Go Back To You

Go Back To You
BAB 5 ( Perhatian untuk Abimanyu )


Setelah pulang kerja Sharen mengendarai mobilnya ke distro Abimanyu. Setelah sampai dia agak malas untuk masuk ke distro itu, karna dia takut nanti kalau dia bertemu Abimanyu tangisannya tidak bisa di bendung. Sharen hanya duduk di dalam mobil sambil melihat keadaan distro.


Setelah beberapa menit akhirnya dia keluar dengan menenteng paper bag berisi sup untuk Abimanyu. Beberapa langkah sebelum memasuki distro salah satu karyawan membukan pintu untuk Sharen


" syukur deh mbak Sharen dateng hari ini..." kata Abraham karyawan Abimanyu


" kenapa? kok pada panik?? " hati Shaten berdegup kencang tidak menentu, perasaan nya jadi tidak enak


" mas Abi mbak....,, dari kmarin gak keluar kantor..., terakhir makan juga kemarin pagi waktu kita dateng " jawab Leo karyawan bagian kasir di sana


" kalian gak gedor pintunya?? " tanya Sharen khawatir


" udah mbak..., tapi cuma di bales iya terus gk di buka mbak,, ini aja rekapan kasir masih di sini belum di ambil " jawab Leo menjelaskan.


Sharen lari menaiki anak tangga menuju kantor Abimanyu dan menggedor-gedor pintu nya


Tok..Tok..Tok


"Abiiii...., maaass....,, mas Abiii"


Tok....Tok...Tok


"mas Abii buka mas..., ini Sharen..."


Sharen terus mengetok pintu kantor Abimanyu tapi tidak ada jawaban. Di belakang Sharen ada Leo dan Abraham berjaga-jaga kalu nanti harus mendobrak pintu itu


" mas Abii...,, buka mas " nada suara Sharen semakin naik karna rasa paniknya


" ABIMANYUUUU....!!! " teriak sharen sangat kencang, tapi tidak ada respon dari dalam


" mas tolong di dobrak aja yaa..." pinta Sharen pada Leo dan Abraham. mereka pun mendobrak pintu itu sekuat-kuatnya. setelah beberapa kali di dobrak akhirnya pintu terbuka dan Sharen melihat Abimanyu tergeletak lemas di sofa. Wajahnya pucat dan nafas nya tidak beraturan. Sharen menghampiri Abimanyu dan menyentuh kening Abimanyu " suhu badan kamu tinggi banget sih..., kenapa gak ngabarin kalo sakit?! " teriak Sharen sambil menangis


" mas tolong gotong ke mobil ku, biar aku bawa ke rumah sakit " pinta Sharen ke Leo dan Abraham.


Mereka menggotong Abimanyu dan memasukannya ke dalam mobil Sharen


" mbak gemana kalo salah satu di antara kita ikut ke rumah sakit? biar nanti ad yang bopong mas Abi " tanya Leo


" ya udah boleh! siapa yang mau ikut? " tanya sharen


" saya aja mbak..." Abraham menawarkan diriny.


Sharen langsung mengiyakan karna melihat badan Abraham yang tinggi besar pasti kuat untuk membopong Abimanyu.


Mereka pun berangkat menuju rumah sakit terdekat dari distro.


*******


Sesampainya di rumah sakit Abraham langsung turun dan mencari suster untuk membawakan kereta dorong untuk Abimanyu. Setelah mamanggil suster mereka menjemput Abimanyu dari dalam mobil dan membawanya masuk ke dalam. Sharen masih di dalam mobil untuk memarkirkan mobil nya. Setelah itu Sharen berlari masuk ke dalam rumah sakit.


" Abraham..., mana mas Abi? " tanya Sharon ngos-ngosan


" itu mbak di dalam ruang ICU " jawab Abraham.


Sharen sedikit lega karna Abimanyu telah di tangani dokter.


