
Sheren dan Abimanyu saling diam di meja makan. Mereka sama-sama bingung ingin bicara apa.
Sheren yang sudah selesai memakan rotinya memutuskan untuk berangkat kuliah duluan.
Abimanyu membiarkan Sheren pergi duluan.
Tiba-tiba Sheren kambali masuk dan berdiri di sebelah Abimanyu.
Sheren menengadahkan tangan nya tepat di depan wajah Abimanyu.
" apa? " kata Abimanyu sambil menoleh ke Sheren
" pinjem motor! duit gue nipis mau naik ojek online " kata Sheren tanpa memandang Abimanyu
Abimanyu mengambil dompetnya dan mengambil dua lembar uang seratus ribu dan satu kartu ATM dan meletak kan nya di tangan Sheren.
" pin ATM nya tanggal nikah kita! " kata Abimanyu cuek.
Sheren melihat Abimanyu yang masih asik dengan sereal nya.
' dasar cowok! gak inget apa tadi malem lo ngapain! '
Sheren menghentak kan kaki nya lalu pergi dari ruang makan.
" astaga akhirnya gue bisa nafas juga!,, tadi malem lo seberani itu sekarang ciut banget nyali lo di depan dia ach!! " gumam Abimanyu sambil memijat kepalanya perlahan
Di taxy Sheren merasa kesal dengan sikap Abimanyu yang acuh padanya.
Samapai di kampus Sheren bertemu dengan Cahya dan berjalan masuk bersama sambil membicarakan tugasnya.
Lalu dia ber papasan dengan seseorang yang sedikit familiar wajah nya.
" Ren ada model Ren!! " kata Cahya antusias
" kok kayak kenal ya?! " kata Sheren sambil menoleh ke arah wanita itu
" itu Larosa Ren! model ambasador beberapa Brand kecantikan! masak lo gak tau sih? " jelas Cahya
" Larosa? " gumam Sheren sambil mengernyitkan dahinya
" Rosa?! " kata Sheren dengan suara yang keras
Reflek Cahya menutup mulut Sheren dan memutar tubuh mereka memunggungi Rosa.
Rosa yang merasa di panggil menoleh ke belakang dan clingukan mencari sumber suara.
" heh lo berdua ngapain? " kata Zaki
" ada Larosa zak!! gila cantik banget aslinya coy!" sahut Cahya dengan antusias
Sheren memukul tangan Cahya supaya bisa lepas dari mulutnya
" bau banget tangan lo abis makan apa sih Cah? " tanya Sheren sewot
" udaah-udah ayo ke kelas " ajak zaki
" kalian duluan aja gue mau ke toilet! "
Sheren diam-diam mengikuti kemana Rosa pergi. Dia berjalan sampai ke parkiran kampus.
Tiba-tiba dia melihat Rosa masuk ke mobil milik Abimanyu.
Jantungnya berdetak kencang, rasanya dia ingin melampiaskan amarah nya ke Abimanyu.
' Abi kenapa lo harus bawa dia ke sini sih! '
Tangan nya mengepal, darahnya berasa mendidih. Sheren berlari menuju kelasnya.
Amel yang melihat Sheren masuk menyapa nya dengan gembira
" Sheren!! kamu kemana aja "
Sheren duduk dan menutupi wajahnya dengan kesal.
" Sheren kenapa?? " tanya Amel penasaran
" Abi bawa pacarnya untuk kuliah di sini!! " kata Sheren kesal
" hah? bentar-bentar, pacar?? " Amel kaget mendengar perkataan Sheren
Sheren lupa belum memberitahunya kalau Abimanyu memiliki seorang pacar, dan akhirnya menceritakan kepada Amel
" lo jangan bilang ke siapa-siapa, apalagi anak club " kata Sheren
Amel mengangguk tanda mengerti.
Sosok yang di bicarakan masuk ke dalam kelas. Sheren memandangnya dengan sinis.
Dosen masuk ke ruang kelas di ikuti Ari, Zaki dan Cahya yang berlari menuju tempat duduk masing-masing.
" eh ciee warna rambutnya couple an nih Ren! " kata Zaki dari belakang Sheren
Sheren memegang rambutnya dan merasa kesal.
Amel menoleh ke belakang dan mengisyaratkan Zaki untuk diam.
Saat materi sedang di sampaikan dosen, Sheren yang kehilangan mood tidak memperhatikan sama sekali, dia malah melihat ke arah luar ruangan.
" Ada apa di luar Ren?! " kata dosen menyadarkan Sheren dari lamunan nya
" eh bapak ituu ada..." Sheren bingung mencari alasan
" KELUAR!! " teriak dosen itu ke Sheren.
Mau tidak mau dia langsung keluar dan duduk di depan ruangan nya dengan wajah cemberut.
