
Pukul 07.00 Abimanyu sudah rapi dan akan berangkat ke kampus.
Saat dia menuruni anak tangga, ada Sheren yang duduk di ruang keluarga.
" Ren? lo ngapain? " tanya Abimanyu sambil berjalan mendekati Sheren
" ngadem! lo mau kemana pagi-pagi? " suara Sheren terdengar Serak
" ada urusan!, suara lo kenapa? "
" gak tau dari tadi pagi tenggorokan gue sakit. owh iya tolong benerin AC kamar gue donk "
" iya nanti gue telfonin orang yang biasa benerin AC di rumah "
Abimanyu berjalan meninggalkan Sheren
" owh iya Ren, nanti jam 8 mobil lo mau di anter ke sini. Udah beres semua katanya, nanti coba lo cek lagi " kata Abimanyu.
Sheren hanya menaikan tangan nya mengisyaratkan OKE ke Abimanyu.
Pukul 07.55 Sheren sudah rapi, dan duduk di ruang makan sambil mengoleskan Selai ke rotinya.
" mbak ada orang nyariin. katanya dari bengkel " kata pak Bejo
" owh iya pak biar saya temui sekarang "
Sheren meletak kan rotinya di atas piring dan pergi menemui tamu nya.
Di ruang tamu dia bersalaman dengan owner bengkel dan langsung menuju mobilnya. Sheren memutari mobilnya.
" untuk cat nya kita beri yang kualitas bagus dan mirip dengan warna asli nya mbk, untuk kaca, spion dan bemper belakang yang pecah juga kita ganti dengan kualitas original nya. " jelas Owner bengkel
Sheren tersenyum melihat mobilnya yang kembali normal dan lebih mengkilap.
" oke saya suka sama hasil pengerjaan nya. Untuk biaya bagaimana mas? kpan harus di selesaikan? "
" biaya sudah lunas mbak! mas Abimanyu kemarin datang melunasi "
Owner tersebut pamit untuk kembali ke bengkelnya.
' dari masalah kepolisi an sampek mobil, semua di tanggung Abi? udah gak bener nih! semakin dia baik dan tanggung jawab ke gue, nanti bakal susah gue ngelepas dia '
Sheren masuk ke dalam mobilnya. Dengan cepat dia membawa mobil nya ke kampus.
...****************...
Sesampainya di kampus dia melihat mobil Abimanyu yang baru terparkir.
Sheren berniat menemui Abimanyu sekarang juga.
Sheren cepat-cepat keluar dari mobilnya.
Saat dia akan memanggil Abimanyu tiba-tiba muncul Rosa dari dalam mobil Abimanyu.
Rosa berlari menuju Abimanyu dan menggandeng tangannya manja.
Sheren yang melihat hal itu langsung membalikan badan dan pergi meninggalkan Abimanyu. Dia mengurungkan niatnya untuk bicara dengan Abimanyu saat ini.
Hatinya terasa sesak melihat Abimanyu menggandeng mesra pacarnya.
Sheren pun berjalan pergi dari parkiran.
" sayang! itu loh kakak yang aku bilang warna rambutnya sama kayak kamu!, orangnya cantik banget loh! "
Rosa menunjuk ke arah Sheren yang sedang berjalan pergi.
Abimanyu yang melihat Sheren tersenyum dan mengangguk.
" iya cantik! " ucap Abimanyu lirih
" kenapa sayang? "
" owh iya!...., aku tau kok dia, kita satu kelas dan satu jurusan juga " kata Abimanyu terbata-bata
" owh ya?! kenalin aku sama dia donk sayang!! kelihatan nya dia juga ramah "
Pinta Rosa pada Abimanyu
" kapan-kapan ya! ayo deh kita masuk " ajak Abimanyu
Sheren duduk di kantin sendirian sambil memainkan ponselnya. Dari belakang terlihat Zaki dan Cahya berlari menuju Sheren.
" Sheren! lo gakpapa kan? lo nyampek di rumah dengan selamat kan? " kata Cahya
" iya lo gakpapa kan?? untung kemarin ada Abi dateng! lo tau gak kita panik banget semalem!! " lanjut Zaki
" Abi?? yang nganterin gue pulang bukan lo berdua? "
Sheren mengernyitkan dahi nya
" lah si Abi dateng kok terus bawa lo pulang " kata Zaki serius
" masak sih?? kok gue gak inget ya " Sheren menggaruk kepala nya yang tidak gatal
Tiba-tiba ada orang yang meletak kan susu kaleng di hadapan Sheren
" di minum buat netral in perut mu! " kata Abimanyu sambil berjalan menjauh
" ciee...! beruntung lo dapet dia " ucap Zaki
Sheren mengambil susu itu dan berjalan mengejar Abimanyu
Sheren menarik tangan Abimanyu dan mengembalikan susu yang tadi diberikan
" buat lo aja gue gak perlu! "
" lo habis mabuk, nanti perut lo sakit "
" gak usah sok baik sama gue! " Sheren pergi memasuki ruangan meninggalkan Abimanyu
Sheren bertemu dengan Amel, mereka membahas tentang materi yang akan di ujikan hari ini.
Abimanyu hanya bisa diam memandangi Sheren dari tempat duduk nya hingga beberapa teman nya datang dan mengajaknya membahas materi.
Dosen memasuki ruangan dan memulai ujian, mereka mengerjakan ujian dengan sungguh-sungguh.
Tapi tiba-tiba Sheren terlihat tidak nyaman. Tangan nya memegangi perutnya yang sakit.
" Ren lo gakpapa? " bisik Amel
" enggak kok Mel gakpapa "
Sheren menahan rasa sakitnya dan menyelesaikan ujian.
