Miss CEO

Miss CEO
39 pembalasan kevin


keesokan harinya pagi yang cerah Rosemary mengenakan handuk kimono sudah selesai mandi, dia lalu membangunkan semy yang masih tidur di sofa


"hei bangun kau ini sudah pagi bisa bisanya tidur seperti orang mati" ucap Rosemary dengan nada kesal sambil membangunkan semy dengan kakinya


semy bergerak lalu membuka mata


"maaf nona" ucapnya


"pergi mandi sana aku sudah siapkan airmu" Rosemary dengan nada ketus


semy langsung tersentak


airku batin semy perasaannya gak enak


semy pun ke kamar mandi dan dia terkejut dengan air yg disiapkan Rosemary air hangat dalam bathtub yg sudah diberi aroma esensial mawar


"ternyata tepat seperti dugaanku sama dengan waktu itu kenapa harus wangi mawar lagi" semy mengusap wajahnya dan menghela nafas


setelah selesai mandi semy berganti pakaian lalu keruang tengah disana tampak Rosemary sudah selesai berdandan


"aku akan pulang hari ini kau mau pulang bareng denganku?" tanya Rosemary


"saya akan pulang siang nona saya ingin menengok guru saya lagi saya sudah janji pada putranya untuk membantunya membeli obat dan peralatan" jawab semy dengan hati hati


"pulang siang itu jam berapa" Rosemary mulai kesal


"jam 12 nona" semy menunduk


"huh..baiklah kalo begitu setelah selesai cepat kembali kesini jangan buat ulah diluar" Rosemary dengan nada ketus


"baik nona"


setelah itu semy pun berpamitan pada Rosemary


kemudian diruang kerja dihotel tersebut Rosemary melakukan rapat virtual dibantu Monalisa


@@@@@


dirumah sakit semy sibuk membantu Evan menyiapkan segala sesuatu untuk membantu pak Albert


keduanya lalu berpelukan layaknya saudara


saat dalam perjalanan pulang semy berpikir sepertinya Rosemary sedang marah padanya dia biasanya mengirim asisten untuk mengantar jemput tapi kali ini tidak, saat sedang bergelut dengan pikirannya tiba tiba semy dikagetkan dengan sekelompok orang yang tak dikenal menghampirinya lalu sesaat kemudian datang mobil Alphard hitam dari mobil itu keluar Kevin dengan sombongnya


" surprise" ucap Kevin dengan seringai


sial


batin semy


tanpa banyak bicara dan hanya ada dendam


" bereskan dia" titah Kevin


sekelompok orang itu langsung mengeroyok semy


semy segera berlari ke gang sempit otomatis orang2 tersebut masuk satu satu untuk mengejar semy saat itulah semy menghajar mereka satu persatu semy merebut salah satu senjata mereka lalu menghajarnya


bagaimanapun satu lawan 10 orang tidaklah berimbang tapi berkat teknik dan pengalamannya berkelahi semy bisa mengalahkan mereka meski semy pun harus babak belur dengan darah mengalir dimana mana


Kevin terkejut melihat semy bisa mengalahkan orang suruhannya dan berkelahi bagaikan moster


'sejak kapan dia jadi seperti ini'


batin Kevin


dulu terakhir Kevin membullynya disekolah semy bahkan tidak sanggup menatap dan melawan tapi sekarang keadaan berbeda


semy menghampiri nya dengan langkah gontai


Kevin menjadi kalap entah mengapa ada rasa takut yang menghampirinya dalam ketakutannya Kevin mengeluarkan pistol dan bersiap untuk menembak, semy menyeringai melihat tindakan Kevin


"lakukan saja" ucap semy sambil terus menghampiri Kevin tanpa rasa takut


Kevin gemetar dan tanpa diduga semy berhasil menangkap tangan Kevin yang membawa senjata lalu membantingnya, Kevin yang sudah terlanjur takut hanya pasrah saat semy memukulinya tapi tiba tiba salah satu anak buah Kevin terbangun dia mengambil pentungan kayu lalu memukul kepala semy sekerasnya dari belakang semy tersentak kemudian ambruk dan tak bangun lagi dengan kondisi bersimbah darah


@@@@@