
dirumah sakit setelah neneknya tertidur semy membetulkan selimut neneknya dengan lembut lalu mengecup kening neneknya
"aku pulang dulu nek besok aku akan menengokmu lagi" bisik semy
waktu menunjukan pukul 09:25 malam semy tidak pulang ke kontrakan melainkan ke garasinya karena semua barangnya sudah dipindahkan ke sana
saat sampai disana semy terkejut ternyata semua barangnya sudah tertata dengan rapih,
dan tempat itu terlihat bersih setidaknya bagian lantai dan debu debu yang menempel sejak lama sudah hilang ,semy sangat berterimakasih pada bapak tukang istri serta anaknya karena mereka sedari dulu selalu membantu dan bersikap baik pada semy
"besok aku akan menemui mereka dan memberikan sesuatu untuk membalas kebaikan mereka" ucap semy tersenyum
dia naik kelantai dua yang berbahan kayu yang luasnya hanya 1/4 dari luas garasi tersebut ada tempat tidur lemari dan meja belajar yg sudah tertata rapih dia menjatuhkan dirinya ditempat tidur
"aku ingin mandi tapi badanku cape sekali"
semy ambruk dan tertidur begitu saja namun tak selang beberapa jam badannya bergetar dan dia terbangun kan oleh mimpi buruk tentang adik2nya
" haah..mimpi buruk itu lagi" ucap semy berusaha mengendalikan diri
dia lalu turun ke lantai satu dan memutuskan untuk mandi, air di kamar mandi semy masih manual masih diambil oleh mesin listrik penarik air yang sedikit berisik itu kamar mandi berukuran 2meter ke 2meter tersebut hanya berisikan satu bak mandi tampung air dan toilet jongkok tidak ada shower atau lainnya
selesai mandi semy mencoba untuk tidur kembali dia teringat percakapan dengan dokter sebelum dia pulang dokter berkata jika neneknya mengalami keajaiban yang luar biasa dokter menjelaskan kalo timnya tidak mengalami kesulitan saat Operasi cangkok jantung dan setelah sepuluh jam pemantauan tubuhnya sepertinya tidak mengalami penolakan dengan jantung barunya dan yang jadi kekhawatiran dokter hanya kondisi pasien yang sudah tua dan lemah itu sebabnya banyak alat dipasang untuk membantu tpi sepertinya tekad pasien yang ingin hidup sangat kuat ,neneknya semy adalah pasien pertama yang tersadar lebih cepat dibanding pasien operasi jantung lainnya padahal kondisi tubuh sebelumnya sangat lemah
semy sangat bahagia dengan pernyataan dokter tersebut dia mencoba untuk tidur kembali
pagi hari waktu menunjukan pukul 07:30 cuaca yang cerah
Rosemary sudah berada di ruangan kantornya didampingi sang asisten Monalisa
"bagaimana kamu sudah menyuruh seseorang untuk membantu dia fitting kan" ucap Rosemary
" sudah nona" jawab Monalisa
"lalu untuk orang orang yang dibicarakan neneknya semy dirumah sakit kamu sudah cari tau alamatnya?" tanya Rosemary
Monalisa :"sudah nona"
"tentu nona akan saya pastikan"
Rosemary bersandar di kursinya dia memejamkan mata dan memijit pelipis matanya teringat saat semy memintanya datang untuk menemui neneknya
saat itu Rosemary memutuskan untuk tidak datang karena merepotkan ,tapi dia teringat bagaimana mungkin dia menikahi semy tanpa perkenalan dengan keluarganya, lalu dia meminta Monalisa untuk mencari tahu alamat rumah sakit yang merawat neneknya semy
setelah dipastikan Rosemary pun datang kesana dengan Monalisa, Rosemary sempat kesal karna tidak ada semy disana,
Rosemary maduk ke ruang rawat neneknya semy diikuti Monalisa
saat itu dia langsung melakukan perkenalan
"selamat malam nenek perkenalkan nama saya Rosemary saya adalah pacar dari cucu nenek semy, dan ini asisten saya Monalisa" ucap Rosemary dengan sopan lembut dan menunduk hormat Monalisa ikut menunduk hormat
neneknya semy tampak terpaku tak percaya
"oh.. kalian cantik sekali aku pikir kalian adalah bidadari yang datang untuk mengambil nyawaku tapi tadi kalau tak salah dengar kamu adalah pacarnya semy yang artinya kamu adalah menantuku" ucap neneknya semy dengan lemah sambil terduduk di ranjangnya
Rosemary menghampiri duduk di bangku disamping neneknya semy meraih tangannya lalu menciumnya
" nenek aku minta ijin untuk menikahi cucumu" ucap Rosemary lembut lalu mengelus tangan neneknya
" oh aku bahagia sekali kamu sangat cantik dan juga lemah lembut keluargaku pasti bahagia mendengar kabar menggembirakan ini" ucap nenek semy penuh haru
" kalau ada yang nenek mau bilang saja aku akan melakukan semuanya untukmu" ucap Rosemary
"oh menantuku aku ingin keluargaku ikut menghadiri pernikahan mu, mereka pasti akan terharu menyaksikannya"
"tentu nenek"
tepat setelah itu semua datang
@@@@