Go Back To You

Go Back To You
BAB 21


Pagi hari nya Sheren berangkat ke kampus lebih pagi untuk menghindari Abimanyu.


Menurutnya lebih jarang mereka bertemu maka rasa cintanya akan pudar.


Tujuan nya pagi ini ke rumah Amel sebelum berangkat ke kampus.


Sebelum pergi Sheren sempat Menelfon Amel untuk memberitahunya kalau dia akan pergi ke rumah Amel.


Sampai di sana Sheren bertemu dengan orang tua Amel yang sedang bersantai di depan rumah.


" Sheren apa kabar nak? lama gak ke sini? " sapa umi kepada Sheren


" baik umi,, maaf Sheren agak sibuk akhir-akhir ini jadi jarang main ke sini "


Setelah berbincang sejenak Amel yang baru keluar dari rumah mengajak nya masuk dan menunggu di kamar


" tumben Ren pagi-pagi udah kesini? bukan nya kemarin sore kamu ada di villa nya kak Glen? " tanya Amel penasaran


" iya gakpapa Mel,, gue lagi pengen ngehindari Abimanyu aja "


" kamu masih marah ya karna kejadian di warung soto? "


" bukan Mel, ada masalah lain "


Sheren mulai tertunduk dan sedih lagi


" ada apa sih Ren? kenapa lo gak ungkapin aja kalo lo suka sama Abi? "


Amel dudu di sebelah Sheren sambil mengusap punggung Sheren


" gue udah bilang kok dan Abi juga jujur kalo dia mulai suka sama aku! tapi kami sepakat untuk tetap berpisah "


" loh kenapa? kalian udah saling sayang kan? kenapa harus pisah? "


" Rosa alasan nya!! dia belum tau kalo Abi udah nikah dan Abi gak bisa nyakitin dia "


Sheren merebahkan tubuhnya


" takdir gue gini banget ya Mel! "


" jangan nyalahin takdir Ren! kalo dia jodoh mu nanti bakal kembali ke kamu kok "


Sheren mulai memejamkan matanya. Menenangkan dirinya yang saat ini menyalahkan takdir.


Tiba-tiba telfon Sheren berbunyi. Panggilan dari Olivia calon kakak iparnya.


" *hallo kenapa kak Oliv? "


" kamu pulang kuliah bisa nemenin kakak ke butik gak? tadi temen aku telfon katanya mau nawarin gaun nikah rancangan baru "


" bisa kak! nanti sore aku jemput di salon ya*! "


Sheren mematikan telfon nya


" mau kemana Ren? " tanya Amel


" nganter kak Oliv lihat gaun, kamu ikut sekalian ya biar rame "


" wah boleh tu!,, ya udah yuk ngampus "


Mereka berdua berpamitan ke orang tua Amel dan berangkat menuju kampus


Saat di kampus Sheren meminimalisir pertemuan nya dengan Abimanyu


walau mereka satu ruangan pun Sheren tidak pernah mau ada kontak mata dengan Abimanyu.


Sampai pulang sekolah Sheren tidak sengaja melihat Abimanyu yang berjalan menggandeng Rosa.


" jangan di lihat Ren! " kata Amel


" iya Mel "


Saat Sheren dan Amel akan masuk ke mobil nya tiba-tiba Rosa berlari menghampiri Sheren


" kak Sheren! kak Amel tunggu bentar " teriak Rosa


Sheren dan Amel diam melihat Rosa yang datang menghampiri


" tunggu kak! tunggu bentar "


" ada apa? " tanya Sheren dingin


" aku mau undang kak Sheren dan kak Amel ke ulang tahun ku "


Rosa menunjukan undangan nya.


Sheren tidak tertarik dan langsung masuk ke dalam mobil. Rosa yang melihat respon Sheren mulai cemberut


" sini undangan nya! " kata Amel


Rosa tersenyum dan memberikan kedua undangan itu ke Amel


" terimakasih undangan nya. Tapi kami gak bisa janji untuk datang ya! "


Rosa mengangguk dengan riang nya dan berlari menuju mobil Abimanyu


Amel memasuki mobil Sheren.


Sheren cepat-cepat tancap gas menuju salon Olivia


...****************...


Karna siang ini lalu lintas sangat padat Sheren dan Amel terlambat datang ke salon milik Olivia.


" kak Oliv sorry banget jalan macet " kata Sheren saat tiba di salon


Sheren dan Oliv masuk ke mobil. Di dalam mobil Olivia menyapa Amel yang duduk di belakang.


