
dalam percekcokan itu Eduardo memilih pergi karena khawatir Rosemary akan meledakkan amarahnya dia masuk keruangan ibunya
"ada apa" ucap ibunya yang bernama Emma
"ibu kita harus mencari cara menyikirkan Rosemary semakin kesini dia semakin berbahaya" ucap Eduardo emosi
"itu tidak mudah dia sangat cerdas dan sangat nekad dia adalah tipikal orang yang akan melakukan apapun untuk meraih ambisinya" ucap Emma
Eduardo :"aku juga sama Bu aku juga nekad dan akan melakukan apapun untuk meraih ambisiku"
"iya sama hanya bedanya kau bodoh
IQ Rosemary diatas 140 sedangkan kau dibawah 100 dia meraih nilai terbaik gelar terbaik dibidang desainer,management bisnis dan dalam jurusan lainnya sedangkan dirimu apa..kuliah hanya sibuk main main dengan perempuan para dewan direksi dan keluarga advokat itu lebih memilih penyerahkan perusahaan pada Rosemary karna dinilai lebih kompeten dibanding dirimu yang laki-laki yang harusnya lebih berpeluang mendapatkan perusahaan" ucap Emma dengan penuh emosi
Eduardo :"ibu aku tidak tau kalau hal seperti ini akan berpengaruh karna biasanya anak laki laki yang slalu jadi penerus bukankah itu keharusan nya"
Emma :"sekarang jamannya uang para dewan direksi itu akan lebih memilih orang yang berpotensi menghasilkan uang daripada sebuah keharusan"
Eduardo :"lalu kita harus bagaimana?"
Emma :"Rosemary adalah wanita berbahaya yang tanpa belas kasih kita harus berhati hati dalam melancarkan rencana kita, sejauh ini rencana kita berjalan mulus ingat saat nanti ada celah kau harus menyakinkan dewan direksi untuk memilihmu apa kau mengerti"
Eduardo :"tentu saja"
di satu sisi Rosemary memasuki kamarnya dia nampak kelelahan dan pusing memikirkan segala sesuatu yang harus dia lakukan
lalu dia menelepon Monalisa
Monalisa nampak terduduk disalah satu ruangan dirumah Rosemary sedang mengerjakan sesuatu di laptopnya
HP-nya berdering tanda panggilan Rosemary
📞"iya non"
📞:"tolong kamu perhatikan Emma dan Eduardo jangan sampai mereka mengetahui rencanaku"
📞"tentu nona akan saya pastikan"
📞"iya dan kamu pulanglah lebih awal"
📞"iya terimakasih"
📞" selamat malam nona"
📞"hemmm.." dia menutup telpon
meski sudah malam Rosemary bergegas mandi setelah selesai mandi dia kembali berkutat pada laptop nya untuk mengurusi pekerjaannya ada beberapa nama perusahaan yang mengajaknya bekerja sama untuk proyek pembangunan club' namun dari beberapa nama perusahaan itu ada yang merarik perhatiannya lighting properti
"tunggu waktu itu aku pernah baca riwayat semy bukankah ini nama perusahaan yang memperkerjakan semy" guman Rosemary
"kenapa tiba tiba aku jadi ingin tau apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus penggelapan dana yang dia lakukan" Rosemary dalam hatinya sambil berpikir
tok tok tok
"siapa..."
"nona saya Sam" ucap kepala pelayan yang bernama Sam tersebut
"oh pak Sam silahkan masuk"
pak Sam memasuki ruangan Rosemary
"apa nona ingin makan malam" tanya pak Sam
" aku sudah makan malam tadi jadi tolong buatkan aku salad buah saja tanpa gula ya"
pak Sam :"baik nona"
"oh pak Sam apa mama ku sudah makan malam lalu keadaan nya saat ini bagaimana?"
" ibu sudah makan malam dan keadaan beliau semakin hari semakin membaik" jawab pak Sam
" baiklah pak terimakasih informasinya dan tolong awasi terus mamaku dalam keadaan apapun"
"tentu nona" jawab pak Sam lalu membungkuk hormat sebelum meninggalkan majikannya
@@@@