
setelah selesai mandi dan menggunakan handuk Rosemary beranjak pergi tapi dia teringat sesuatu
"bagaimana kalau dia cuma mandi biasa gak berendam di bathtub gak mencuci bersih badannya dia kan tiap hari akan tidur denganku"
lalu Rosemary mengisi air di bathtub mengatur kehangatan nya lalu menambahkan aromaterapi
saat keluar dari kamar mandi nampak semy baru membereskan tempat tidur dengan rapi sama seperti semula
"pergi mandi sana aku sudah menyiapkan airmu" ucap Rosemary dengan jutek
"ehh..apa.."semy heran
"apa..cepat mandi malah bengong" Rosemary sambil berjalan menuju meja rias
semy hanya menurut
saat masuk kamar mandi semy tertegun melihat bathtub berisi air hangat
"apa ini yang disebut sudah disiapkan air ,aku harus mandi di bathtub warna pink itu"
semy garuk garuk kepala lalu mengusap wajahnya
"hanya enam bulan hanya enam bulan" guman guman sambil mengusap dada
saat dalam bathtub
"eh..wangi mawar ini nyaman tapi kenapa harus wangi mawar ,wangi khas perempuan, Rosemary tega aku yang laki laki dibuat jadi wangi perempuan" semy kesal
setelah selesai mandi dan berganti pakaian semy merapikan wajah dan rambut nya
saat keluar dari ruangan ganti semy melihat Rosemary belum selesai berdandan masih perapikan rambutnya
"bantu aku memasang ini" ucap Rosemary pada semy sambil menyerahkan jepit rambut
semy mengambil jepit itu lalu memasangkan sesuai instruksi Rosemary
"nona jepit yang sebelah sini miring tidak sama seperti yang saya pasang"
"oh kalau begitu lepas lalu samakan dengan yang kau pasang"
semy melakukan perintah Rosemary
lalu terdengar ketukan pintu semy membukakan pintu ternyata itu pak Sam
"tuan nyonya waktunya sarapan" ucap pak Sam sopan
"baik pak Sam" ucap semy
lalu Rosemary yang sudah selesai berdandan datang menghampiri semy
"ayo kita turun" ucap Rosemary sambil menggandeng tangan semy
apa benar mereka sungguh menikah atau hanya pura pura
batin Emma
mereka menikah karena ingin menutupi skandal itu kan tapi kalau mereka bersikap seperti ini bagaimana aku punya bukti
batin Eduardo
"silahkan nona" ucap pak Sam menggeserkan kursi utama yang biasa di duduki kepala keluarga
"suamiku yang duduk disana aku duduk disini disampingnya" ucap Rosemary
semy hanya menurut
melihat semy duduk di kursi utama Eduardo geram
sial dulu kursi itu diambil Rosemary sekarang malah diambil si sialan itu
Eduardo geram tapi tidak bisa melakukan apapun
kalau aku sudah menemukan bukti kepalsuan akan ku usir kalian dari rumah ini
Emma berusaha menahan emosi
pemandangan aneh nampak di waktu sarapan pagi itu Rosemary yang biasa dilayani kini melayani orang lain
"ini..kau mau susu atau mau jus" ucap Rosemary yang baru menaruh sandwich dipiring semy
"susu saja" ucap semy
Rosemary menuangkan susu di gelas semy lalu mengambil sandwich dan susu untuk sarapan nya sendiri
setelah selesai sarapan
"pak Sam suamiku waktu pertama disini tidak mengalami masalah kan?" ucap Rosemary
Emma dan Eduardo saling pandang
"saya mendengar keributan kecil tapi saya tidak tahu apa bagi tuan semy itu masalah atau bukan" jawab pak Sam
"Tante, Eduardo dengarkan aku, aku adalah pemimpin di keluarga ini dan dia suamiku yang artinya kedudukannya sama pentingnya denganku aku harap kalian tidak akan melakukan tindakan yang akan merugikan dia karena merugikan dia sama dengan merugikan aku dan Tante kau tau kan aku bagaimana" ucapan Rosemary setengah mengancam
"kau mengancamku" ucap Emma
"ini hanya penjelasan tapi kalau Tante mau menganggapnya ancaman ya terserah" Rosemary cuek
"kau" Emma berusaha menahan marah
@@@@@