
Pagi ini Sheren sedang malas ke kampus, badan dan fikiran nya sedang kurang semangat untuk menjalani hari.
" hallo Amel!, gue titip absen ya "
" enggak mau! gue gak mau bantu orang bolos! "
" ya elah Meeel, pliiiiisss kali ini ajaa "
" enggak!! pokok nya lo harus masuk titik! "
Amel mematikan sambungan telfon nya.
Karna Amel tidak bisa di ajak kompromi akhirnya Sheren dengan malas pergi mandi dan akan berangkat kuliah.
Setelah rapi Sheren turun kebawah untuk mengambil roti dan langsung berangkat ke kampus.
Di lantai satu ada papi yang sedang bersiap pergi ke kantor.
" Sheren langsung berangkat ya pii " ucap Sheren sambil menggigit roti tawarnya.
" hati-hati Ren! inget ya nanti kita jemput mertua mu, jangan pulang telat " teriak mami yang baru turun dari lantai 2
Sheren menyetir menuju kampus nya dengan santai, karna memang dia sedang tidak ingin ke kampus.
Tiba di kampus Sheren langsung mencari teman-teman nya di kantin.
" hai semua... " kata Sheren lemas
" syukur kamu cepet dateng Ren! aku udah bosen denger trio kwek kwek ini ngoceh gak jelas " kata Amel
" emang mereka bahas apa? "
" ini Ren anak club rencana nya mau ngadain touring! " kata Cahya semangat
" kita lagi nentuin tujuan " sambung nya
" oow gitu! emang kapan?
" bulan depan Ren! lo ikut kan? " kata Zaki
" gue absen dulu deh,, bulan depan butik mau ngeluarin produk baru, jadi gue bakal sibuk " kata Sheren
Setelah beberapa perbincangan mereka pergi menuju kelas
Di jalan Sheren berpapasan dengan Rosa.
Rosa hanya menunduk melihat Sheren di depan nya
" lo semua duluan aja nanti gue nyusul " kata Sheren ke teman-teman nya
Sheren berbalik menghampiri Rosa
" Rosa! " panggil Sheren
" iya kak ada apa? " kata Rosa sambil menunduk
" sorry kemarin gue bentak lo! akhir-akhir ini gue gampang bad mood " kata Sheren halus
Rosa mengangkat wajah nya dan tersenyum ke Sheren
" iya kak gakpapa kok! aku juga salah karna sok kenal sok deket ke kakak. Maaf ya kak "
" iya sama-sama. Ya udah kalo gitu gue tinggal ya, bye "
Sheren berbalik dan pergi menyusul teman-teman nya
" kak kita bisa jadi temen kan?? kak!! kak Sheren!! " teriak Rosa dari jauh
Sheren pura-pura tidak dengar dan langsung masuk ke dalam kelas nya.,
Kelas selesai dengan cepat. Sheren langsung pamit menuju butik untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang tertunda.
Tak terasa waktu menunjukan puku 3 sore, papi menelfon Sheren untuk cepat pulang, karna pesawat pak Kuncoro landing pukul 16.30
Sheren cepat-cepat merapikan pekerjaan nya dan pulang ke rumah.
Di rumah mami sudah menyiapkan hidangan makan malam bersama bi Inah
" Sheren ayo cepet mandi, jam segini biasanya jalan padet, apalagi arah bandara " kata mami
Sheren langsung menuju kamarnya dan bersiap.
Setelah di rasa rapi mereka pergi ke bandara dengan 2 mobil. Mobil pertama akan di kendarai papi dan mami sedangkan kendaraan ke dua akan di bawa sheren.
" nanti pak Kuncoro sama istrinya biar masuk mobil papi dan Abimanyu nanti masuk ke mobil mu ya " kata papi
" terserah papi aja, ya udah ayo berangkat keburu macet "
Mereka beriringan menuju bandara.
Saat berangkat lalu lintas tidak begitu ramai tapi setelah sampai di area bandara tiba-tiba jalan menjadi padat dan kemacetan lumayan panjang.
Mereka sampai pukul 16.55, papi dan mami langsung mencari keberadaan keluarga Abimanyu
" Kuncoro maaf saya datang terlambat, tadi jalanan macet sekali " kata papi setelah bertemu dengan pak Kuncoro
" tenang Bram,, kita juga nunggu gak begitu lama kok "
papi mendorong kursi roda pak Kuncoro menuju mobil mereka.
