
Sudah dua hari Sheren dan Abimanyu saling diam entah itu di rumah atau di kampus.
Abimanyu kesal terhadap Sheren yang tidak mau di perjuangkan. Saat di singapur dia sudah memikirkan untuk lebih memilih Sheren dan akan memutuskan Rosa dengan baik. Tapi Sheren malah menolak keputusan nya
Hari ini Sheren akan meminta ijin karna besok tidak bisa ikut kelas.
Tidak di sangka Abimanyu baru keluar dari ruangan dosen pembimbing
Mereka berpapasan di pintu masuk.
" aku udah minta ijin buat kamu juga, jadi gak usah masuk lagi " kata Abimanyu di depan pintu
Sheren mengangguk.
Mereka berjalan bersama ke kelas. Sheren ingin mengajak nya berbicara tapi sebelum dia memulai pembicaraan Rosa datang menghampiri mereka
" hallo kak Sheren, hallo kak Abi "
Rosa berlari lalu menggandeng tangan Abimanyu dengan manja
" kalian dari mana? tumben barengan? " tanya Rosa
" kita habis dari ruang dosen pembimbing, kamu mau kemana? " tanya Abimanyu
" mau ke kelas!, kita bareng yuk "
Rosa menggandeng tangan Abimanyu dan Sheren dengan riang
" kalian duluan aja, gue mau ke toilet " ucap Sheren
" owh ya udah kalo gitu, kita duluan ya kak "
Mereka berdua terlihat mesra sekali. Sheren hanya bisa melihat sambil menahan perih di hatinya
' lo tau Abi! gue pernah mau rebut lo dari Rosa. Tapi waktu gue lihat tingkah Rosa yang baik dan ceria, gue mengurungkan niat itu '
Sheren memandangi kepergian Abimanyu dan Rosa.
Di kelas Sheren bertemu dengan Amel
" Ren gemana bajunya udah dateng?? " tanya Amel penasaran
" udah kemarin malem tapi di salon kak Oliv, nanti kita Ambil bareng-bareng deh "
" okey!! "
...****************...
pulang kuliah Sheren dan Amel bergegas menuju salon milik Olivia untuk melihat dress bridesmaid mereka.
Olivia menyambut mereka dengan baik dan membawa mereka ke ruang kerjanya di lantai 3 salon
" kalian coba dulu gih " kata Olivia
Amel yang mencoba terlebih dahulu karna dia sangat semangat dengan bajunya.
Untuk Ukuran dan model hampir mirip seperti punya Sheren hanya saja ada tambahan di bagian lengan dan dada serta dress yang memanjang.
( maaf penulis tidak bisa memperlihatkan gaun milik Amel, untuk pembaca silahkan bermain dengan imajinasi ya! )
" gemana kak penampilan ku? cantik?? " kata Amel centil
" tentu cantik donk " jawab Olivia
Sheren keluar dengan dress nya
" kak kayak nya punya ku jadi lebih pendek dari kemarin ya??. Kemarin aku pakek dress nya di bawah lutut tapi sekarang kenapa di atas lutut "
" wah iya juga ya. Aduh gemana ini kan acaranya besok? "
Olivia mulai panik karna gaun Sheren yang pendek.
" ya udah gpp kak pendeknya gak ekstrim kok, jangan panik "
Sheren menenangkan Olivia
" beneran kamu akan nyaman?? "
" iya kak Oliv, kakak tenang aja! "
Setelah berganti pakaian ke baju semula. Sheren dan Amel pamit untuk pulang karna Sheren harus ke butik maminya untuk membereskan pekerjaannya
Sebelum itu, Sheren mengantar Amel ke rumah nya yang kebetulan se arah dengan butik milik mami nya.
Sesampai di butik Sheren langsung mengerjakan semua tugasnya yang masih menumpuk.
Sheren bekerja hingga lupa waktu, pekerjaannya selesai pukul 23.00
Sheren turun ke butik yang sudah sepi dari 2 jam lalu.
Setelah Sheren mengunci pintu butik tersebut dan akan pergi ke mobil, dia melihat Abimanyu dengan motornya di sebelah mobil
" kamu ngapain ke sini? "
" Habis jalan aja, terus kebetulan lewat dan lihat mobil kamu jadi iseng aja berhenti ech kamu nya keluar " Abimanyu mencari alasan
" masih mau jalan? atau pulang? "
" pulang aja lah udah malem. Besok pagi-pagi kan harus ke salon nya kak Olivia buat ambil jas "
Sheren hanya mengangguk dan langsung masuk ke mobilnya.
Di dalam mobil Sheren tidak bisa menyembunyikan senyum nya karna Abimanyu yang menjemputnya.
Begitupun Abimanyu, Setelah memakai helm bersemi sebuah senyum kebahagiaan karna bisa menjemput Sheren dengan alasan yang aneh.
...****************...
Ke esokan hari nya, Sheren berangkat ke salon milik Olivia jam 5 pagi untuk di dandani.
Dia berangkat menggunakan mobilnya
Sebelum ke salon Sheren menjemput Amel di rumah nya.
