Go Back To You

Go Back To You
BAB 6


Sheren baru sampai dirumahnya. Dia langsung menuju dapur dan mengambil air dingin dari kulkas.


' Abiiii!! gue bakal bales lo ' gerutunya dalam hati


Sheren pergi menuju kamarnya untuk membersihkan badan dan istirahat. Tadi dia berjalan kaki untuk pulang ke rumah, karna baru ingat kalau dompetnya tertinggal dan hp nya lowbat. Kakinya terasa nyeri karna perjalanan yang jauh hari ini.


" Lah udah pulang?? kok sendiri? " tanya Glen


Sheren hanya melirik kakanya dan berjalan menuju kamar.


" Abimanyu mana dek? " tanya Glen lagi


" gak tauu!! aaargh aku kesel sama dia!! awas aja nanti kalo ke rumah!! bakal aku bales!! " teriak Sheren karna merasa kesal lalu masuk ke dalam kamarnya.


Glen yang ada di ruang TV mengerutkan dahi melihat adiknya


' bertengkar lagi ya mereka? waduh kedepannya gemana kalo nikah? ' batin Glen


" mas Glen itu si mbak kenapa pulang-pulang kok ngamuk? " tanya bi Inah yang baru keluar dari kamarnya


" gak tau bii...,, tengkaran kalik " jawab Glen


Papi dan mami pun ikut keluar dari kamar dan menghampiri Glen


" Sheren kenala Glen?? " tanya mami


" tengkaran kalik mi,, dateng-dateng wajahnya kusut terus ngos-ngosan "


" apa mami ke kamarnya aja ya?? " tanya mami


" gak usah mi...biarin aja dulu nanti tambah ngamuk kalo di tanya-tanya " jawab Glen sambil mengganti chenel TV nya.


...****************...


Di tempat lain Abimanyu sudah punya janji dengan Rosa. Sebenarnya mereka janjian jam 3 sore tapi karna ada hal yang tidak bisa dijelaskan maka Abimanyu langsung tancap gas ke apartemen milik Rosa.


Abimanyu sampai di apartemen dan langsung menuju lift. Setelah sampai di lantai tujuan nya Abimanyu langsung masuk ke apartemen Rosa, karna dia sudah tau pin apartemen Rosa.


" SURPRISE!! " Abimanyu mengagetkan Rosa yang sedang berada di dapur.


Abimanyu memeluk pinggang Rosa sambil mencium kepalanya


" sayang!! katanya mau ketemu jam 3 kok malah repot kesini sih? " Rosa sangat gembira dengan kedatangan Abimanyu


" soalnya aku udah kangen sama kamu sayang,, terus aku udah gak sabar mau kasih sesuatu ke kamu "


Abimanyu mengeluarkan kotak kecil dari sakunya dan membukanya di depan Rosa.


Rosa sangat senang melihat isi dari kotak itu. Sebuah cincin bertahta berlian dan batu safir berwarna biru


" ya ampun sayang!! ini cantik banget " kata Rosa sambil memeluk Abimanyu


" ia donk, sesuatu yang cantik untuk gadis cantik ku " balas Abimanyu lalu mencium bibir Rosa.


Rosa yang senang membalas ciuman Abimanyu. Mereka terlihat bahagia saat ini. Abimanyu sejenak melupakan perjodohan dari papa nya.


" ayo makan dulu, aku masak udang asam manis loh " Rosa memperlihatkan masakannya yang masih ada di atas kompor sambil tersenyum


Abimanyu pun membalas senyum Rosa. Dia juga membantu Rosa menyiapkan meja makan.


" papa udah baikan kok, tadi pagi sudah pulang ke rumah "


" kok penyakit papa kamu bisa kambuh sih? emang ada masalah apa? kamu bertengkar lagi ya sama papa kamu? "


Abimanyu hanya diam, saat ini dia tidak mungkin menceritakan masalah perjodohan nya dengan Sheren. Abimanyu tidak mau kalau nanti Rosa akan sedih dan drop. Sudah cukup dia sedih karna di tolak mentah-mentah oleh papa nya. Untuk saat ini Abimanyu ingin Rosa lebih ceria.


