
Abimanyu memarkirkan mobilnya dan memapah Sheren masuk ke rumah.
Mereka berjalan pelan menaiki anak tangga.
sampai di depan kamar Abimanyu menidurkan Sheren yang mulai mengigau.
Abimanyu turun ke dapur dan mencari air lemon untuk meredakan mabuk Sheren.
Setelah menuang air lemon ke gelas dia cepat-cepat masuk ke kamar Sheren.
Setelah Abimanyu membuka kamar Sheren dia terkejut melihat Sheren duduk di tengah ranjang menghadap ke tembok.
" Ren? " panggil Abimanyu
Tiba-tiba tangan Sheren menunjuk ke arah tembok
" Abimanyu!!......, br*ngs*k!!!! " kata Sheren
" Ren lo kenapa? " Abimanyu kebingungan melihat tingkah Sheren
Sheren berbalik menghadap Abimanyu
" hmm? kok Abi ada dua? " dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" wah efek mabuknya keluar! " gumam Abimanyu
" hah?! kalo Abi ada dua berarti aku juga ada dua?? " Sheren melihat jari telunjuk dan jari tengah nya mengisyaratkan angka 2 sambil memonyongkan bibir nya
Abimanyu tersenyum melihat tingkah mabuk Sheren. Dia meletak kan air lemon di atas laci dan mengambil HP dari saku celana nya.
Abimanyu merekam tingkah mabuk Sheren.
" tunggu!!....., kalo aku sama Abi ada duaaa......,, hah! berarti dia juga ada dua donk? "
Sheren menoleh kepada Abimanyu dan mulai menangis
" kamu kok jahat sih Abii!! " tangisan Sheren makin kencang
Abimanyu meletak kan HP nya di atas laci tanpa mematikan rekaman nya.
Dia mendekati Sheren yang menangis
" kenapa Ren? aku salah apa? "
" huaaa!! kamu kok bawa Rosa ke kampus siih?!, kamu gak mikirin perasaan akuuuu.... " tangisan nya makin menjadi
Abimanyu bingung harus berbuat apa, dia tidak mengerti maksut Sheren.
" kenapa sih kamu kalo deket aku sering banget bawa masalah!?! dulu waktu SMA kamu sering buat aku di skors!! terus waktu aku di rumah sakit kamu malah ke London!!....., sekarang dateng-dateng malah jadi suami aku!! "
Abimanyu merasa bersalah karna sering membuat masalah dengan Sheren dari saat SMA
" maaf Ren! gue salah " kata Abimanyu
" iya lo salah!! " tiba-tiba Sheren berhenti menangis dan mulai terlihat marah
" lo tu udah punya pacar!! kenapa lo mau nikah sama gue? lo mau balas dendam sama gue??!.....,, lo kira gue mau apa jadi yang kedua?! "
" enggak Ren, gak gitu maksut gue,, gue cuma...."
" cuma apa?! lo kalo pingin gue benci sama lo! harusnya lo gak bersikap baik!! harusnya lo tambah ngeselin!!......, kalo lo baik kan gue jadi suka sama lo!!......,, lo tau gak gue benci tiap lo nyebut nama itu model!!....,, sekarang lo malah bawa dia masuk ke kampus kitaaaaa!!! "
mood Sheren naik turun, kadang dia akan sedih tapi tiba-tiba akan mengamuk dan kembali menangis.
Abimanyu mematung mendengar ungkapan hati Sheren
" gue tau kok Abiii!!! hikz...., gua emang gak pinter dandan!!...., gue juga gak cantik!!... body gue gak enggak sebagus Rosa!!....,, tapi gue suka sama lo!!!....,, walau pun gue tomboy, gue juga punya hati!!.....,, gue cewek Biiii....,, Hati gue saakiiit "
Sheren mengusap air mata secara kasar dengan tangan nya.
" tapi gue tau Abi...., gue gak bisa berbuat apa-apa....., dan 10 bulan lagi kita bakal pisah...., aku bakal terima kok! "
Nada bicara Sheren mulai merendah, tubuh nya mulai oleng dan akhirnya jatuh ke arah Abimanyu
Abimanyu memeluk Sheren dengan erat, menenggelamkan wajah Sheren di dada bidang nya.
" Ren sorry kalo gue sering buat masalah sama lo, asal lo tau, itu dulu jadi cara gue buat dapat perhatian lo! "
Abimanyu membelai lembut rambut Sheren
" waktu lo masuk rumah sakit, mungkin lo lupa kalo kita berdua ngalamin tragedi itu bareng-bareng "
Flashback On
unnamed
Veronika Sheren Dini!
