
semy duduk ditaman memandangi langit biru yang cerah namun pikirannya berkecamuk memikirkan segala kemungkinan buruk yang yang akan terjadi jika dia dan Rosemary benar benar menikah memikirkan sikap Rosemary yang dingin arogan berkuasa dan tidak mau disalahkan
" haaaah ini gawat sepertinya hidupku tidak akan baik baik saja ,apa yang harus aku lakukan" guman semy
" tidak bisa begini aku harus melakukan sesuatu terlanjur basah ya sudah mandi sekalian" ucap semy membulatkan tekad
dia pergi ke suatu tempat, tempat dia membuka usahanya dulu, saat dia sampai di tempat itu dia memandangi bangunan tua yang berbentuk seperti garasi yang jauh lebih luas , semy dulu mempunyai usaha kecil kecillan disini usaha pembuatan property dari kayu usaha yang sama yang digeluti ayah tirinya namun bedanya ayah tirinya bekerja pada orang lain, usaha semy mengalami kebangkrutan sejak temannya menipu uang modal untuk membeli kayu lalu semy memutuskan untuk bekerja di perusahaan orang lain tapi kesetiaannya malah dikhianati dengan terjebaknya semy dalam skandal dana penggelapan meski lolos dari hukum namun memiliki riwayat dipecat secara tidak hormat membuatnya sulit mendapat pekerjaan
"sebenarnya apa salahku kenapa bisa begini" guman semy
"aku tidak mungkin melakukan kesalahan karena aku wanita yang cerdas
sedangkan kau hanya pria bodoh yang sok polos
makanya sebaiknya kau hati hati jangan berpikir bodoh bersikap bodoh dan bertingkah bodoh " entah mengapa tiba tiba potongan ucapan Rosemary melintas dipikirannya
" kenapa aku ingat kata-kata gadis menyebalkan itu dia bahkan ada di otakku sekarang tunggu..dia benar semua ini terjadi karena aku bodoh terlalu percaya pada orang"ucap semy sambil memejamkan mata dan memijit pelipisnya
"baiklah aku harus melakukan sesuatu" ucapnya lalu bergegas pergi
ditemuinya seseorang m yang dulu menyegel tempatnya dia melakukan percakapan singkat lalu menyetujui untuk membayar hutang penyegelan tempat sebesar 20 juta dan bunganya sebesar 10 juta total 30 juta lalu dia berbelanja alat alat lain yang di butuhkan dan mencoba membuka lagi usahanya dengan uang sisa yang diberikan Rosemary
sambil membuka gerbang dan dengan kepastian
"aku akan membayar uang yang diberikan Rosemary sebelum pernikahan berakhir meski uang dan harga diriku tidak bernilai dimatanya tapi dengan melunasinya itu sudah cukup untuk membuatku pergi dengan tenang yah..aku akan berusaha" semy bertekad
semy lalu menyuruh orang orang yang membawa barang pesanannya untuk dipindahkan kedalam garasinya
dia juga melakukan pindahan dadakan dari rumah kontrakan kegarasinya dia memutuskan untuk tak menyewa rumah lagi
garasi luas itu memiliki loteng lantai kedua yg berbahan kayu lantai kedua itulah yang akan dijadikan semy sebagai tempat beristirahat nantinya, tiba tiba ponselnya berdering disana terterana nama dokter
📞" hallo dok"
📞" ada kabar gembira pak ada keajaiban nenek anda tersadar dari koma harap anda segera datang menemuinya"
semy begitu bahagia mendengarnya bahkan sampai berlinang air mata
📞" saya segera kesana dok"
📞"baik pak selamat sore" ucap dokter mengakhiri
semy masih menangis dia lalu sujud syukur
" terimakasih tuhan terimakasih" ucapnya
semy datang kerumah sakit dengan perasaan gembira dia masuk kedalam ruangan tempat neneknya dirawat dan benar saja nampak neneknya yang dalam posisi setengah duduk sedang di suapi bubur oleh suster
semy langsung menghampiri
" nenek" ucapnya sambil menggenggam tangan neneknya matanya berkaca-kaca
"cucuku cucuku yang tampan" ucap nenek sambil mengelus kepala cucunya
"baiklah ibu makannya sudah selesai setelah ini ibu istirahat ya" ucap suster ramah
" terimakasih suster"
suster mengangguk lalu undur diri
" bagaimana kabarmu nak pasti hari harimu berat ya" ucap nenek sambil mengelus tangan cucunya
" sungguh..." nenek tak percaya
" sungguh jangan khawatir nek"
nenekpun tersenyum semy benar benar bahagia melihat neneknya tersenyum meski masih ada bantuan oksigen di hidungnya
tiba tiba ponselnya berdering ,semy pun mengangkat telponnya
📞" tuan ini no saya Monalisa saya mau menyampaikan perintah dari nona besok anda melakukan fitting baju pengantin dan belanja perhiasan"
📞" fitting baju pengantin besok kira kira jam berapa "
📞" jam 8 pagi harap anda bersiap"
📞" baiklah terimakasih"
📞"baik saya undur diri" tuuut memutuskan telpon
semy nampak berpikir
" fitting baju pengantin..?cucuku siapa yang menikah?" neneknya heran
semy lupa dia bahkan belum menjelaskan apapun pada neneknya
"nenek sepertinya doa nenek terkabul nenek slalu minta menantu kan dan semy dua Minggu lagi akan menikah nenek akan punya menantu" ucap semy perlahan sambil mengelus tangan neneknya berharap keterkejutan atau kegembiraan berlebih tidak mempengaruhi jantung neneknya
"ya ampun...ini ini ini sungguh" nenek terharu berlinang air mata
" sungguh nek"
"doaku doaku dikabulkan cucuku bisa menikah akhirnya terimakasih tuhan yang maha pengasih dan penyayang" ucap neneknya terharu penuh kegembiraan
semy bersyukur lega sepertinya kabar mengejutkan ini tidak mempengaruhi keadaan neneknya
"mana calon menantuku bolehkah nenek bertemu dengannya dulu" ucapnya tiba tiba
DEGG... semy langsung bingung harus bagaimana
"itu itu bagaimana ya mungkin akan sulit soalnya dia sibuk" ucap semy
" nenek ingin bertemu dengannya sebentar karna nenek takut tidak bisa menghadiri pernikahan kalian atau membantu persiapan pernikahan kalian dengan kondisi nenek yang seperti ini" ucap nenek terdengar begitu berharap
semy merasa tidak tega
"akan coba ku usahakan nek" ucap semy
neneknya tersenyum bahagia
apa yang harus aku lakukan bagaimana membuat Rosemary mau menemui nenek
batin semy
lalu dia membayangkan raut wajah dingin Rosemary saat bertemu neneknya
membayangkan wajahnya saja membuatku frustasi
@@@@