
Abimanyu menyetir mobil Sheren menuju rumah pak Bram. Rencana nya mereka akan mengambil pakaian milik Sheren. Setelah itu mereka akan pulang me rumah Abimanyu.
Di jalan semua hening. Abimanyu fokus ke jalan dan Sheren fokus ke layar HP nya.
Beberapa menit kemudian mobil memasuki halaman rumah pak Bram di susul mobil yang di kendarai Glen.
Mereka semua turun dan berjalan masuk menuju rumah.
" ayo makan malam dulu Abi,, nanti sehabis makan malam baru kamu dan Sheren pulang ya " mami menawari makan malam bersama
" iya mii " jawab Abimanyu sambil tersenyum
Sheren hanya diam dan langsung menuju kamarnya.
Papi, mami dan Glen duduk di ruang tamu sambil berbincang dengan Abimanyu. Mereka berbicara soal bisnis dan rumah sakit yang di tuju pak Kuncoro.
" Abi kamu bisa tolong panggil Sheren? biar kita bisa mulai makan malam bareng-bareng "
" iya mami "
Abimanyu berjalan menuju kamar Sheren. Sebenarnya dia bingung ada dua kamar bersebelahan. Dia asal mengetok pintu kamar.
Tok...tok...tok!!
" Ren!! di surur turun nyokap lo " kata Abimanyu dari balik pintu
Beberapa kali Abimanyu mengetok tetap saja Sheren tidak keluar. Dan ketokan yang terakhir Abimanyu melakukan nya sedikit keras.
Tanpa dia sadar jarak beberapa meter dari situ Sheren sedang melihatnya sambil bersender ke pintu.
" oy!! lo ngapain? "
Abimanyu kaget mendengar suara Sheren dari arah kamar paling pojok
" lo ngapain oy? " tanya Sheren sekali lagi
" lah kamar lu di sana?? "
" iya! itu yang lo ketok ruang kerja Glen, terus tu pintu sebelahnya kamar Glen,, lo mau cari Glen? " tanya Sheren ketus
" gue cari lo *****!! ya mana gue tau ini kamar kakak lo!! " kata Abimanyu ngeGas
" makanya kalo gak tau tanya duluu!! ***** lo!! " sahut Sheren tidak kalah ngeGas
Sheren pun berjalan meninggal kan Abimanyu ke ruang makan.
" jangan bengong oy! sini turun sama gue,, kalo sendiri ntar TERRSESAT!! " ledek Sheren
Abimanyu hanya dia menahan malu dan mengikuti Sheren turun ke ruang makan.
Di ruang makan semua keluarga sudah berkumpul. Mami yang melihat mereka datang tersenyum sambil melirik Glen.
" Glen kapan kamu mau bawa pacar mu ke rumah?" tanya Mami menyindir
" iyaa Glen minggu depan ngajak Olivia ke rumah deh mam " jawab Glen agak ketus
Mami dan papi tertawa melihat Glen yang kesal.
Abimanyi dan Sheren duduk saling bersebelahan. Mami menyiapkan makanan untuk papi lalu untuk Glen. Setelah itu Sheren mengambil makanan untuk dirinya sendiri dan akan memulai makan
" Abi di ambilin dulu donk Ren " kata mami
Sheren hanya melirik Abimanyu dan mengambil piringnya kasar. Dia mengambilkan makanan untu Abimanyu dan meletakan piring nya di depan Abimanyu.
Setelah mereka selesai makan Abimanyu berpamitan untuk pulang.
" loh ke rumah kamu nya sekarang? " tanya Sheren heran
" kan tadi Abi udah bilang nak!! kamu gak denger ya? " mami balik bertanya
Sheren hanya nyengir dan mami menggelengkan kepalanya.
" yaudah deh Abi, kamu ikut ke kamar Sheren aja ya, kamu bisa bersihin badan di sana " kata mami
" iya mii " jawab Abimanyu
" Glen tolong pinjamkan baju kamu ke Abi ya "
" siap mam! " jawab Glen
" ntar mii,, kok dia ke kamar aku? knapa gk ke kamar Glen aja? " tanya Sheren
" kan dia suami kamu Ren!! suami kamu masak masuk ke kamar ku sih " tanya Glen sambil berjalan menuju kamar
Mami hanya memberi aba-aba untuk pergi ke kamarnya.
Abimanyu berjalan di belakang Sheren menuju kamar. Di depan kamar Glen tiba-tiba membuka pintu kamarnya
" eh ini Bii kamu pakek buat ganti baju "
" iya kak makasih "
Glen langsung masuk ke kamar. Sheren sudah masuk ke kamarnya duluan dan Abimanyu menyusul nya. Dia melihat Sheren duduk di tepi ranjang sambil memainkan HP nya.