Lo harus bisa buktikan kalo elo adalah ketua osis yang bisa di andelin, Nanti pulang sekolah lo harus dateng ke gudang belakang sekolah!
Dan lo harus kesana sendiri!! Kalo lo gak dateng siap-siap gelar osis lo bakal di cabut dengan cara yang tidak terhormat!
" gue ditantang Mel!! udah deh lo diem aja gue bisa kok! gue gak lemah "
Sheren pergi meninggalkan Amel yang cemberut di depan kelas
" kenapa Mel?? " tanya Abimanyu
" Abiii...., Sheren dapet chat dari nomer gak di kenal,, dan dia minta ketemuan sama Sheren di gudang belakang sekolah dan gak boleh bawa temen-temen " kata Amel memelas
" hah!! serius Mel kapan? "
" nanti pulang sekolah, gue takut Sheren kenapa-napa. Coba deh lo bujuk dia " pinta Amel
Bel masuk kelas berbunyu, semua anak masuk ke kelas menunggu guru mereka.
Abimanyu menendang kursi Sheren yang berada di depan nya.
" apa sih Bii!! jangan bikin masalah ya, Hari ini hari pertama kita masuk sekolah setelah di skors seminggu. Jangan bikin gara-gara deh! " Bentak Sheren
" apaan sih lo ngamuk gak jelas!, gue cuma mau ngajak lo ke mall,, gue traktir ice krim deh buat minta maaf sama lo..., gemana? " bujuk Abimanyu
" enggak gue ada urusan! "
" sok sibuk lo!! emang ada urusan apa sih? "
Sheren menunjukan pesan singkat yang dia terima siang tadi.
" gak usah di percaya Ren! paling juga iseng "
" iseng lo bilan?!, gue gak trima ya dia nantang gue! "
" gue temenin deh yaa, kita liat aja pasti orang iseng! " bujuk Abimanyu
" gak usah!! awas lo ngikutin gue! "
Guru memasuki ruangan mereka dan mulai pembelajaran sampai bel pulang berbunyi.
Sheren cepat-cepat pergi ke gudang sendirian.
Sesampainya di gudang dia tidak melihat siapa-siapa. Dia berjalan mondar-mandir mencari orang yang mengiriminya pesan.
Tiba-tiba ada orang yang menariknya masuk ke gudang dan mendorongnya ke tumpukan bangku rusak.
Brak!!
Badan Sheren menghantam tumpukan bangku itu dan merobohkan setengah dari tumpukan mengenai badan Sheren.
Sheren masih sadar tapi badan nya tidak bisa di gerak kan.
Dari luar terdengar suara keributan.
Seorang siswa laki-laki di di lempar jatuh di hadapan Sheren.
" Sialan! gue udah bilang sendiri malah lo bawa temen!!, woy habisin aja mereka berdua " kata seorang laki-laki yang memakai seragam dari sekolah lain
anak laki-laki itu di tendang dan dipukuli dengan kayu
" Abiiii!! STOP JANGAN PUKUL DIA!! " teriak Sheren
" lo masih bisa ngomong ya!! " sahut anak laki-laki yang menarik Sheren tadi
Dia mengambil balok kayu dan mengambil ancang-ancang untuk memukul Sheren.
" JANGAN!! SHEREEN!! "
BRUK!!
Pagi harinya Sheren membuka mata perlahan
" Abiii... " bisiknya samar
" ya tuhan papi Sheren sadar pi " teriak mami
" Glen panggil kan dokter cepat!! " perintah mami
Flashback Off
" waktu itu papa dan mama panik karna luka yang gue alami lumayan serius. Mereka langsung bawa gue ke Singapur untuk berobat dan memilih untuk nyekolahin gue di luar negri " sambung Abimanyu
" untuk masalah hati.... "
Abimanyu menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan
" hati gue kembali lagi ke lo. jujur aja waktu SMA gue pernah suka sama lo, si ketua OSIS tergalak dan berani pada masa itu, makanya gue suka ganggu lo biar lo kasih perhatian ke gue! tapi setelah kejadian itu dan gue sekolah di luar negri perasaan itu gue kubur dalam dan gue ketemu Rosa. Makanya gue bingung harus gemana. Hati gue stuck di elo lagi Ren!! tapi gue masih belum bisa ngelepas Rosa!! Gue dilema berat Ren!! gue ada di antara lo dan Rosa! gue ada di antara dua orang yang gue sayang! "
Abimanyu memandang wajah Sheren dan mengecup kening nya lembut.
Abimanyu memperbaiki posisi tubuh Sheren. Dia menidurkan Sheren dan menyelimuti badan nya.