Setelah dosen dan semua mahasiswa keluar, Sheren tetap berada di ruangan. Dia tidak kuat untuk berdiri dari bangkunya, rasa sakitnya makin menjadi-jadi.
" tu kan gue bilang apa? lo sakit perut kan "
Abimanyu jongkok di sebelah kursi Sheren
" Sakit banget Bii " rintih Sheren
Abimanyu mengeluarkan susu yang tadi di kembalikan oleh Sheren dan membuka segel kaleng nya.
Sheren mencoba menghabiskan susu nya supaya rasa sakitnya agak berkurang.
" gemana udah enakan? "
Sheren menggeleng kan kepalanya
" gemana Bii? Sheren tambah sakit ya? " tanya Amel yang baru datang dari kantin sambil membawa air hangat
" kelihatan nya belum deh Mel. Kayaknya gue harus bawa Sheren pulang sekarang " jawab Abimanyu
Amel mengangguk tanda setuju.
" gak usah gue bisa pulang sendiri kok! gue tadi bawa mobil " jawab Sheren
" lo lagi sakit Ren! "
" gue bisa Abii! "
" udah jangan bertengkar!!, biar gue yang anter Sheren, gue bisa nyetir kok! lo tolong bawa Sheren ke parkiran aja "
Amel melerai mereka
Abimanyu membantu Sheren berdiri dan memapah nya menuju parkiran.
Se sampainya di mobil, Abimanyu memasangkan sabuk pengaman untuk Sheren.
" Mel ati-ati ya! " kata Abimanyu ke Amel
Amel mengangguk dan masuk ke dalam mobil.
Abimanyu memandang dengan cemas mobil Sheren yang mulai menjauh.
" sayang itu tadi kenapa? "
Rosa yang tiba-tiba datang mengagetkan Abimanyu
" owh itu...,, emm temen aku sakit " Abimanyu tergagap
" itu bukan nya kakak yang rambutnya sama kayak kamu?? " selidik Rosa
" iya sayang, dia sakit jadi aku bantu bawa dia ke mobil. Udah lah ayo kita pergi makan siang " ajak Abimanyu yang di iyakan Rosa.
Semengara itu, di mobil Sheren makin kesakitan, perutnya terasa panas dan tidak karuan.
" Amel kita ke rumah sakit dulu ya! gue gak betah nih " kata Sheren yang menahan sakit
" okey kita cari rumah sakit terdekat "
Amel mempercepat laju mobil. Dia mencari rumah sakit terdekat di area tersebut.
Mereka memasuki area Rumah sakit. Mereka turun dan mengambil nomor antrian.
Nomor antrian Sheren di panggil. Mereka berdua memasuki ruangan dokter.
Setelah beberapa pemeriksaan dokter menjelaskan bahwa rasa sakit itu muncul akibat campuran pada minuman. Setelah mendapat resep obat mereka langsung pergi menebus obat dan melanjutkan perjalanan pulang.
" gue lapar Mel...,, Beli makan yuk! "
" yaudah ayo sekalian biar lo bisa minum obat "
" iya deh! makam soto yuk "
Amel mangangguk dan berhenti di warung soto langganan mereka.
Sheren duduk di meja dekat pintu masuk dan Amel memesankan dua mangkuk soto dan dua teh hangat
" gemana masih sakit banget? " tanya Amel
" udah gak Mel! lumayan enakan lah "
Disela-sela obrolan mereka, seorang gadis menyapa Sheren dengan riang
" hay kak! seneng banget bisa ketemu di sini "
" owh hay Rosa " jawab Sheren lemas
Amel masing bengong melihat kedatangan Rosa dan Abimanyu.
" perutmu bukan nya sakit Ren? " tanya Abimanyu
" Sheren udah gue bawa ke dokter!! gue ajak makan biar bisa cepet minum obat! " Amel menjawab dengan ketus
" kakak sakit apa? " tanya Rosa polos
" hamil!! " spontan Amel
" kakak udah nikah?? mana suami nya" tanya Rosa penasaran
" suaminya ya..."
" Meel!! " Sela Sheren
Amel langsung diam dan tetap ketus
" gue salah makan aja! kalian mau makan siang kan. Ya udah silahkan " jawab Sheren lemas
" boleh gabung gak? di sini lagi rame dan susah cari meja kosong " pinta Rosa
Sheren yang melihat Amel akan menolah memegang tangan Amel.
" boleh! " kata Sheren
" yey!! makasih kak, oh iya kita belum kenalan. Saya Larosa " kata Rosa sambil menyodorkan tangan nya.
Sheren hanya melihat tangan Rosa
" gue Sheren dan yang di sebelah tangan gue Amel "
Rosa menarik tangan nya yang tidak di anggap oleh Sheren. Tapi dia tetap riang.
" gue pesenin makanan ya " kata Abimanyu
" kita udah pesen, lo pesen aja buat berdua " jawab Sheren masih lemas
Saat Abimanyu memesankan makanan, pesanan Sheren dan Amel datang.
Tanpa menunggu pesanan Abimanyu, mereka langsung memakan nya.
Sheren hanya memakan beberapa suap lalu meminum obatnya dan Amel hanya makan setengah porsi.
" yuk balik, badan gue masih lemes " kata Sheren sambil berlalu pergi
" sorry Bii gue duluan " kata Amel lalu pergi menyusul Sheren
" mereka gak suka ya sama aku? " kata Rosa memelas
" sifat Sheren emang gitu, jangan di ambil hati ya"
Abimanyu memandangi kepergian Sheren dengan hati yang tidak karuan, karna dia tau kalau Sheren mencintai nya dan dia juga merasakan hal yang sama.