" permisi kak vakultas hukum di sebelah mana ya? " tanya seorang gadis dengan lembut
Sheren menunjuk lorong di sebelah kanan nya
Rosa tersenyum dan sedikit heran karna baru kali ini ada yang memanggil nya Rosa selain keluarga dan Abimanyu tentunya
" hay kak saya mahasisiwi baru di sini! " kata Rosa ramah
" owh hay! cari vakultas hukum kan, itu kamu lurus aja terus belok ke kanan " tunjuk Sheren
" terimakasih kak!! Rambut kakak bagus deh, aku suka hihihi " puji Rosa sambil tersenyum
" owh hehe iya makasih! " jawab Sheren agak tergagap
Sheren terus tersenyum sambil memperlihatkan gigi nya sampai Rosa menghilang dari pandangan nya.
' Dia gak tau kalau gue istri Abi? seriously? '
...****************...
Sheren bosan menunggu dosen keluar dari kelas. Tapi kalau dia pergi malah nanti jadi masalah karna dirasa tidak menghargai dosen kiler nya ini.
Setelah sekian lama dosen itu keluar dari kelas dan seperti biasa Sheren menunduk di hadapan dosen tersebut.
" lo emang sering di keluarin dari kelas ya? "
Abimanyu duduk di sebelah Sheren
" bukan urusan lo kan, pergi sana!! " ucap Sheren sambil memalingkan wajah nya.
Abimanyu pergi meninggalkan Sheren menuju vakultas hukum.
Dia berjalan melewati Sheren
" nyamperin do'i nya dah tu " gerutu Sheren
Teman-teman Sheren menghampiri dan mengajaknya pergi ke kantin.
mereka memesan makanan, minuman dan mencari tempat duduk.
Selagi menunggu makanan datang Sheren dan teman-teman nya membahas materi yang tadi di sampaikan dan membantu Sheren mencatat materi tersebut, sampai akhirnya pesanan mereka datang.
Sheren terlalu serius ke materi yang dia catat, tanpa sadar di depan nya ada Abimanyu dan Rosa yang baru datang.
Beberapa lelaki datang meminta foto dan tanda tangan Rosa. Maklum lah dia sedang naik daun akhir-akhir ini.
Hanya gerombolan Sheren yang tidak menyadari adanya Rosa kecuali Amel.
" cepet di habisin! yuk ke mall " kata Amel sewot
" lo kenapa Mel? " tanya Cahya
" udah gak usah banyak tanya! "
" lagi PMS kali bro " bisik Ari kepada dua teman nya itu.
" Ren mending lo salin di rumah deh! gue udah gak betah! " kata Sheren tambah ketus.
Sheren melihat arah tatapan Amel. Dia hanya menarik nafas dalam dan menghembuskan nya perlahan saat tau alasan Amel yang ingin cepat-cepat pergi dari sini.
Sheren langsung membereskan bukunya dan berdiri untuk membayar makanan mereka.
" Ren gue belum selesai! " kata Cahya
" nanti gue traktir di mall! ayo pergi! " Sheren berjalan mendahului mereka di susul Amel dan tiga teman nya.
Abimanyu melihat Sheren yang pergi dari sana tanpa menyentuh makanan nya.
' Ren lo cemburu? '
" kak Abi " panggil Rosa
Abimanyu menoleh ke arah Rosa sambil mengernyitkan dahinya
" kak?? tumben? "
" biar gak ada yang tau hihi,, nanti bisa rame satu kampus " bisik Rosa pada Abimanyu.
" owh iya tadi aku lihat cewe se umuran kamu low di depan kelas mu. Warna rambutnya sama kayak kamu " kata Rosa sambil tersenyum
" apa aku ganti pirang kayak gitu ya? " lanjut Rosa
" jangan kamu baru aja ganti warna rambut kan. cat rambut ku ini juga bakal hilang 3 sampai 4 bulan lagi kok " Abimanyu melarang Rosa
Abimanyu tidak mau ada orang yang warna rambutnya sama dengan nya selai Sheren untuk saat ini, walau pun itu Rosa.
...****************...
Sampai di mall mereka mencari tempat makan langganan Cahya.
Setelah masuk ke resto itu mereka memesan beberapa makanan dan camilan.
Sheren masih ingin melanjutkan materinya, walau perasaan nya masih tidak karuan melihat Abimanyu dan Rosa di kampus.
HP Sheren berbunyi. Ada panggilan dari kak Glen, Sheren segera mengangkatnya
" apa kak? "
" nanti sore kamu sama Abi ke rumah ya " kata Glen dari ujung telfon
" ada apa? "
" papi yang nyuruh "
" oke! " Sheren mematikan sambungan telfon nya
Sheren ingin memberi pesan singkat ke Abimanyu, tapi di urungkan karna dia tau Abimanyu sedang bersama Rosa
' nanti aja lah di rumah '
Batin Sheren dan melanjutkan catatan nya