
Pagi ini sebelum Sheren berangkat kuliah, dia menyempatkan pergi ke rumah orang tuanya, karna tadi malam papi menelfon nya.
Sheren datang pukul 07.00 dan semua keluarganya sudah berkumpul di ruang keluarga. Saat datang Sheren langsung menyalami orang tuanya dan ikut duduk di ruang keluarga.
" papi mau ngomongin apa? " tanya Sheren
" ini masalah resepsi kakak mu, katanya cincin yang di pesan Glen baru datang di hari pernikahannya, jadi Glen pagi-pagi harus ambil cincin dulu baru ke resepsi, mana sempatkan! "
" terus gemana pi? "
" papi mau minta tolong sama kamu dan Abi sebelum ke gedung resepsi nanti ambilkan cincin nya Glen, gemana? "
" gitu aja? kan bisa lewat telfon pi "
" ya ada lagi selain itu dek..., gemana? kamu dan Abi bisa gak? " sahut Glen
" nanti biar aku ambil sendiri aja lah! "
" ya terserah!! tapi inget ya acara mulai jam 8 dan cincin itu harus ada sebelum jam 8!! "
" iyaa beres! lo sih pesen cincin jauh-jauh hari kek! "
" oowh iya Sheren ada satu lagi. Besok pulang dari kampus langsung ke rumah ya. Om Kuncoro sudah sehat dan besok sore katanya sudah sampai Indonesia. Nanti kita jemput sama-sama " kata Papi
Sheren hanya mengangguk. Dia berfikir saat ini waktunya mencari celah untuk berpisah dengan Abimanyu. Dia harus punya cara berpisah yang tidak akan membuat pak Kuncoro syok. Karna semakin lama dia bertahan dengan pernikahan ini akan semakin sulit untuknya melepaskan.
Setelah perbincangan pagi ini, sheren berangkat ke kampus dan pulangnya dia langsung menuju butik milik mami nya untuk bekerja. Dia bertekad mengembalikan uang Abimanyu walau pun nantinya Abimanyu akan menolak uang itu.
Saat dia sedang serius dengan pekerjaan nya, tiba-tiba Amel menelfon
" kenapa Mel? "
" Ren nnati bisa anter aku beli jilbab gak? soal nya tadi aku cari di lemari gak ada yang pas buat baju bridesmaid " pinta Amel
" oke Mel aku juga mau cari sepatu yang pas untuk baju bridesmaid ku. Nanti jam 7an ya aku jemput! "
Sheren menutup telfon nya dan kembali bekerja.
Jam 5 sore pekerjaan nya baru selesai, dia buru-buru pulang karna jam 7 nanti ada janji dengan Amel.
Sesampainya di rumah, Sheren langsung membersihkan tububnya dan turun ke ruang makan.
" bii Surti, besok mas Abi datang. Tolong kamar sama ruang kerja mas Abi di bersihkan lagi dan seprei nya ganti sama yang baru! " perintah Sheren
" siap mbak " jawab bi Surti semangat
" owh iya, malam ini saya tidur di rumah orang tua saya jadi nanti langsung di kunci aja rumahnya dan tolong sampaikan ke pak Bejo ya bi biar gak nunggu "
" iya mbak nanti saya sampaikan "
Selesai makan Sheren langsung berangkat ke rumah Amel.
Amel sudah menunggu di depan rumahnya. Saat melihat mobil Sheren dia langsung keluar dan masuk ke dalam mobil.
" sorry telat Mel " kata Sheren
" santai kalik!! mall masih buka kok. Ayo deh berangkat! "
Jalanan hari ini terlihat sepi, mungkin karna jam pulang kantor sudah lewat.