" kak Oliv!! selamat ya atas pertunangan kakak! maaf aku gak bisa dateng " kata Amel


" makasih Mel, Gakpapa kok waktu pertunangan kamu gak dateng tapi nanti waktu resepsi kamu harus dateng ya! rencana nya nanti kamu sama Sheren mau kakak jadiin Bridesmaids kakak! "


Amel tersenyum riang


" Wah mau kak! "


" owh iya gaun kalian juga udah kakak siapin loh!"


" serius kak!! waahh makasih kak "


Amel tersenyum bahagia karnan nanti akan berdandan cantik untuk mengiringi mempelai perempuan.


Setelah setengah jam di perjalanan akhirnya mereka sampai di butik milik teman Oliv.


Mereka di sambut dengan ramah dan di bawa ke ruang VVIP


Di sana sudah di jejerkan beberapa baju dan Olive mulai mencobanya


Gaun pertama modelnya terlihat simpel hanya saja cukup terbuka



" gemana Ren? Mel? bagus gak " tanya Olivia sambil berpose


Sheren dan Amel kagum melihat Olivia yang makin cantik menggunakan gaun putih tersebut apa lagi rambutnya yang tergerai panjang membuat tampilan Olivia makin elegan


" kak Oliv cantik banget " kata Amel yang terus memandangi olivia


" aku setuju pendapat Amel kak tapi kayaknya terlalu terbuka deh, apalagi nanti di resepsi kakak akan banyak rekan bisnis papa. Maaf ya kak aku lihat nya kurang sopan aja "


Olivia berkaca dan melihat penampilan nya


" iya sih bagian dada dan belakang terbuka banget, apalagi nanti waktu aku pakai veil pengantin, pasti rambut ku di gulung dan baju ini akan terkesan sangat terbuka " kata Olivia


" jangan khawatir Olivia. Aku masih ada satu baju yang bakal cocok ke kamu " kata Owner butik


Owner mengajak mereka pergi ke salah satu ruangan baju eksklusif mereka



" ini Liv, gaun ini baru aja dateng. kesan nya elegan dan tidak terlalu terbuka. Dan di bagian lengan juga ada aksen hiasan menjuntai! jadi nanti kalau kamu memakai veil pengantin dengan rambut yang tergulung masih terlihat cantik. Walaupun veil yang kamu pakai polos " kata owner tersebut


" wah iya cantik banget! "


Olivia tidak bisa berpaling dari gaun di depan nya dan langsung memilih gaun itu untuk pernikahan nya minggu depan.


" owh iya kamu punya baju untuk dua Bridesmaids ku ini kan " tanya Olivia setelah mencoba gaun pengantin nya


" kamu mau tema mereka warna apa? lilac? pink? grey? blue? " kata si owner ceria


" yang bagus deh pokok nya "


Owner itu langsung keluar dan mengambilkan baju Bridesmaids nya



" ini dia!, baju dengan warna ini, nantinya gak akan tenggelam waktu bersanding dengan gaun mu. Tapi untuk sekarang kita belum ada model untuk berhijab "


Amel mulai lesu karna dia akan batal menjadi bridesmaids Olivia.


" tapi jangan khawatir, kita akan kerjakan untuk gaun hijabnya, nanti kita tinggal panjangkan bagian bawah dress nya dan menutupi bagian dada serta lengan nya gemana? " lanjut si owner


" tapi pernikahan tinggal 1 minggu lagi, emang bisa? " tanya Olivia


" bisa kok tenang aja, setelah ini langsung aku kerjakan! nanti H-1 akan kita antar sekalian sama yang pendek ini "


Amel dan Sheren tersenyum bahagia. Mereka nanti akan menjadi pengiring tercantik di sana.


Tidak terasa waktu semakin sore, Setelah Olivia menyelesaikan pembayaran mereka pun memutuskan untuk langsung pulang.


Sheren mengantar Olivia kembali ke salon nya, setelah itu mengantar Amel pulang ke rumah nya.


Sekarang giliran Sheren yang pulang ke rumah Abimanyu.


Butuh waktu setengah jam untuk sampai di rumah Abimanyu.


Sheren berpasan dengan Abimanyu di ruang tamu.


Abimanyu berpakaian rapi dan membawa koper


" gue mau ke singapur selama 2 hari liat kondisi papa " kata Abimanyu


Sheren tetap berjalan menuju kamarnya


" salam buat papa sama mama!.....upst maksutnya om sama tante " kata Sheren ketus


" lo gak bilang hati-hati? "


" lo udah bisa jaga diri kan buat apa gue bilang hati-hati "


Sheren masuk ke kamarnya dan menutup pintu dengan kencang.


" lo bener-bener mau ngejauh dari gue Ren? " gumam Abimanyu lirih


" maaf mas taxi nya sudah datang! " kata pak Bejo


Abimanyu pun pergi meninggalkan rumah dengan kesedihan