" sayang kok diem? " tanya rosa menyadarkan Abimanyu dari lamunan nya


" masakan kamu enak sayang, a...aku jadi gak bisa konsen sama pembicaraan kita " jawab Abimanyu tergagap


" ya udah di habisin aja nanti aku masakin lagi buat kamu bawa pulang ya " jawab Rosa sambil tersenyun manis.


pukul 16.30 Abimanyu berpamitan pulang kepada Rosa. Sebelum dia pulang Rosa sudah membungkus kan masakan yang tadi di puji oleh Abimanyu. Mereka turun ke tempat parkir bersama, karna itu sudah menjadi kebiasaan mereka. Setiap Abimanyu mengunjungi apartemen Rosa atau hanya mengantarnya pulang, pasti Rosa akan menemaninya sampai masuk ke mobil dan pergi pulang


" gak sabar deh nanti kalo kita udah nikah, aku pasti bakal nganter kamu kayak sekarang sambil gendong anak kita! terus bilang dada papa hati-hati " Rosa berandai-andai


" iya sayang..., ya udah aku pulang dulu ya " jawan Abimanyu sambil mengecup kening Rosa.


Abimanyu merenungi keinginan Rosa untuk menikah, dia juga sangat ingin menikahi Rosa tapi apa dayanya dengan perjodohan dan kesehatan papa nya.


Abimanyu menarik nafas dalam dan menghembuskan nya perlahan


' aku mau menikahi mu Rosa,, tapi aku juga gak bisa apa-apa sama keputusan dan kesehatan papa '


gummanya dalam hati


Perjalanan di tempuh selama 20 menit hingga Abimanyu sampai di rumahnya sendiri.


Abimanyu sudah tidak tinggal dengan orang tuanya semenjak dia bersekolah di London. Jadi sekarang saat dia kembali ke Indonesia dia pun sudah bisa punya hunian sendiri.


Rumah Abimanyu sangat besar dan mewah walau dia hanya tinggal dengan dua pembantu dan satu supirnya.


" mas Abi...,, tadi bapak telfon katanya mas Abi di suruh ke rumah besok pagi sebelum berangkat ke kantor " kata bi Surti


" iya bi..., ow iya bi ini ada makanan tolong di angetin ya nanti buat makan malam saya. Yang bibi masak hari ini buat bibi sama yang lain aja "


" iya mas "


bi Surti langsung membawa bungkusan milik Abimanyu dan pergi ke dapur.


Sedangkan Abimanyu langsung menuju kamarnya untuk membersihkan badan dan mengecek tugas kantor nya untuk besok.


Tiba-tiba kepalanya terasa pusing karna memikirkan keinginan Rosa untuk menikah dengan nya.


Mereka sudah berpacaran selama 3 tahun. Awal pertemuan mereka saat Abimanyu kuliah di London. Saat itu Rosa sedang ada projek modeling dan mereka tidak sengaja bertemu. Semenjak itu lah mereka dekat sampai akhirnya berpacaran.


selama 3 tahun mereka LDR London Indonesia karna Abimanyu yang masih melanjutkan kuliahnya dan Rosa yang menjadi model di Indonesia. Sampai akhirnya dia diminta pulang dan melanjutkan kuliah di Indonesia oleh papa nya.


Waktu itu dia bahagia karna bisa bertemu setiap hari dengan Rosa dan mengenalkannya ke orangtua nya. Tapi nasib berkata lain. Saat Rosa di bawa ke rumah, papa marah besar karna beliau mengira Rosa menggoda Abimanyu saat di kantor, karna saat itu Rosa sudah menjadi brand ambasador dari produk mereka.


' gemana ya caranya aku bisa sama Rosa? atau aku manfaatin aja Sheren biar aku bisa deket sama Rosa! tapi aku juga gak sampek hati buat nyakitin dia semenjak kejadian itu ' batin nya


Abimanyu mengacak-acak rambutnya yang sudah di sisir rapi.


Tiba-tiba suara telfonnya berbunyi. Asisten nya menelfon untuk memberi tahu bahwa besok jadwal kerjanya tidak begitu padat hanya akan ada pertemuan dengan pak Bram yaitu papinya Sheren dan papanya saat jam makan siang.


Setelah menutup sambungan telfonnya, Abimanyu langsung merebahkan tubuhnya di kasur. Keinginan untuk makan hilang. Kepalanya pening karna memikirkan entah hal apa yang akan mereka bicarakan besok.