Beberapa saat setelah sampai di Salon, suasana nya serba panik
" kak Olive ada apa? "
" gawat Ren! tadi aku di telfon sama toko perhiasan. Katanya cincin ku baru datang jam Setengah 8, padahal acara mulai jam 8 "
" kok molor banget? "
" gak tau!!,, gemana donk? "
" tenang kak tenang, Ambil nafas yang dalam terus hembusin perlahan. Percaya sama aku! aku bakal ambil cincin kakak dan gak telat dateng ke acara oke "
Sheren mencoba menenangkan Olivia
" kamu bisa Ren? di sana jalanan padat loh "
" udah lah tenang, serahin sama Sheren "
Pelan-pelan suasana berubah lebih baik, Olivia sedang di rias dengan cantik begitu juga Amel dan Sheren.
Pukul 06.00 Abimanyu, Glen dan sepupu Olivia datang untuk memilih jas dan sedikit di poles
Olivia yang melihat Glen datang langsung menceritakan masalah cincin nya tersebut
" tenang kak Glen! Aku pasti bisa kok "
" biar aku anter aja kak, hari ini aku bawa motor kok " Abimanyu menawarkan bantuan
" lo ikut kak Glen ke tempat acara aja, motor lo biar gue bawa "
" lo serius dengan dress se pendek itu mau bawa motor gue? "
Sheren melihat dress dan Heels yang sudah terlanjur di pakai
" udah pokoknya lo sama Abi berangkatnya. Gak mungkin kan lo harus ganti baju lagi! "
Akhirnya Sheren setuju dengan Glen dan berangkat bersama Abimanyu
Pukul 06.30 mereka memutuskan untuk berangkat supaya nanti setelah cincin nya datang mereka bisa buru-buru kembali ke tempat resepsi.
Abimanyu melihat Sheren yang akan menaiki motornya.
" tunggu bentar Ren! "
" apa sih? keburu padet ini jalan nya "
" bentaran Ren! "
Abimanyu berlari ke dalam salon dan datang dengan jaket lalu menyerahkan nya ke Sheren
" pakek nih buat nutupin dress lo yang pendek! "
Sheren mengikat jaketnya di pinggang
" lo ngapaim liat-liat gue? "
tanya Sheren sambil mengerutkan dahinya
" kayak nya lo harus pakek jas hujan deh! "
" lo gila hawa cerah gini gue harus pakek jas hujan?! "
" ya gemana? bagian bawah lo ketolong, bagian atas lo kebuka "
" ach banyak omong lo!! ayo berangkat "
Mereka berangkat menuju toko perhiasan dan sampai pukul 07.25
" misi mbak! mau ambil pesenan cincin atas nama Glen Pratama "
" tolong notanya dulu mbak "
Sheren memberikan nota pembelian dan karyawan tersebut lansung mencari cincin yang di maksut
" di tunggu sebentar ya mbak! cincin nya masih dalam perjalanan "
" hah?! dalam perjalanan?! "
" iya mbak, mungkin 10 menit lagi sampai "
Mereka pun menunggu dengan cemas di depan toko perhiasan tersebut.
setelah hampir 10 menit nama Sheren di panggil karna cincin nya sudah datang.
Tanpa banyak mengulur waktu, Sheren dan Abimanyu langsung menuju tempat acara.
Abimanyu membawa motor dengan kecepatan tinggi supaya dapat mengejar waktu
tiba-tiba beberapa meter sebelum gedung resepsi motornya mati dan tidak bisa di nyalakan
" lah motor lo kenapa? "
" gue lupa isi bensin Ren! "
" percuma motor gahar! bensin nya sekarat banget "
" ya gue gak tau! "
" udah lah! itu gedungnya udah kelihatan gue lari aja ke sana! URUS MOTOR LO!! "
Sheren berlari secepat mungkin menuju gedung resepsi.
Makin cepat dia berlari, kakinya makin sakit. Akhirnya Sheren melepas heels nya, memeluknya dan mempercepat larinya.
Di depan gedung orangtua nya terlihat panik karna 5 menit lagi acara akan di mulai
" Abi mana? " tanya mami
Sheren menunjuk ke arah Abimanyu yang mendorong motornya
" ya udah kalo gitu kamu tunggu Abi dan cepat masuk ya. Sama itu sepatu di pakek jangan di tenteng "
Mami langusng masuk menuju tempat acara
" gila lo lari cepet banget " kata Abimanyu
" demi kakak ipar nih "
mereka saling memandang dan tertawa melihat keadaan satu sama lain yang kacau
" rambut lo tuh gak karuan! "
" jas lo tu benerin! "
Sheren pergi ke ruangan Olivia dan meminjam sisir untuk merapikan rambutnya
" ya ampun kok jadi berantakan gini sih? " kata salah satu stylish
" kenak tornado mbak " kata Sheren
" mana jepitan dekorasinya copot semua "
Sheren melihat keadaan sekitar untuk mencari benda yang bisa di pakai untuk hiasan kepala
" itu bando siapa? "
Kata Sheren sambil menunjuk bando yang ada di atas meja
" punya saya mbak " kata seorang wanita dari butik yang menangani gaun Olivia
" saya pinjam ya mbak "
" silahkan mbak "
Sheren memakai bando itu
" gemana hiasan kan "
seorang panitia acara memanggil pengantin dan Bridesmaid.
Mereka langsung menuju ruangan resepsi.
Abimanyu yang melihat Sheren keluar dari balik pintu bersama Olivia dan Amel terpanah.
Rambut Sheren yang sudah menghitam kembali dengan bando berwarna gold di kepalanya terlihat cantik dan anggun
Acara berlangsung dengan baik. Semua orang merasa gembira.
Abimanyu dan Sheren pun terlihat akrab