonya Jenny berusaha membesarkan hati Rain yang terlihat kecewa.


*****


Sun terlihat sibuk mengepel kamar apartement Jasen. Jasen yang barusaja keluar dari kamar mandi tidak sengaja menendang ember berisikan air pel kotor, yang membuat air itu tumpah menggenangi lantai yang sudah bersih.


"Adoooh loe bisa gak kalo kerja yang bener? masa ember di taro di depan pintu?" hardik Jasen.


"Loe bisa gak bersyukur dikit, gue udah cape-cape bersihin rumah loe, tapi loe gak ada terima kasihnya," balas Sun.


"Wah brani loe ya ngelawan gue."


Jasen mengambil sisa air di ember dengan tangannya dan menyiramkan ke wajah Sun. Sun yang tidak ingin basah karna air pel itupun berlari ke sudut ruangan. Tapi Jasen mengejarnya tanpa ampun. Jasen masih saja menyirami wajah Sun, sekenanya yang penting basah.


Hingga Sun tergelincir tanpa bisa ia halau karna air pel yang menggenang di lantai. Sun jatuh, menimpa Jasen yang berada di belakangnya. Mereka saling menindih satu sama lain. Membuat keduanya menjadi salah tingkah.


"Eh biar gue aja yang beresin," Jasen mengambil sapu pel yang tergeletak di lantai.


"Gue aja," Sun mengambil kembali sapu itu.


"Gue aja."


"Biar gue."


Mereka saling berebut sapu pel seperti anak kecil.


"Ya udah loe aja," ucap Sun sambil melepaskan sapu pel dari tangannya.


"Enggak loe aja," balas Jasen.


"Loe aja."


"Loe aja."


Akhirnya keduanya diam, kemudian tertawa bersama. Menertawakan diri mereka sendiri yang terlihat konyol.


Mereka membersihkan lantai kotor itu bersama. Sun mengambil tempat di sofa sedangkan Jasen bersiap-siap karna ada event.


"Loe udah mau seminggu disini dan loe belum cerita apa-apa ke gue," Jasen membuka pembicaraan.


"Gue gak tau mau cerita apa dan dari mana," jawab Sun.


"Loe itu cukup cerita, Loe siapa, loe dari mana, dan kenapa loe pergi dari rumah, udah. Gue gak nanya siapa mantan loe, berapa banyak warisan loe," jawaban Jasen membuat Sun terkekeh.


"Kalo loe udah pulang dari event gue bakal cerita," jawab Sun.


"Bener?"


"Bener."