" handuk mana? gue mau mandi "
" gk ada handuk!! " ketus Sheren
" ya udah gue pakek handuk lo aja ya yang di kamar mandi!! biar wangi bandan gue sama lo bersatu " Abimanyu berjalan menuju kamar mandi di kamar Sheren
" eh jijik!! tunggu bentar!! " Sheren berdiri dan menuju lemarinya. Dia mengambil handuk yang baru di lemari
" tu pakek! awas lo nyentuk handuk gue!! "
Beberapa menit kemudia dia keluar dengan mengenakan baju Glen dan melihat Sheren yang masih bersantai di kasur.
" baju udah di paking? " tanya Abimanyu
" belom,, bentar lagi " jawab Sheren sambil memainkan HP nya
" mau aku yang ngemasin baju nya? "
" silahkan!! " Shere tetap asik dengan HP nya
Abimanyu meraih koper milik Sheren dari atas lemari
" hemm daleman nya di mana yaa!! " Abimanyu mulai iseng ke Sheren
Sheren yang mendengar kata-kata Abimanyu langsung meletak kan HP nya dan berlari menuju lemarinya
" MINGGIR!! gue bisa sendiri "
Sheren mulai mengemasi bajunya dan gantian Abimanyu yang bersantai di kasur. Tiba-tiba HP Abimanyu berdering. Ada panggilan masuk dari Rosa
" hallo sayang " kata Abimanyu lembut
Sheren yang mendengar reflek menoleh ke arah Abimanyu.
Abimanyu yang menyadari Sheren melihat ke arahnya berbalik memunggungi Sheren dan sengaja mengeraskan suaranya saat ber telefon
" iya sayang! besok sore kita ketemu di tempat biasa ya...,, love you..."
Sheren hanya mengerutkan dahinya saat mendengar kata-kata Abimanyu
' dia sama orang lain bisa manis! sama gue kenapa ngeselin banget sih!! heran !! '
Setelah Sheren mengemasi barang nya, mereka turun ke bawah dan berpamitan ke orang tua Sheren.
Abimanyu dan Sheren pulang mengendarai mobil Sheren karna dari rumah sakit memang Abimanyu tidak membawa mobil nya.
Seperti biasa mereka saling diam di dalam mobil, sampai tiba di rumah Abimanyu.
Sheren turun dan mengambil kopernya di bantu Abimanyu. Mereka masuk ke rumah dan di sambut bi Surti
" Selamat datang mas mbak!! " kata bi Surti ceria
" iya bii " jawab Sheren ramah
Mereka berdua berjalan menuju kamar di lantai atas.
" ini kamar mu! kata mami, kamu gak bisa ada di kamar tanpa jendela kan " jelas Abimanyu
" ini kamar kamu? "
" ngarep banget tidur sama gue! "
" dih mesum lo!! "
Abimanyu tersenyum dan menunjuk sebuah pintu yang bersebelahan dengan kamar Sheren
" itu kamar gue! tenang aja gue gak akan nyentuh lo kok " kata Abimanyu lalu pergi meninggalkan Sheren.
Sheren masuk ke dalam kamar dan merapikan pakaian nya di lemari. Saat dia membuka lemari Sheren sangat terkejut ada beberapa dress dan tas di lemari itu. Dan di laci rias ada bedak dan beberala lipstik.
Sheren mengambilnya dan membawa ke kamar Abimanyu.
saat dia keluar dari kamar ada Bi surti yang akan mengantarkan kopi ke ruang kerja Abimanyu.
" mbak mau kemana? "
" ke tempat Abimanyu bi, itu kopi buat Abi ya bi?"
" iya mbak "
" sini biar saya bawakan "
" baik mbak "
Bi Surti turun ke dapur dan Sheren membawa kopi ke ruang kerja Abimanyu.
Saat sampai di depan ruang kerja Sheren mencoba mengetok pintunya, tapi kedua tangannya sedang memegang lipstik dan kopi, jadi dia menendang pintu itu keras-keras
Abimanyu keluar dari balik pintu
" apa sih Ren?! "
" kopi! " Sheren menyodorkan kopi nya.
Abimanyu meraih kopi itu dan akan menutup pintu
" etss!! bentar dulu, ini ada lipstik, bedak sama dress di kamar aku maksutnya apa? " Sheren menunjukan lipstik yang dia temukan
" owh itu punya Rosa! kamu kasih bibi aja biar di simpan "
" lo kumpul kebo? " tanya Sheren dengan polosnya
" enggak lah!! dia pernah tinggal di sini beberapa hari aja dan tidur di kamar itu "
" kalian pasti udah pernah ngapa-ngapain ya! " selidik Sheren sambil melotot kan matanya
" gue gak se ******** itu, udah sana gue mau kerja!! "
Abimanyu menutup pintunya dengan keras. Sheren akhirnya pergi ke kamar untuk tidur karna hari sudah malam dan besok dia harus kuliah.