Miss CEO

Miss CEO
12 menjelang pernikahan


hari hari semy berlalu dengan Omelan Rosemary yang setiap hari slalu menelepon untuk mengingatkan semy agar tidak bersikap bodoh agar semy belajar bersandiwara yang baik agar bisa menyembunyikan tingkah bodohnya entah mengapa Rosemary begitu takut semy tidak bisa menjaga sikap di depan keluarganya


terkadang semy cape menghadapi sikap Rosemary yang memiliki kehawatiran berlebih


tapi semy mengerti karena dirinya bodoh makanya Rosemary khawatir begitu,


saat ini dua hari lagi menjelang pernikahan


jam 5 sore Rosemary meminta bertemu semy di restoran private restoran royal


saat sampai di restoran semy dan Rosemary duduk bersebrangan disamping Rosemary ada Monalisa yang berdiri tegak seperti patung dan diatas meja terdapat makanan yang menggugah selera


lagi Rosemary mendorong amplop dengan jarinya amplop coklat yang kali ini tidak terlalu besar


"ini apa" ucap semy


"kamu bisa tau saat kamu membukanya" jawab Rosemary


semy mengambil amplop itu lalu membukanya


ternyata isinya adalah ATM black card


"ini magsudnya apa" semy terheran


Rosemary tidak menjawab dia malah memandang semy kesal


"kalo diberikan padamu berarti artinya harusnya kau tau" jawab Rosemary ketus


"a a aku tidak butuh ini " ucap semy sambil memasukkan kembali kartu ATM ke dalam amplop


"yang bilang itu untukmu siapa" ucap Rosemary dengan pandangan merendahkan


"ehh.." semy bingung


"kartu itu untuk martabatku aku tidak ingin orang lain tau kalau suamiku memiliki uang yang sedikit bisa hancur reputasiku" ucap Rosemary lalu mengambil minuman di meja dan meminumnya


"mulai sekarang kau harus membeli kebutuhanmu dengan kartu yang kuberikan" lanjutnya


"saya mengerti maksud nona tapi saya sepertinya tidak butuh ini karena saya sudah mulai kembali usaha saya jadi saya.."


"bisakah kau menurut saja aku capek dengar ocehanmu apa kau lupa isi kontrak yang mengharuskan mu menurut padaku" kali ini Rosemary bicara dengan nada kesal


"maaf" hanya kalimat itu yang keluar dari mulut semy sambil menunduk dalam hatinya semy merasa sedih dengan ucapan kejam Rosemary


"aku tau aku miskin tapi apa alasannya aku diperlakukan seperti ini oh iya karena aku menerima uang nya kan makanya dia menjadi berhak memperlakukan ku seperti ini"ucap semy dalam hati dan hatinya saat ini terasa sakit kalau saja dia perempuan pasti saat ini air matanya sudah mengalir


"haaaah.." Rosemary menarik napas panjang mendengar permintaan maaf semy


"kalau begitu aku pergi dulu" ucapnya lagi


"iya nona" ucap semy pasrah


Rosemary beranjak pergi


"tunggu nona makanannya" ucap semy tersadar Rosemary belum menyentuh makannya


"kau saja yang habiskan" Rosemary ketus


"eh..sebanyak ini" semy terpaku


Rosemary dan Monalisa meninggalkan restoran


saat dalam mobil


" Monalisa awasi dia dalam menggunakan uangku "


" tentu nona" jawab Monalisa


@@@@


semy terpaksa membungkus makanan enak itu karna tak akan habis jika makan sendirian selang beberapa lama semy pun sampai di garasinya dia menjatuhkan dirinya dikasur dia memandangi makanan yang dia bungkus dia teringat sesuatu dia menelepon bapak tukang untuk mengajak istri dan anaknya untuk makan bersama


Rosemary dan monalisa sedang berada dirumah di ruang kerja


" Monalisa apa kamu sudah melakukan apa yang aku minta" ucap Rosemary


"tentu nona undangannya sudah disebar" jawab Monalisa


"ha..aku tidak sabar melihat ekspresi orang orang itu" ucap Rosemary tertawa jengah


@@@@@