" mas ini kamu bawa aja dulu mobil saya, nanti waktu jam tutup distro tolong ke rumah mas Abi ya, ambilin baju buat dia ganti. " Sharen menyodorkan kunci mobilnya


" saya naik ojek aja mbak, dari sini ke distro juga deket, nanti malam saya balik ke sini bawa baju nya mas Abi...sekalian mau bawa mobil mas Abi ke rumahnya, nanti malam saya datang sama Leo..., mobilnya mbak nanti di pakek kalo mas Abi butuh apa-apa aja" jawab Abraham.


Abraham pun berpamitan kembali ke distro.


" keluarga pasien Abimanyu Sadewa?! " seorang suster memanggil dari dalam. Sharen pun masuk dan duduk di depan dokter


" maaf anda siapanya bapak Abimanyu? " tanya dokter pada Sharen


" saya calon istrinya dok...,, bagai mana calon suami saya?? " cecar Sharen pada dokter


" sebenarnya saya harus infok kan ke orang tuanya ya..., tapi gakpapa nanti mohon mbak sampaikan ke orang tua calon suaminya ya!, mas Abi ini kecapekan dan banyak fikiran. Terus dia belum makan seharian jadi tubuhnya jadi lemas dan nafasnya tidak beraturan. Jadi lebih baik kita rawat di sini malam ini biar infusnya habis dan ada sedikit tenaga di tubuhnya " jawab dokter yang sudah separuh baya itu dengan tenang


" tapi kok belum sadar ya dok? " tanya Sharen khawatir


" Sebentar lagi juga sadar kog....,, memang ya anak muda seperti kalian, apalagi mau menikah pasti perhatiannya meluap-luap. Jangan khawatir...besok pagi sudah sehat dan boleh pulang...." jawab dokter itu sambil menuliskan resep obat dan vitamin untuk Abimanyu.


" obatnya bisa di tebus ke apotik di depan mbak " kata suster yang sedari tadi berada di samping dokter itu.


Sharen mengangguk dan langsung menebus obat di apotik.


*****


" Hallo..., kenapa nak? " jawab seseorang di ujung telfon


" maa..., malam ini aku gak pulang yaa..., aku mau nemenin mas Abi di rumah sakit " jawab Sharen


" loh Ren...,, Abi sakit apa?? " tanya mama sharen


" gakpapa kog maa,, mas abi cuma kecapekan..., besok pagi juga udah pulang " jawab Sharen menenangkan mamanya


" ya udah kalo gitu, mama titip salam ke Abi yaa...,, bilangin jangan capek-capek! bentar lagi acara pernikahan kalian low" kata Anandini


" iya maa, ya udah ya aku mau nelfon orangtuanya mas Abi dulu "


setelah mengucapkan salam Sharen mematikan telfon nya dan menekan nomer ibu Abimanyu.


" iya hallo Sharen...., tumben malem gini kamu telfon nak? ada apa? " tanya ibu Rahmawati orang tua Abimanyu


" hallo buuk...,, ini mas Abi masuk rumah sakit, kata dokter kecapekan..." jawab Sharen


" ya ampuun...., emang kebiasaa. si Abimanyu ya!! selalu lalai sama kesehatannya sendiri!! kan sebentar lagi acara nikah kalian!! harus ibuk jewer anak itu nanti, ya udah ibu kesana ya sama ayah nya Abi" jawan ibu Rahmawati.


Memang ibu Abimanyu terkesan galak, tapi sebenarnya orangnya ramah dan sedikit cerewet, tapi cerewetnya pasti untuk kebaikan orang-orang di sekitarnya


" tidak usah buuk..., mas Abi sudah saya temani, kata dokter juga besok boleh pulang " sahut Sharen ramah


" kalo gitu besok ketemu di rumah Abimanyu aja yaa, nanti ibu bawakan sup kesukaan Abi buat kalian berdua makan...,, kamu jaga kesehatan low ya..., bentar lagi kalian menikah jadi jangan sembrono " jelas ibu Rahmawati


" iya buuk...,, kalo gitu saya temani mas Abi dulu ya buk..." Sharen mematikan sambungan telefon nya dan duduk di samping ranjang Abimanyu, dan karna memang sudah larut Sharen pun tertidur di kursi itu.