Miss CEO

Miss CEO
19 pagi yang aneh


apa aku bisa tidur dalam kondisi seperti ini


ini tidak nyaman


batin semy


baginya tidur disamping Rosemary menjadi tekanan batin yang menyiksa


perlahan semy mulai memejamkan matanya saat terlelap lalu tertidur dia malah bermimpi buruk ,mimpi yang biasa menakutinya saat dia tertekan mimpi adik2nya yang berlari mengejar bayangan ibunya yang dari suram menjadi menyeramkan


"Kakak kakak" teriak adik2nya meronta


"tidak jangan"


semy mulai berkeringat dingin dalam mimpi dia mengejar adik2nya berusaha menyelamatkan tapi malah terjerembab ke dalam lubang hitam lalu menjatuhkannya kedalam ruangan yang gelap


dalam mimpi semy tau keadaannya mimpi dan mau berusaha bangun tapi tidak bisa dia hanya bisa terlentang


semy mulai gelisah dan ketakutan tiba tiba tercium wangi bunga mawar yang semakin lama semakin pekat wanginya lalu perlahan ruangan gelap itu menjadi terang menderang dan berubah menjadi taman bunga


banyak bunga mawar tumbuh disana lalu ada adik2nya yang berlarian dengan gembira


"eh.."semy heran


perasaan menakutkan yang tadi menghampirinya hilang seketika


"kakak untukmu"adiknya melemparkan buket bunga mawar besar ke badan semy lalu adik2 nya tiduran di dekat pohon mawar yang tak jauh dari semy


"ini"


timbul perasaan gembira di hati semy dia lalu memeluk erat buket bunga mawar yang ada didekapannya "bunganya wangi sekali" ucap semy sambil mencium bunga mawar tersebut untuk pertama kalinya dia dapat tertidur dengan nyaman meski dalam kondisi tertekan


@@@@


matahari mulai menampakkan diri pertanda pagi telah datang


semy terbangun dari tidur nyenyaknya dia membuka matanya


"wangi mawar ,aku sudah bangun tapi masih tercium wanginya" ucap semy tersenyum


lalu semy tersadar sesuatu dipelukannya


"bukan buket bunga ,ini apa" ucap semy lalu melihat ke tubuhnya dan terkejut


"no..no.. nona" ucap semy gugup mendapati Rosemary yang tertidur lelap diatas tubuhnya lalu perlahan semy melepas pelukannya


wangi bunga mawar tersebut ternyata berasal dari rambut dan tubuh Rosemary


"a..aku harus bagaimana" panik


"nona bangun" ucap semy antara takut tapi ingin membangunkan


"emhh.." Rosemary masih nyaman tidur, dia malah menggesekkan wajahnya di dada semy yang menurutnya nyaman itu


"nona,,,"refleks mengeluarkan suara agak keras


"emhh.."Rosemary jadi membuka matanya


antara sadar dan ngantuk,menggosok mata dengan tangan lalu nyawanya mulai terkumpul dan


"aa apa yang kau lakukan"Rosemary kaget mendapati dirinya tidur di atas tubuh semy, dia bangun menjauh


"yang harusnya bertanya begitu itu saya nona" ucap semy bingung


"Kau aku sudah bilang padamu kan jangan melewati batas bagianku ,apa kau sudah bosan hidup" Rosemary dengan galaknya sambil menunjuk


semy bergerak menjadi duduk


"saya tidak berani nona saya bahkan tidak bergerak di tempat saya" semy tak terima disalahkan


Rosemary melihat ketempat tidurnya ternyata benar semy tetap ditempatnya bahkan tidak menyentuh bagiannya sedikitpun


"lalu kau pikir aku yang melakukannya dengan sengaja bisa bisanya kau berpikir begitu" Rosemary kesal


"cepat minta maaf" pinta Rosemary tak terima


semy tampak ingin melakukan pembelaan


"apa kau lupa dalam kontrak kalau kau harus menurut kepadaku" Rosemary maksa


"maaf.." ucap semy lesu


"kau..." Rosemary masih kesal


"maafkan saya nona saya salah" semy pasrah


Rosemary beranjak dari tempat tidurnya dengan marah lalu berjalan ke kamar mandi


aku meminta maaf tapi sebenarnya dimana **s**alahaku


batin semy


@@@@@


dikamar mandi Rosemary berendam di bathtubnya ,bathtub cantik berwarna pink diamond


"dia mengesalkan sekali sih ,bukankah aku yang rugi tapi malah dia yang berekspresi seperti itu" omel omel


terakir kali aku tidur begitu waktu masih tidur dengan ibuku sebelum aku pisah kamar saat itu usiaku 5 tahunan ,saat aku tidur sendirian kupikir aku tak kan begitu lagi


tapi saat ada seseorang kenapa tidurku begitu lagi ini menyebalkan


batin Rosemary


@@@@@