
kepala Rosemary masih dipijat oleh Monalisa,
setelah melihat nonanya membaik Monalisa menghentikan pijatannya
" saya akan pesankan minuman hangat untuk anda" ucap Monalisa lalu menggunakan fasilitas telepon di hotel tersebut
"emmmm"
Rosemary lalu mengambil berkas tentang latar belakang lighting property
lalu dia mengambil berkas tentang Marco
dibacanya berkas tersebut
Marco usia 30 tahun lulusan universitas terkemuka di Amerika, seorang Casanova, tidak memiliki ciri khas desain namun terkenal cerdas dengan karya desainnya yang selalu memiliki terobosan
hasil investigasi rahasia
Marco diketahui selalu mengakui desain buatan karyawannya sebagai desain miliknya, disini dapat diketahui kenapa karya desainnya selalu berbeda-beda dan memiliki terobosan
"pantas saja tidak memiliki ciri khas ternyata desainnya hasil mencuri dari karyawannya" Rosemary tersenyum kecut
"Monalisa" panggil nya sambil menunjukkan berkas tentang Marco
Monalisa yang sudah selesai menelepon menghampiri nonanya
"alasan si Marco ini menikung semy apa..? jangan bilang karena dia tidak bisa mengakui karya semy dan tidak mendapat kepercayaan dari pemilik museum ..?"
Monalisa menarik napas panjang lalu menjawab
"itu benar nona menurut investigasi ada 2pebisnis yang lebih mempercayai karya semy daripada dirinya sehingga terjadilah konflik internal ini"
"ha.. ini menyebalkan tindakan yang kekanakan untuk usia 30tahun,mungkin dia merasa mukanya tercoreng karna karyawannya lebih baik dari dia, aku paling benci manusia jenis ini" Rosemary sangat kesal dia *******-***** berkas tentang Marco
"bereskan berkas-berkas menyebalkan ini" titahnya
"baik nona" ucap Monalisa lalu membereskan berkas2 itu
@@@@@
disatu sisi semy sedang berada di taman rumah sakit dalam keadaan bingung dengan permintaan neneknya dia melihat jam tangannya menunjukan pukul 05 sore
gimana ini ya sudahlah aku coba saja dulu tapi kira kira bakal kena omel gak ya
batin semy khawatir
lalu dia memberanikan diri menelepon Rosemary dan tersambung
π"hallo nona"
π"iya ada apa"
π"iya"
π"apa nona dirumah"
π"aku di hotel dan akan menginap disini, katakan ada apa jangan bertele-tele" mulai jengkel
π"begini nona nenek meminta untuk bertemu apa nona bisa menemui nenek saya..."
π"aku capek baru pulang dan kerjaanku banyak aku tidak mau"memotong ucapan semy
π"tapi nona..."
π"aku tutup telepon nya"
dan sambunganpun terputus
" haaaah sudah kuduga pasti akan sulit dari nada suaranya dia terdengar marah" semy menarik napas panjang
dia lalu mengirim pesan pada Rosemary
π¨'nona nenek saya besok pulang dari rumah sakit beliau selalu menanyakan anda dan ingin bertemu dengan anda, saya juga bingung harus bagaimana tapi saya juga tidak tega untuk menolak keinginannya saya harap besok nona berkenan untuk menemui nenek saya walau sebentar saja saya mohon'
send
didalam hotel Rosemary masih berkutat dengan laptopnya mengerjakan beberapa pekerjaannya
ponselnya berdering ada notifikasi pesan dari semy dia membacanya
"semy menyebalkan bisa-bisanya nyuruh nyuruh aku" Rosemary omel omel
tapi aku sudah salah persepsi padanya selama ini
batin Rosemary ada rasa bersalah pada semy
π¨'baiklah besok aku akan mengosongkan jadwalku untuk menemui nenek, aku akan menyuruh Monalisa untuk menjemputmu kita berangkat sama sama kerumah sakit'
send
π©terimakasih nona
balasan semy
aku harus mengerjakan pekerjaanku untuk besok supaya besok Monalisa tidak terlalu kerepotan
batin Rosemary
lalu mulai mengerjakan beberapa berkas, dia harus mengerjakannya lebih cepat agar dapat mengosongkan waktu
@@@@@