" Ren lo mau beli sepatu model apa? "
" kayak nya heels deh, soalnya model bajunya kan anggun, sekalian ngabulin permintaan kak Oliv yang minta aku pakek heels biar serasi "
" emang lo bisa pakeknya? "
" ya bisa lah! dulu waktu papi ngajak ke acara perusahaan atau rekan bisnisnya pasti aku di suruh pakek gaun dan heels, emang gak nyaman sih, terus kaki akhirnya lecet "
" terus heels nya kemana? "
" gue kembaliin sama yang punya "
" lah lo gak beli?? "
" ngapain gue beli sesuatu yang gak nyaman? mending buat modif mobil "
Amel mengoceh mendengar alasan Sheren.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di mall, pertama Sheren mengantar Amel mencari kerudung dan sekarang ganti Amel yang mengantar Sheren mencari heels.
Mereka sampai di toko sepatu ternama di mall
Amel membantu Sheren memilih heels yang cocok untuk dress nya.
" ech Rosa!! kamu juga lagi beli sepatu ya? " balas Amel
Sheren hanya diam dan tetap memilih sepatu
" iya kak, aku udah langganan di sini " jawab Rosa sambil memperlihatkan kartu membernya.
" mbak saya mau yang ini tapi warna putih, ukuran nya sama! " kata Sheren sambil menunjuk salah satu sepatu
Karyawan tersebut pun cepat-cepat mengambilkan spatu pulihan Sheren denfan varian warna putih.
Sheren mencobanya
" Gemana Mel bagus gak? " tanya Sheren
" bagus Ren! "
" iya bagus! cocok banget sama kak Sheren! " Rosa ikut memberikan pendapat
" saya ambil mbak tolong di bungkus " kata Sheren jutek
" kak Sheren pinter banget milih sepatu. Pilihin aku juga donk kak " pinta Rosa
" lo tu ***** apa pura-pura *****?? lo tau kan gue males jawab pertanyaan lo! kenapa masih ngotot banget sih!? "
" habis aku ngerasa kak Sheren dan kak Amel baik sih! apa salah aku mau berteman? "
" tapi gue gak mau temenan sama lo! gue orang nya jahat!! "
" enggak!! kak Sheren orang nya baik kok, kalo emang kakak jahat kenapa mau bantu anak vakultas lain ngeluarin mobil nya dari parkiran? "
" karna dia ganggu jalan keluar gue! baru belajar mobil udah songong bawa mobil ke kampus "
" sudah!!, malu tau di lihatin banyak orang " Amel mencoba melerai mereka
Rosa tertunduk sedih dan Sheren berjalan menuju kasir untuk melakukan pembayaran
" aku cuma kasih saran ke kamu, jangan deketin Sheren lagi ya " kata Amel sambil memegang pundak Rosa
" tapi kenapa kak? aku cuma mau berteman "
" kamu tanya aja ke Abi "
Amel pergi meninggalkan Rosa yang terlihat bingung. Dia berlari menyusul Sheren yang sudah meninggalkan toko sepatu itu
Sampai di dalam mobil, Sheren menempelkan dahinya ke setir mobil.
" gue keterlaluan ya mel? " kata Sheren lesu
" iya Ren " jawab Amel pelan
Sheren merasa menyesal karna berkata kasar ke Rosa yang baik padanya.
Sheren melajukan mobilnya ke arah rumah Amel untuk mengantarkan nya. Setelah itu dia bergegas pulang.
Baru saja dia sampai di rumah, ada pesan masuk dari Abimanyu
***Abi
Besok di bandara tolong jangan memperlihatkan sikap kamu yang akhir-akhir ini menjauh.
Tolong bersikap lah sebagai istri dan menantu yang baik, sampai masa pemulihan papa berakhir***.
Sheren menarik nafasnya dalam-dalam dan tidak membalas pesan Abimanyu.
" baru dateng dek? dari mana aja? " tanya Glen yang sedang ada di ruang TV
Sheren menunjukan tas belanjanya
" beli sepatu buat acara lo "
" beli heels lo?? udah gak minjem lagi nih?? hahaha "
" khusus buat lo nih gue beli heels yang belum tentu gue pakek lagi! "
Sheren berjalan pergi ke kamarnya
Sampai di kamar, Sheren cepat-cepat membersihkan badan nya dan pergi tidur.