
tak terasa air mata semy mengalir mengingat cerita neneknya
"nek kenapa perempuan begitu mengerikan mereka melakukan sesuatu sesuka mereka tanpa memperdulikan yang lainnya" dalam hatinya
semy teringat dulu ada perempuan yang mengejar ngejarnya berkata menyukainya padahal dia memiliki kekasih lalu sang kekasih perempuan melabrak semy menghajar semy sampai babak belur karna dianggap sudah mengganggu hubungan mereka
hal hal yang dia alami membuat dirinya menutup hati dan menghindari perempuan
baginya di dunia ini hanya ada 3 perempuan yang baik yaitu neneknya dan adik kembarnya
" nenek slalu mendoakan dan menyuruhku menikah dan aku tidak tau apa aku bisa menikah dengan kondisi mental yang seperti ini ,tapi sepertinya doa nenek akan segera terkabul meski pernikahan ini seperti mimpi terburuk tapi aku tetap melakukannya dan ini untukmu nek karna itu bangunlah" semy menangis sambil mendekatkan wajahnya ke tangan neneknya
tak terasa waktu terus berlalu dan jam menunjukkan pukul 03:00 sore
semy lalu bergegas pulang kerumahnya untuk bersiap karna hari ini ada janji dengan Rosemary
di tempat yang ditentukan mereka akan bertemu di restoran royal ,restoran tingkat VVIP tempat perusahaan perusahaan besar membuat kesepakatan
pas sampai disana nampak Monalisa di pintu masuk, dia langsung menghampiri semy membungkuk hormat
" Anda sudah di tunggu nona mari ikuti saya "
" aah i iya " semy juga membungkuk hormat
sampai disana Monalisa membukakan pintu mempersilahkan semy
nampak disana Rosemary duduk dengan begitu anggun dan elegan
semy langsung membungkuk hormat
" selamat sore nona "
" Emm.. duduklah" ucap Rosemary sambil mengaduk kopinya
entah mengapa semy selalu merasa terintimidasi dengan tingkah Rosemary
semy memandangi kopi yang dipesankan untuknya entah mengapa bagi semy kopi yang terlihat mewah itu terlihat seperti racun
" baiklah Tanpa basa basi kau sudah menandatangani surat kontraknya kan"
" su sudah nona " ucap semy sambil menyodorkan surat kontrak itu
lalu Rosemary mejentikkan jari memanggil Monalisa yang dipanggil menghampiri dan menaruh amplop coklat besar di atas meja
Rosemary menggunakan jarinya untuk mendorong amplop itu pada semy
" selain perjanjian yang kau tandatangani itu ini adalah hal yang harus kau lakukan setelah menikah " Rosemary kembali mengaduk kopinya lalu minum dengan anggun
pihak pertama Rosemary alvaro
pihak kedua semy Aprilio
points 1 : harus pulang lebih cepat dibanding pihak pertama
points 2 : harus menjadi suami yang terbaik dihadapan keluarga besar pihak pertama
points 3 : harus melayani pihak pertama dengan baik sebagai budak disaat hanya berdua
points 4 : pernikahan berjalan selama 6 bulan
jika dalam jangka waktu tersebut pernikahan kontrak ini bocor ,maka pihak kedua akan dihukum dan dituntut hukuman penjara atas kasus pemanfaatan uang pihak pertama
" apa apaan ini bagaimana kalo nikah kontraknya ketahuan tapi bukan karena kesalahanku apa artinya aku tetap dihukum" semy dalam hati
semy memandang Rosemary seolah ini tak adil
" aku tidak mungkin melakukan kesalahan, karna aku wanita yang cerdas sedangkan kau hanya pria bodoh yang sok polos, jadi kalo pernikahan kontrak ini bocor pasti karena kesalahanmu, makanya sebaiknya kau hati hati jangan berpikir bodoh bersikap bodoh dan bertingkah bodoh kalo tidak kau akan dapat hukuman yang tidak akan sanggup kau tanggung apa kau mengerti " ucap Rosemary yang seolah dapat membaca isi hati semy
" ta tapi nona.."
" kalo kau tidak setuju kembalikan uangnya padaku sekarang " memotong ucapan semy dan menatapnnya tajam
semy merasakan harga dirinya seperti sampah bagi Rosemary
" sa saya setuju nona" ucap semy menunduk
" ha.." Rosemary tertawa jengah
" pernikahan akan dilaksanakan 2 Minggu lagi pada tgl 26 juni pastikan kau bersiap dengan baik asintenku akan membantumu " sambungnya
Rosemary lalu mengambil amplop yang ditandatangani semy memeriksa dengan seksama
" kau boleh pergi "
" saya permisi nona" semy membungkuk lalu pergi
setelah semy pergi
" Monalisa jaga orang itu pastikan dia tidak bertingkah kalo dia bertingkah bereskan dia sebelum ketahuan orang lain mengerti kan "
" saya akan laksanakan dengan baik" ucap Monalisa sambil membungkuk
@@@@