
sekarang adalah tanggal 26 Juni hari h pernikahan semy dan Rosemary
mereka menikah di gedung milik Rosemary dengan wedding organizer yang mewah anggun dan elegan orang yang baru pertama melihat pun pasti akan tau jika ini bukan pernikahan orang biasa
para tamu undangan sudah datang untuk ikut menyaksikan acara tersebut namun dibanding menyaksikan mereka lebih penasaran dengan pria yang akan menikahi wanita cantik yang terkenal dingin itu
disisi lain Emma dan Eduardo tampak cemas sejak kemarin mereka berusaha mencari jejak calon suami Rosemary namun tidak berhasil
dan kini mereka harus menghadapi kenyataan yang tidak ingin mereka terima yaitu pernikahan Rosemary
"apa ibu punya rencana" bisik Eduardo
"untuk kali ini tidak ada kita sedang diawasi harus berhati hati" jawab Emma
dibelakang Emma dan Eduardo ada dua pengawal yang selalu mengikuti kemanapun mereka pergi
"sial sejak kemarin dua pengawal itu slalu berusaha mengawasi ku kemanapun kalau aku menunjukkan gerak gerik mencurigakan sedikit saja akan sangat bahaya" Emma sangat kesal wajahnya menunjukkan kemarahan kali ini tak bisa dipungkiri kalo Rosemary menang telak
prosesi penerimaan tamu dipernikahan Rosemary sangat ketat hanya tamu yang memiliki undangan yang dipersilahkan dan dalam undangan tersebut terdapat barcode yang akan diperiksa oleh mesin scanner khusus, ini untuk menghindari undangan palsu dan tamu fiktif yang akan mengacau
sementara itu di satu ruangan khusus nampak semy sedang didandani oleh beberapa desainer dia terlihat tampan dengan stelan jas nya namun wajahnya menunjukkan kemurungan
"aku menikah tapi tidak ada yang mendampingiku nenek sakit dan keluarga dari nenek kelihatannya tidak akan datang karena yang diijinkan masuk ke acara ini ternyata hanya orang yang memiliki undangan dan aku baru tau tadi pagi" ucap semy dalam hati
" haaaah duh kalo tau akan begini harusnya aku minta undangan pada Rosemary tapi apa Rosemary akan memberikannya" ucap semy dalam kekalutan
dia duduk di kursi dengan perasaan lemas
dalam kebingungan dan kesedihannya tiba tiba terdengar ketukan pintu salah satu staf pun membukakannya
semy yang masih duduk melamun dalam kebingungan
"akhirnya kamu menikah juga ponakan ku yang tampan"
terdengar suara orang yang tidak asing bagi semy saat ia melihat keatas
" bibi maya" ucap semy seakan tak percaya dia langsung berdiri dan menerima pelukan dari bibinya
semy sangat terharu tidak percaya anggota keluarganya akan datang
lalu keluarganya menceritakan 5 hari sebelum pernikahan mereka ,ada undangan yang dikirim langsung kerumah oleh perempuan yang sangat cantik dan ramah perempuan itu mewanti wanti agar kami tidak menceritakan ini pada siapun awalnya kami tidak mengerti magsudnya tapi setelah melihat foto calon istrimu kami jadi mengerti kenapa kami tidak boleh ember " hahahaha" para anggota keluarga tertawa bahagia
semy pun ikut bahagia
"terimakasih Rosemary" ucap semy dalam hati
dan prosesi pernikahanpun dimulai
dimulai dari semy yang didampingi bibinya menuju altar
orang orang memandangi semy terutama para lelaki seolah berkata
'oh jadi ini pria yang akan menikahi Rosemary bukan pria yang jelek tapi ini kurang tampan untuk ukuran suami Rosemary' namun apa daya mereka tidak bisa melakukan apapun hanya ada ke irian yang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata
setelah semy sampai di altar datanglah Rosemary yang didampingi paman dari ibunya dia sangat cantik berbalut gaun putih yang berhiaskan batu saver bening gaun yang ia kenakan memiliki kesan mewah indah dan elegan diatas kepalanya terdapat Kiara kecil berhiaskan berlian rambut disanggul dengan indah dengan riasan makeup yang sangat mempesona dan dibelakang Rosemary ada dua anak kecil lucu yang menaburkan bunga mereka adalah cucu dari bibi nya semy
semua orang terpana seolah terhipnotis dengan kecantikan Rosemary mereka memandangi penuh takjub seolah berkata
'apa ini sungguh manusia bukankah dia terlalu cantik untuk ukuran manusia' tak terkecuali semy dia juga seakan terpana dengan kecantikan Rosemary namun dia segera tersadar saat Rosemary semakin dekat padanya dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangan Rosemary
kini keduanya berada di altar untuk terikat diatas janji suci janji untuk saling menjaga saling mencintai dan mendampingi dalam keadaan apapun setelah keduanya berkata bersedia semy menyematkan cincin pemberian neneknya ke jari manis Rosemary dan Rosemary pun menyematkan cincin ke jari manis semy
lalu pak pendeta mengijinkan semy untuk mencium istrinya
semy berusaha menutupi kegugupannya tapi Rosemary mendongakkan wajahnya agar memudahkan semy untuk menciumnya
semy pun memegang wajah Rosemary lalu menciumnya dengan lembut
senyum haru dan bahagiapun terpancar dari keluarga ibunya Rosemary dan keluarga semy
@@@@