" keadaan aman Ren? " tanya Abimanyu
" aman "
" owh ya makasih udah baik sama Rosa "
" alay lo!! gue baik sama semua orang kalik "
Sheren merogoh kantung jaketnya untuk mengambil kunci mobil
Sheren melempar kunci itu ke Abimanyu
Mereka berjalan saling mengikuti sampai mobil
Setelah di parkiran papi dan Abimanyu membantu pak Kuncoro untuk masuk ke mobil
Setelah membantu Pak Kuncoro, Abimanyu dan Sheren masuk ke mobil untuk pulang ke rumah keluarga Sheren.
" ada tugas kuliah? " tanya Abimanyu
" banyak "
" boleh pinjem catetan lo? "
" iya nanti gue kasih ke lo di rumah "
Sheren tetap asik dengan HP nya
" gue bawa oleh-oleh buat lo Ren "
" owh ya..., makasih " jawab Sheren datar
Abimanyu bingung harus membicarakan apa karna Sheren selalu menjawab dengan cuek
...****************...
Sampai di rumah keluarga Sheren, Glen dan Olivia menyambut kedatangan keluarga Abimanyu di depan pintu.
" wah ini dia calon pengantin kita ya " kata pak Kuncoro ceria
" ya ampun colon kamu cantik sekali Glen " kata mama Abimanyu sambil mencubit pipi Olivia
Mereka masuk bersama dan langsung menuju ruang makan karna sudah waktunya makan malam
Sheren memilih duduk di sebelah Olivia sambil tetap fokus ke HP nya
" Shereeen jangan main HP terus donk " kata papi
" Sheren lagi mantau barang di butik pi..,, ada beberapa pengiriman yang telat. Jadi habis makan malam Sheren bakal langsung ke butik " kata Sheren
" itu bisa besok nak " ucap mami
" gak bisa mii, kalo aku tunda nanti waktu acaranya kak Glen aku gak bisa ngikutin sampek selesai kan "
" Nanti biar aku anter aja ke butik terus kalo pulang kamu telfon aku " kata Abimanyu
" gak usah! aku gak tau pulang jam berapa, biar aku bawa sendiri mobil nya " ketus Sheren
" kayaknya menantu papa lagi ngambek ya sama Abi? " selidik pak kuncoro
" enggak pa..., kami baik-baik aja kok "
" ah yang bener? duduk aja jauh-jauhan gitu "
" kamu ngambek sama aku sayang? " goda Abimanyu
" enggak!! ngambek apa sih? "
Semua tertawan di ruang makan
Setelah makan malam Sheren langsung pamit untuk pergi ke butik bersama Abimanyu yang ngotot mau mengantar dan menunggunya di butik
sheren dan Abimanyu sampai di butik pukul 19.50
" kamu pulang bawa mobil ku aja! nanti aku gampang deh kalo pulang "
kata Sheren
" aku ikut tunggu di sini aja "
" ngotot banget sih loh! "
Abimanyu menggandeng tangan Sheren masuk ke dalam butik
Para karyawan yang memandang mereka iri, karna Abimanyu memegang erat tangan Sheren.
Sampai di ruangan milik Sheren. Abimanyu langsung duduk di sofa dan Sheren menuju meja nya memulai pekerjaan.
Hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 02.30
Sheren masih sibuk dengan kertas dan laptop sedangkan Abimanyu tertidur di sofa.
Sheren kasihan kepada Abimanyu yang terlihat lelah, dia mengambil jaketnya dan meletakkan di tubuh Abimanyu
" kalo gue putusin Rosa dan nge publish hubungan kita apa lo mau melanjutkan pernikahan ini " kata Abimanyu
Dia langsung menarik tubuh Sheren hing terduduk di pangkuan nya.
" lo ngapain sih Abi? "
" jawab dulu! kalo gue putusin Rosa apa lo bakal batalin perceraian kita? "
" lo ngelindur ya! "
" gue bakal mutusin Rosa buat lo "
Sheren hanya diam mendengar ucapan Abimanyu, Jantungnya berdebar kencang tak beraturan
" Rosa terlalu baik untuk lo sakiti! "
" terus gue harus apa? saat ini gue kembali sayang sama lo "
" sayang belum tentu Cinta Abi "
Sheren berdiri dari pangkuan Abimanyu dan kembali menyelesaikan pekerjaan nya
Abimanyu merasa kesal dan pergi meninggalkan Sheren di ruangan tersebut.