Miss CEO

Miss CEO
25 kebenaran tentang semy


saat dalam mobil Monalisa mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang


"Monalisa antar aku ke hotel VVIP terdekat ayo kita bahas beberapa hal"


"baik nona" sambil tetap fokus ke jalan raya


"aku sangat penasaran dengan hasil investigasimu"


"saya sudah mendapat hasil yang akurat"


"itu kabar bagus pasti kamu sangat kesulitan"


"iya tapi saya berhasil mengatasinya"


"kamu yang terbaik"


"terimakasih nona" Monalisa tersenyum, senyum yang bahkan sulit diperlihatkan ke orang lain


saat sampai di hotel yang dituju, Rosemary mandi terlebih dahulu sementara Monalisa menyiapkan beberapa berkas yang diperlukan Rosemary


"ini... jelaskan ini" Rosemary dengan ekspresi terkejut


"iya nona itu adalah kebenarannya sepertinya selama ini kita sudah salah faham" ucap Monalisa


"hah.. jadi dia hanya terjebak skandal itu dan kenapa dia begitu bodoh meski lolos hukum namun tetap dapat reputasi buruk dan pemecatan tanpa hormat" Rosemary mulai terlihat kesal


"seperti yang dijelaskan disana skandal itu terjadi saat lighting property menerima projek pembuatan museum sejarah, perusahaan itu bertugas membuat replika benda bersejarah dan miniatur bangunan ,tuan semy yang punya kemampuan membuat barang barang artistik mendapat tanggung jawab tersebut, awalnya semua berjalan lancar dan pemilik museum tersebut puas dengan hasil kerja tuan semy, lalu saat lanjut ke projek dengan dana yang lebih besar tiba tiba dana yang terkirim ke akun tuan semy menghilang ,saat itu pemilik museum mulai mencari tau hilangnya dana tersebut dan mulai tercium ternyata yang mengambil dana tersebut adalah tuan Marco anak dari direktur Johan pemilik lighting property, tuan Johan mulai panik jika sampai publik tau yang mengambil dana itu adalah anaknya sendiri maka kepercayaan para klien akan hilang pada perusahaan tersebut, lalu tuan Johan menghukum anaknya dengan mengirimnya ke luar negeri untuk belajar dan untuk merenungi kesalahannya dia dikurung diasrama yang katanya dijaga ketat, lalu untuk melindungi nama baik perusahaan tuan semy diperintah untuk meminta maaf pada pemilik museum dan mengakui kesalahan yang dilakukan tuan Marco karna dinilai paling masuk akal selaku penanggungjawab dari projek tersebut" ucap Monalisa dengan jelas


Rosemary menarik dan mengeluarkan napas dengan kasar sepertinya ada emosi yang merasukinya


"dan disini saya dapat informasi rahasia dimana sebelum tuan semy mengakui kesalahan dia menolak dan berniat mengajukan hukum tapi tuan Johan mengancam akan melakukan tindakan alibi dengan menyewa para pengacara tingkat atas sehingga tuan semy lah yang akan dipenjara, disini tuan semy diberi pilihan oleh tuan Johan mengakui kesalahan, dipecat secara tidak hormat namun bebas hukum dan dapat dana kompensasi atau tetap mengajukan hukum yang jelas akan kalah karna tuan Johan memiliki banyak pengacara dan juga uang, tuan semy yang terpojok karena dia punya tanggung jawab untuk menjaga neneknya yang sedang sakit akhirnya memilih mengakui kesalahan itu" lanjut Monalisa


"mau maunya dijadikan kambing hitam dasar bodoh ,dasar dungu," gerutu Rosemary kemudian terdiam sambil memijit pelipisnya


"sepertinya dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan tuan semy dengan keputusannya, karena bagaimanapun pegawai biasa yang memiliki sedikit uang tidak akan bisa menang melawan perusahaan besar yang punya banyak pengacara dan uang" ucap Monalisa sambil mendekat lalu memberi pijatan lembut di kening nonanya karena melihat ekspresi Rosemary yang terlihat pusing menerima fakta tentang semy


@@@@@