Miss CEO

Miss CEO
30 biar aku saja


semy dan Rosemary kembali kerumah tangan semy penuh dengan belanjaan sementara Rosemary tidak membawa apapun


"oh.. kalian sudah kembali" ucap bibi maya sambil menangkap cucu cucunya yang hendak kabur karna akan dimandikan


"baiklah taruh saja belanjaannya di dapur bibi akan memasak setelah memandikan mereka lihat mereka dilepas sedikit langsung main tanah" ucap bibi may sambil menarik dua cucunya tersebut ke kamar mandi


"biar aku saja yang memasak" semy menawarkan diri


"baiklah tapi hati hati dengan garamnya masakanmu selalu keasinan" jawab bibi maya


"iya aku akan berhati hati" semy merasa malu


semy lalu menaruh barang belanjaannya di dapur dan mengeluarkan nya satu persatu


tapi kemudian dia kebingungan akan masak apa dengan bahan makanan yang banyak itu


semy menggaruk kepalanya yang tak gatal


Rosemary yang melihat semy kebingungan beranjak dari duduknya menghampiri


"minggir kau biar aku saja" ucap Rosemary tiba tiba


"eh.. nona tidak apa apa biar saya saja," semy kaget


"kau memang tidak apa apa tapi aku yang kenapa-kenapa aku sudah dengar masakanmu asin jadi minggir sana" ucap Rosemary sambil memasang celemek


semy pasrah mundur karena memang masakannya selalu asin


"ambilkan ikat rambut ditasku"ucap Rosemary sambil menunjuk kearah kursi tempat dia duduk tadi


semy hanya menurut


semy duduk memandangi nonanya memasak kalau nonanya nanti membutuhkan bantuannya


ternyata Rosemary sangat cekatan dalam memasak dia mencuci tangannya terlebih dahulu lalu membungkusnya dengan pelastik kemudian barulah dia mengolah bahan makanan, dia memasak sambil sedikit sedikit mencuci wadah kotor bekas bahan makanan tadi sehingga ketika masakannya matang tidak ada wadah kotor bekas masak berserakan disana


semy terkejut ternyata nona besarnya sangat perfeksionis bahkan dalam hal memasak


"pindahkan ini ke meja makan" ucap Rosemary sambil menunjuk masakannya


"i..iya nona " semy menurut masih dalam keheranan


sementara Rosemary mengelap kompor bekas dia memasak sehingga tidak ada satu kotoran pun menempel disana


semua keluarga berkumpul di meja makan masakan Rosemary sangat enak


batin semy


"ya ampun masakanmu rasanya sangat enak aku merasa seperti makan makanan restoran" ucap bibi may


"menantuku sangat hebat nenek jadi ingin makan semuanya" neneknya semy bersemangat


ponakan semy pun tak kalah semangat mereka makan tiga kali lebih banyak dari biasanya


Rosemary tersenyum melihat keluarga tersebut menyukai masakannya


@@@@@


setelah selesai makan semy membereskan semua peralatan makan dan mencucinya


sementara Rosemary Langsung berkutat dengan laptopnya sepertinya pekerjaannya tetap menumpuk


setelah selesai membereskan pekerjaan dapurnya semy menghampiri Rosemary


"nona ingin pulang jam berapa?" tanya semy hati hati


Rosemary melirik keterangan jam di laptopnya


"jam empat " jawabnya


"kalo begitu saya akan pergi dulu membantu paman memanen jagung dikebun"


"iya pergi saja" jawab Rosemary tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya


semy pun pergi dengan pamannya


sementara bibi maya sedang sibuk memindahkan cucu cucunya yang tertidur karena kekenyangan


tak terasa waktu menunjukan pukul 3 sore


Rosemary akhirnya selesai juga dengan pekerjaannya dia melemaskan tangan2nya yang pegal, kemudian dia berjalan mengitari setiap sudut rumah memandangi keadaan disana,lalu dia memandangi foto foto keluarga semy yang menempel di dinding dan menemukan sebuah foto yang menurutnya menarik yaitu foto remaja semy yang memakai baju taekwondo sabuk hitam


"jadi dia bisa bela diri juga" ucapnya sambil mengambil foto di dinding


ternyata dia tidak sepenuhnya pecundang


batin Rosemary


@@@@@